Bagaimana Nasib Criston di House of the Dragon. Pagi ini HBO baru saja merilis episode kelima dari serial House of the Dragon season 1 yang berjudul ‘We Light the Way‘. Seperti biasa, ada banyak sekali hal mengejutkan yang terjadi di episode kali ini. Khususnya di ending, saat menjelang pernikahan antara Rhaenyra Targaryen dan juga Laenor Velaryon. Mulai dari penyakit King Viserys I Targaryen yang makin parah, sampai berubahnya pesta dansa menjadi arena bertarung Ser Criston Cole. Di mana peristiwa tersebut sangat menentukan masa depan Criston di serialnya.

Di episode sebelumnya kita tahu bahwa Criston telah melakukan hubungan terlarang dengan pewaris kerajaan yang seharusnya dia jaga, Rhaenyra. Hal tersebut secara tidak langsung telah menyebabkan perubahan karakter Criston yang semula tenang menjadi sangat liar. Sampai dia akhirnya membunuh Ser Joffrey Lonmouth, sebelum memutuskan untuk bunuh diri. Pada titik inilah takdir Criston seketika berubah dan tampaknya akan membuat perebutan kekuasaan di King’s Landing makin parah. Bagaimana bisa? Langsung saja simak pembahasan teorinya di bawah ini, Geeks.

Titik Balik Criston di House of the Dragon

Setelah sempat menjadi karakter minor di empat episode awal, akhirnya kita mulai melihat perubahan besar dari karakter Criston di episode 5. Di mana dia akhirnya jatuh cinta kepada Rhaenyra yang telah memaksanya untuk tidur bersama. Pada salah satu adegan ketika keduanya berada di kapal kerajaan, Criston berbicara kepada sang putri mengenai keinginannya untuk kabur bersama ke Essos. Namun, ide tersebut langsung Rhaenyra tolak dengan mejelaskan bahwa perannya sebagai calon ratu jauh lebih penting dari cinta.

Mendengar hal tersebut Criston menjadi sangat marah, karena merasa dia telah mencederai sumpahnya sendiri sebagai seorang Kingsguard. Saat bertemu dengan Ratu Alicent Hightower dan menceritakan semuanya, dia bahkan mengaku bersalah dan rela dihukum. Kemarahannya baru bisa dia lampiaskan saat berada di pesta dansa, menjelang pernikahan Rhaneyra dan Laenor. Semuanya bermula dari pembicaraan Laenor dengan kekasih lelakinya, Joffrey, tentang hubungan terlarang Rhaenyra dan Criston.

Tidak lama setelah mendengar fakta tersebut, Joffrey langsung mendatangi Criston untuk berbicara tentang kesepakatan mereka mengenai hubungan terlarang mereka berempat. Sejurus kemudian, saat Rhaenyra tengah berbicara dengan Pangeran Daemon Targaryen, pesta dansa tersebut berubah menjadi kerusuhan. Dengan sangat marah, Criston langsung memukuli Joffrey sampai mati, membuat Laenor sangat bersedih di hadapan semua orang.

Setelah kejadian tersebut, Criston yang berniat bunuh diri di depan pohon Weirwood, berhasil dihentikan oleh Alicent. Dari sinilah dia akan bangkit kembali sebagai sosok baru yang nantinya akan berperan penting dalam perang saudara Targaryen. Di mana kemungkinan besar mulai dari titik ini dia akan berpihak kepada Alicent dan berusaha mencegah Rhaenyra untuk menjadi penguasa selanjutnya.

Masa Depan Criston di Perang Saudara Targaryen

Jika serialnya mengambil arah yang sama seperti materi aslinya, bukan tidak mungkin nantinya Criston akan memulai perang saudara yang sesungguhnya di House of the Dragon. Di novel karya Geroge R.R. Martin, setelah Rhaenyra menikah dengan Velaryon, Criston akan mulai berpihak pada Alicent. Di mana dia akan mendukung penuh anak pertama Alicent sekaligus saudara tiri Rhaenyra, Aegon Targaryen, untuk menjadi raja di King’s Landing. Hal ini tentunya akan langsung membuat perang saudara yang sesungguhnya pecah, antara kubu Rhaenyra dan Aegon Targaryen.

Criston nantinya akan memainkan peran penting di perang saudara tersebut, karena faktanya memang dia yang telah memulainya. Singkat cerita, saat pertempuran besar terjadi Rhaneyra sudah menikah kembali dengan pamannya, Daemon. Criston sendiri adalah orang yang memasangkan mahkota ke kepada Aegon. Di mana dia akhirnya menjadi Hand of King bagi Aegon yang usianya terbilang masih muda. Yang kemudian jabatan tersebut dia manfaatkan untuk mengarahkan hampir semua pertempuran melawan kubu Rhaenyra.

Meskipun motivasi atas semua tindakan kejamnya di novel masih menjadi misteri, setidaknya di serialnya kita sudah mengetahui penyebabnya. Yaitu ‘cinta’, yang pada akhirnya membuat Criston merasa Rhaenyra telah menghancurkan harga dirinya sebagai seorang kesatria. Untuk membalasnya dia akan mendukung anak Alicent sebagai pewaris takhta yang sebenarnya. Kita lihat saja nanti ya, Geeks, bagaimana Criston memulai perang saudara Targaryen di House of the Dragon episode selanjutnya.