Tayang perdana pada hari Minggu kemarin, serial House of the Dragon bercerita tentang perebutan kekuasaan di King’s Landing yang terjadi jauh sebelum era Mad King. Bedanya dengan Game of Thrones yang melibatkan banyak klan, perebutan kekuasaan yang terjadi kali ini hanya terjadi di antara klan Targaryen dan juga orang-orang terdekatnya. Itulah mengapa akhirnya konflik ini terkenal sebagai perang saudara terbesar di Westeros.

Meskipun serialnya baru menayangkan episode perdana, tetapi sudah cukup jelas siapa saja yang akan menjadi tokoh penting dalam perebutan kekuasaan di King’s Landing. Apalagi masing-masing dari mereka sama-sama merasa bahwa berakhirnya kekuasaan King Viserys adalah momen yang tepat untuk naik takhta. Siapa saja pemain kunci dalam perang saudara Targaryen? Tanpa basa-basi lagi, langsung saja simak di bawah ini, Geeks!

BACA JUGA: Simak Pertarungan Brutal di Spinoff Game of Thrones!

Rhaenyra Targaryen

Rhaenyra adalah putri kerajaan dan satu-satunya anak King Viserys yang hidup untuk meneruskan takhta di King’s Landing. Awalnya Rhaenyra sendiri tidak pernah merasa bahwa dia bisa menjadi ratu suatu saat nanti. Namun, karena Viserys gagal mempunyai anak lelaki, dan adiknya Prince Daemon malah merayakan hal tersebut, pada akhirnya Viserys mengukuhkan Rhaenyra sebagai ahli warisnya yang sah. Pada titik inilah Rhaenyra mulai yakin bahwa takdirnya adalah menjadi seorang ratu. Walaupun begitu, jalannya tidak akan semulus yang dia pikirkan, karena orang-orang di sekelilingnya akan berusaha untuk menjatuhkannya.

Daemon Targaryen

Sebagai adik kandung dari King Viserys, Daemon Targaryen merasa bahwa yang seharusnya menjadi raja berikutnya adalah dirinya, bukan seorang wanita seperti keponakannya. Dengan cara pandang inilah nantinya dia akan menyusun kekuatan untuk merebut kekuasaan di King’s Landing. Di novel Fire & Blood karya George R. R. Martin, setelah pengukuhan Rhaenyra di King’s Landing, Daemon memutuskan untuk pergi ke Dragonstones bersama naganya, Caraxes. Pada titik inilah dia mengklaim dirinya sebagai Prince of Dragonstone yang layak duduk di kursi Iron Throne. Konfliknya dengan Rhaenyra sepertinya akan menjadi fokus utama di serial House of the Dragon.

BACA JUGA: House of the Dragon: Inikah Tujuan Daemon di Episode 1?

Rhaenys Targaryen

Karakter lainnya yang sepertinya akan terlibat dalam perebutan kekuasaan di King’s Landing tidak lain adalah Rhaenys Targaryen. Terkenal sebagai ‘Ratu yang Tidak Pernah Naik Takhta’, Rhaenys sebenarnya telah mengincar Iron Throne sejak lama, tetapi tidak bisa mewujudkannya karena seorang wanita. Dia tadinya adalah kandidat yang akan menggantikan kakeknya, King Jaehaerys, sebelum akhirnya kekuasaan tersebut diserahkan kepada sepupunya, Viserys. Saat Viserys menunjuk Rhaenyra sebagai ratu selanjutnya, rasa iri Rhaenys tumbuh makin besar. Bersama suaminya, Lord Corlys Velaryon, nantinya dia akan mengambil langkah agar bisa lebih berkuasa di King’s Landing.

Otto Hightower

Terakhir, karakter lainnya yang akan terlibat dalam perebutan kekuasaan di King’s Landing adalah Otto Hightower, Hand of the King dari Viserys. Meskipun awalnya terlihat sangat setia pada King Viserys, tetapi setelah tahu bahwa sang raja telah kehilangan istri dan anak lelakinya yang berumur satu hari, dia langsung melancarkan ambisinya. Di mana dia menyuruh anaknya, Alicent Hightower untuk mendekati raja dan berhubungan dengannya. Sepertinya dia berharap Alicent bisa memberikan anak laki-laki untuk Viserys, sehingga klannya bisa mendapatkan kekuasaan pada masa depan King’s Landing. Di novelnya sendiri, akhirnya Alicent memang melahirkan seorang anak bernama Aegon Targaryen.

BACA JUGA: Mengenal ‘Wujud Baik’ Sauron di Lord of the Rings!

Keempat karakter inilah yang nantinya akan memperkeruh perang saudara Targaryen di King’s Landing. Masing-masing dari mereka mempunyai taktik politik dan ambisinya sendiri. Selain Rhaenyra yang merasa bahwa dia adalah ratu yang sah, di sisi lain ada juga Daemon yang merasa bahwa seharusnya pemimpin King’s Landing adalah seorang raja. Begitu juga Rhaenys yang berpikir, jika memang King’s Landing bisa dipimpin oleh seorang ratu, mengapa bukan dirinya saja.

Sama halnya dengan Otto dan Alicent, yang pada akhirnya percaya bahwa kepemimpinan yang sah harusnya jatuh kepada anak lelaki Viserys. Yaitu Aegon Targaryen merupakan keturunan mereka. Kita lihat saja nanti akan seperti intrik di serial House of the Dragon, dan siapa yang akan jadi pemenang dari perebutan kekuasaan ini. Episode selanjutnya dari serial House of the Dragon akan tayang di HBO pada tanggal 28 Agustus besok.