Para pahlawan Marvel yang dibunuh sadis. Kematian adalah sesuatu yang sangat lumrah di Marvel Comics, baik yang menimpa superhero maupun supervillain. Yang membedakan kematian para karakter Marvel ini biasanya terlihat pada cara mereka mati. Tidak seperti supervillain, superhero umumnya mengalami kematian yang cukup damai. Walaupun begitu, tidak jarang juga beberapa dia antara mereka justru mengalami kematian yang sangat mengenaskan. Di mana biasanya kematian seperti itu sengaja Marvel ceritakan agar kisahnya lebih berdampak. Berikut ini para pahlawan Marvel yang mati karena dibunuh dengan cara mengerikan!

BACA JUGA: 8 Kekasih Captain America di Marvel!

Sentry

Sentry adalah salah satu superhero yang terkenal mempunyai kekuatan super paling besar di Marvel Universe. Walaupun begitu, hal tersebut tidak menjamin bahwa dia bisa selalu lolos dari kematian, karena pada kenyataannya Sentry telah mati beberapa kali. Salah satu kematiannya yang paling brutal terjadi di kisah King in Black, di mana God of Symbiote Knull membelah tubuhnya menjadi dua saat tengah menginvasi Bumi. Seakan masih kurang sadis, tubuhnya kemudian dijadikan bom oleh tim Thunderbolt baru, membuat jiwa Sentry akhirnya tiba di alam baka dengan bantuan Valkyrie.

Goliath

Setelah berhasil menciptakan Pym Particle-nya sendiri, Bill Foster pada akhirnya memutuskan untuk menjadi superhero Marvel bernama Goliath. Dengan kekuatannya yang dapat berubah menjadi raksasa, Goliath telah bekerja sama dengan sejumlah tim superhero populer, termasuk Champions dan Defenders. Sayangnya, Goliath harus mati di kisah Civil War 2, saat dia berhadapan dengan kloning Thor bernama Ragnarok. Kematiannya sendiri terbilang cukup sadis, di mana Ragnarok menembakan laser petir yang langsung menembus dada raksasa Goliath dan membuatnya tumbang seketika.

Punisher

BACA JUGA: 7 Karakter Marvel Penghancur Semesta!

Punisher memang terkenal sebagai anti-hero Marvel yang sering membunuh musuh-musuhya dengan cara sadis. Namun di kisah ‘Secret Invasion‘, Daken berhasil membuat Punisher merasakan kematian yang sangat sadis, seperti yang biasa dia lakukan kepada orang lain. Semuanya bermula dari Norman Osborn yang mengirim Daken, anak Wolverine, untuk membunuh Punisher. Pada pertarungan final, Daken yang jauh lebih superior karena mempunyai healing factor, akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup Punisher dengan memotong-motong dan melemparkan potongan tubuhnya dari atap.

Doctor Strange

Seperti yang kita tahu, Doctor Strange adalah seorang ahli Mystic Art sekaligus Sorcerer Supreme yang mempunyai tugas utama untuk melindungi Bumi dari serangan gaib. Hal inilah yang membuatnya sering berhadapan dengan penguasa Dark Dimension, Dormammu. Meskipun Strange lebih sering menang, tetapi salah satu kekalahannya oleh Dormammu di kisah ‘Ultimatum‘ justru menjadi kematiannya yang paling brutal. Di mana Dormammu menggunakan Cloak of Levitation untuk melilit leher Strange, mencekeknya sampai kepalanya meledak seperti balon berisi daging, sangat mengerikan.

Wasp

Selain kematian Strange, Ultimatum juga memperlihatkan kematian superhero lain yang prosesnya tidak kalah sadis. Yaitu kematian Janet Van Dyne alias Wasp oleh supervillain mutan yang tidak pernah merasa kenyang bernama Blob. Varian Blob ini jauh lebih berbahaya daripada versinya di Earth-616. Di mana dia terkenal sebagai kanibal yang tidak akan segan-segan memakan semua musuhnya. Hal mengerikan inilah yang akhirnya menimpa Wasp, di mana dia mati di tangan Blob yang langsung memakan semua isi perutnya. Mirisnya adegan ini disaksikan langsung oleh mantan suaminya, Hank Pym.

BACA JUGA: Para Superhero Marvel yang Pernah ke Indonesia!

Itulah para pahlawan marvel yang menemui ajalnya dengan cara yang sangat mengerikan dan sadis. Kematian brutal seperti ini bahkan mungkin tidak akan menimpa para supervillain terjahat sekalipun. Sehingga ketika menimpa para superhero ini, dampak dari kematian mereka justru menjadi lebih besar dan berkesan. Saat artikel ini rilis, bahkan hanya Punisher saja yang akhirnya hidup kembali. Sementara sisanya tetap mati, di mana kematian Strange dan Wasp terjadi di universe alternatif. Hal ini secara tidak langsung telah membuktikan, bahwa kematian yang sangat sadis cenderung sulit untuk dipulihkan.