Laugh Tale sudah menjadi tujuan akhir dari Luffy dan kelompok bajak laut Topi Jerami sejak seri One Piece mulai. Laugh Tale sendiri adalah sebuah pulau yang misterius, yang letaknya berada di ujung Grand Line. Inilah yang kemudian membuat Laugh Tale terkenal sebagai pulau terakhir. Di sana juga harta karun One Piece berada.

Tidak mudah untuk bisa menemukan tempat tersebut, dan tidak mudah juga bagi seorang bajak laut untuk bisa pergi ke sana. Pasalnya, ada beberapa hal yang harus mereka lalui dan juga lakukan terlebih dahulu. Salah satu yang utamanya sendiri adalah bagaimana seorang bajak laut harus mampu menemukan petunjuk untuk bisa pergi ke sana.

Pertanyaanya kemudian bagaimana menemukan petunjuk tersebut? Jawabannya ada di sebuah artefak langka yang kita kenal sebagai Road Poneglyph. Dalam penjelasan Roger di kilas balik Kozuki Oden, Road Poneglyph adalah empat artefak langka berwarna merah yang berisi informasi penting tentang bagaimana cara untuk bisa pergi ke Laugh Tale. Namun, tidak mudah untuk menemukan keempatnya.

Selain menemukan keberadaan Road Poneglyph, yang juga perlu seorang bajak laut lakukan adalah menerjemahkan isi dari Road Poneglyph tersebut. Di dunia One Piece, tidak banyak orang yang mampu membaca tulisan atau huruf di Poneglyph. Hal ini karena pengetahuan tersebut hanya diwariskan kepada orang-orang tertentu, seperti para cendikiawan Ohara. Atau pewaris dari pembuat Poneglyph yaitu klan Kozuki.

Sejauh ini hanya ada sedikit sekali sosok yang tersisa yang mampu menerjemahkan tulisan Poneglyph. Sosok tersebut tidak lain adalah Nico Robin. Satu-satunya penduduk Ohara yang selamat ini memiliki pengetahuan yang sangat besar dan luas mengenai sejarah dunia. Dia juga tahu bagaimana membaca tulisan Poneglyph, karena sejak kecil para cendikiawan tersebut sudah mengajarinya.

KE HALAMAN 2

1
2