Perbedaan Ekor Sepuluh di Naruto & Boruto. Seri Boruto: Naruto Next Generation merupakan sebuah karya lain dari sosok Masashi Kishimoto. Ini merupakan sekuel dari seri populernya yaitu Naruto. Bersetting di era yang jauh lebih modern dan dunia yang lebih damai, seri Boruto terkenal karena menghadirkan banyak kesamaan dengan seri pendahulunya. Mereka pun bahkan menghadirkan sentuhan lainnya terhadap alur cerita Boruto.

Salah satu hal yang kembali muncul dalam cerita di seri Boruto adalah monster ekor sepuluh alias Ten Tails. Banyak dari Geeks yang mungkin sudah mengetahui tentang monster Ten Tails, yang muncul saat perang dunia shinobi keempat dan hampir menghancurkan seluruh bumi. Monster tersebut memang bukanlah makhluk yang sembarangan mengingat mereka berasal dari chakra Otsutsuki.

Meskipun begitu, banyak fans yang membandingkan perbedaan dari monster Ten Tails antara versi dari seri Naruto dan juga seri Boruto. Dan chapter terbaru kemarin memberikan gambaran lain tentang perbedaan monster tersebut dari dua versi yang berbeda. Di sisi lain, hal ini pun memberikan petunjuk mengenai potensi Code sebagai villain utama di serinya.

BACA JUGA: One Punch Man: Saitama Penyebab Kiamat Bumi?

Perbedaan Monster Ekor Sepuluh

Salah satu pertanyaan yang banyak muncul di kalangan fans terkait monster Ten Tails “generasi baru” ini adalah ukuran tubuhnya. Banyak fans menganggap monster ekor sepuluh dalam seri Naruto jauh lebih besar daripada monster ekor sepuluh milik Jigen. Selain itu, monster ekor sepuluh versi Naruto juga jauh lebih mengerikan daripada versi Jigen.

Lalu, apa yang kemudian menjadi alasan dari perbedaan level kekuatan antara dua versi monster ini? Bagaimana monster tersebut terbentuk kemungkinan menjadi alasan utama dari perbedaan tersebut. Dalam ceritanya, terungkap bahwa monster Ten Tails versi Naruto terbentuk berkat kumpulan chakra dari sembilan monster.

Hal ini terjadi setelah Hagoromo Otsutsuki memecah chakra monster Ten Tails menjadi sembilan bagian, pasca dia dan adiknya, Hamura, berhasil menyegel ibu mereka yaitu Kaguya Otsutsuki. Sementara itu, asal-usul dari monster Ten Tails versi Jigen masih belum kita ketahui sampai sejauh ini. namun, dalam ceritanya sendiri terungkap jika Momoshiki menggunakan sedikit chakra dari monster ekor delapan, Gyuki.

BACA JUGA: Simak Teaser Series The Last of Us!

Tujuannya adalah untuk memamen pohon suci lainnya di planet berbeda. Meskipun kemudian pohon suci tersebut nampak sudah hancur sepenuhnya dalam pertarungan melawan Lima Kage, ada kemungkinan jika kemudian Jigen mampu untuk mengubahnya menjadi monsterTen Tails. Setelah itu, dengan pengaruh dari Isshiki, Jigen kemudian memindahkan monster Ten Tails tersebut ke lokasi yang berbeda dan tersembunyi.

Monster ini terbuat dari chakra murni, yang mana hal tersebut menjelaskan jika monster Ten Tails milik Jigen memiliki ukuran tubuh lebih kecil dari versi sebelumnya. Hal ini karena monster versi Jigen hanya mendapatkan asupan atau suplai chakra dari satu jenis monster saja. Kemungkinan alasan lainnya mengapa kemudian kekuatan dan ukuran dari kedua monster ini sangat berbeda karena monsterTen Tails versi Jigen mirip dengan form pertama monster Ten Tails di seri Naruto, sebelum kemudian berkembang menjadi jauh lebih kuat dan mengerikan.

Kesimpulannya

Berdasarkan penjelasan di atas, chapter 72 memberikan penjelasan dan jawaban dari pertanyaan para fans terutama mengenai monster ekor sepuluh alias Ten Tails. Monster mengerikan ini kembali muncul di seri Boruto, di mana Jigen dan Code berusaha untuk memanfaatkan kekuatannya demi menghancurkan Konoha dan juga dunia. Namun, ada perbedaan yang cukup besar dari kedua versi monster ini.

BACA JUGA: Naruto: 3 Jinchuuriki Ekor Sepuluh!

Menarik untuk kemudian melihat bagaimana peran selanjutnya dari monster Ten Tails tersebut, apalagi Code berhasil memanipulasi monster itu sesuai dengan rencananya. Dia mengubah wujud monsternya menjadi mirip seperti manusia. Kita nantikan saja ya Geeks bagaimana kelanjutan cerita dari monster Ten Tails ini dan bagaimana Code akan memanfaatkan kekuatannya.

https://www.greenscene.co.id/author/irvan-sukmaningrat/