Inilah para komandan Pasukan Revolusi One Piece. Pasukan Revolusi atau Revolutionary Army adalah kelompok non bajak laut yang menjadi incaran Pemerintah Dunia. Meskipun pasukan revolusi tidak berada di laut, eksistensinya sama seperti bajak laut bahkan lebih mendapatkan perhatian. Contohnya adalah Monkey D. Dragon yang menjadi sosok paling buron dalam cerita One Piece, selain Sabo. Pasukan Revolusi sendiri merupakan salah satu organisasi yang sangat berpengaruh di dunia.

Mereka sering kali membantu sebuah wilayah untuk bisa lepas dari cengkraman Pemerintah Dunia, dengan cara membantu untuk menghadirkan kudeta. Sejauh ini, memang belum banyak informasi yang Oda hadirkan tentang Pasukan Revolusi terutama mengenai anggotanya. Sampai saat ini, jumlah pasti anggota Pasukan Revolusi masih belum kita ketahui secara pasti.

Bisa jadi jumlahnya ada ratusan atau mungkin bahkan ribuan. Meskipun begitu, masing-masing wilayah yang menjadi kekuasaan para Pasukan Revolusi memiliki seorang pemimpin atau komandan yang mengatur semuanya. Sudah ada beberapa komandan Pasukan Revolusi One Piece yang muncul dan terlibat dalam ceritanya sejauh ini. Siapa saja?

Lindbergh

Lindberg merupakan pemimpin dari pasukan revolusi untuk bagian selatan. Dia mirip seperti Chopper, di mana Lindberg merupakan hewan, lebih tepatnya kucing yang berasal dari suku Mink. Sebagai penduduk suku Mink, Lindberg tentunya memiliki kemampuan bertarung yang baik dan juga mampu menggunakan teknis khas Mink, Electro. Meskipun begitu, Lindberg jarang bahkan hampir tidak pernah memperlihatkan kemampuannya.

Kejutan One Piece chapter 1054: Terungkap, Inikah Pengkhianat Pasukan Revolusi dan Telah Jebak Sabo? - Gora Juara

Dia lebih sering memperlihatkan kemampuannya dalam membuat teknologi persenjataan. Selain digunakan untuk melakukan penyerangan, Lindberg juga sering membuat senjata untuk pasukan revolusi yang lain. Salah satu senjata yang pernah dia buat adalah “Cool Shooter” di mana senjata tersebut bisa membekukan beberapa bagian dari tubuh targetnya. Yang menarik, banyak fans berspekulasi bahwa Lindbergh adalah pengkhianat di Pasukan Revolusi. Namun, masih belum ada konfirmasi mengenai hal ini.

Emporio Ivankov

Emporio Ivankov merupakan salah satu komandan dan juga orang kepercayaan dari pimpinan pasukan revolusi yaitu Monkey D. Dragon. Ivankov merupakan Okama terkuat yang pernah ada. Meskipun penampilan dan perilakunya sangat konyol, kekuatan Ivankov tidaklah sembarangan. Dari segi bela diri, Ivankov memiliki ilmu bela diri Newkama Kenpo.

7 Fakta Emporio Ivankov, Sekutu Luffy di One Piece

Kemampuan bela diri tersebut mirip seperti jurus yang Mr. 2 alias Bon Clay miliki, hanya saja Ivankov lebih mahir menggunakan jurus tersebut. Ivankov juga memiliki jurus yang menarik seperti Deathwink, di mana ketika dia mengedipkan mata akan ada ledakan yang muncul. Ivankov merupakan pemakan buah iblis Horu Horu no Mi, di mana mampu mengubah berbagai hormon atau memanipulasi hormon.

Contohnya, dia bisa mengubah pria menjadi wanita atau sebaliknya. Berkat kekuatan Ivankov ini, Luffy berhasil selamat dari racun Magellan. Ivankov juga merupakan rekan dekat dari Dragon. Ivankov banyak muncul akhir-akhir ini, mengingat Pasukan Revolusi menjadi salah satu fokus cerita di akhir saga One Piece.

Belo Betty

Belo Betty memiliki posisi yang sama dengan Ivankov, yaitu sebagai petinggi di Pasukan Revolusi. Hanya saja Betty berlokasi di wilayah timur bukan di markas pusat. Ada hal unik dari Betty ini, dia memiliki kekuatan dari buah iblis yang berbeda dari umumnya yaitu Kobu Kobu no Mi. Buah iblis tersebut memberikan Betty kemampuan untuk bisa memberikan dukungan atau kekuatan moral kepada siapa pun yang dia inginkan.

Kekuatannya pernah dia tunjukan pada saat dia berada di wilayah kerajaan Lulusia, yang saat ini sudah hancur, untuk ikut bergabung bersama. Dengan kemampuannya tersebut, akhirnya para penduduk miskin di sana memiliki semangat dan semakin kuat untuk bisa mengalahkan kelompok bajak laut Pinkbeard. Menarik tentunya untuk melihat peran Belo Betty dalam pertempuran puncak nanti.

Karasu

Karasu merupakan salah satu komandan Pasukan Revolusi yang misterius sampai sejauh ini. Ada banyak perdebatan di kalangan fans tentang sosoknya ini, terutama mengenai kekuatan buah iblisnya. Para fans memperdebatkan apakah Karasu merupakan seorang Zoan atau Paramecia. Hal ini karena efek atau kekuatan buah iblis yang dia miliki. Dalam ceritanya dia mampu berubah menjadi sekelompok burung gagak.

One Piece) 7 Karakter yang Kekuatan Buah Iblisnya Misterius! - KINCIR.com

Hal inilah yang masih menjadi pertanyaan atau misteri. Karena, pada dasarnya jika Karasu merupakan pemakan buah iblis tipe Zoan maka dia hanya bisa berubah menjadi satu hewan saja bukan sekelompok hewan. Dan sampai saat ini, masih belum ada informasi apa pun mengenai buah iblis apa yang Karasu konsumsi. Setiap gagak mampu membawa satu orang dewasa. Para gagak ini juga sering dimanfaatkan untuk menyebarkan kabar atau koran ke berbagai wilayah. Karasu sendiri adalah pemimpin dari kelompok Pasukan Revolusi di wilayah utara.

Morley

Morley merupakan komandan atau pemimpin di salah satu divisi pasukan revolusi, tepatnya di wilayah barat. Dia juga merupakan seorang pemakan buah iblis yaitu Oshi Oshi no Mi, yang memberikan kekuatan untuk mampu mendorong benda atau zat apa pun. Kemampuan Morley ini sering digunakan untuk melakukan misi infiltrasi dari berbagai objek vital. Berkat kemampuannya, Morley mampu menggali tanah dengan cepat.

4 Fakta Morley, Komandan Bagian Barat Pasukan Revolusioner di One Piece! | Dunia GamesKemampuan Morley pernah ini terbukti ketika Pasukan Revolusi menyusup ke wilayah Mary Geoise tanpa disadari oleh para penjaga. Dan dia juga yang menjadi salah satu faktor keberhasilan misi menyelamatkan Kuma. Morley memiliki kemampuan fisik yang jauh lebih kuat dan dahsyat daripada manusia biasa, karena Morley memang adalah bagian dari suku raksasa. Hal ini tentunya memberikan Morley kelebihan yang bisa berguna bagi kelompok Pasukan Revolusi.

Seberapa Kuat Komandan Pasukan Revolusi?

Para komandan Pasukan Revolusi merupakan karakter yang cukup populer. Namun, jika harus membandingkannya dengan beberapa karakter lain seperti Sabo, memang mereka tidak terlalu populer. Hal ini bisa kita lihat dari nilai buruan mereka. Berdasarkan informasi yang ada, Morley memiliki nilai buruan paling rendah dengan total 203 juga Belly. Kemudian Lindbergh memiliki nilai buruan sebesar 316 juta Belly.

Pemimpin wilayah selatan, Karasu, memiliki nilai buruan sebesar 400 juta Belly. Yang paling besar ada di tangan Belo Betty, dengan nilai buruan sebesar 457 juta Belly. Dari semua komandan Pasukan Revoiusi, Ivankov kemungkinan adalah yang paling kuat, mengingat dia adalah pemimpin dari seluruh Pasukan Revolusi di Grand Line. Sayangnya, nilai buruannya masih belum kita ketahui.

Di atas kertas, nilai buruan dari para komandan Pasukan Revolusi mungkin tidak terlalu fantastis mengingat reputasi mereka. Selain itu, nilai mereka juga cenderung kecil jika harus membandingkannya dengan para komandan pasukan Yonko. Namun, ada hal yang perlu kita perhatikan. Mereka beroperasi tidak di satu tempat, melainkan di seluruh empat Blues yang ada.

Sehingga, dengan nilai tersebut sebenarnya angka tersebut sangat fantastis. Di sisi lain, seperti dalam pembahasan di artikel lain menyebutkan bahwa nilai buruan tidak selalu merepresentasikan level kekuatan seseorang. Kekuatan dari para komandan Pasukan Revolusi juga tentunya sangat menarik. Namun, bagaimana kemudian kehebatan mereka jika harus menghadapi para karakter epik lainnya masih para fans nantikan.

Meskipun begitu, melihat bagaimana situasi di Mary Geoise di mana mereka bertarung melawan Aramaki dan Fujitora, bisa jadi level kekuatan mereka sangat dahsyat. Mereka bukan hanya berhasil membakar bendera Pemerintah Dunia sebagai bentuk deklarasi perang, tetapi juga berhasil membebaskan kuma. Artinya, mereka tidak bisa dianggap remeh. Mereka mungkin tidak sekuat admiral secara individual, namun ketika kekuatan mereka bersatu, mereka bahkan mampu mengalahkan para admiral. Kita nantikan saja ya Geeks peran dan penampilan mereka di akhir ceritanya.

https://www.greenscene.co.id/author/irvan-sukmaningrat/