Franky merupakan salah satu kru Topi Jerami yang berjasa di One Piece. Dia sudah membangun sebuah kapal baru setelah kru Topi Jerami kehilangan Going Merry di arc Water Seven. Kapal baru tersebut kita kenal dengan nama Thousand Suny atau Suny Go. Kapalnya terbuat dari kayu mustika adam, yang merupakan material yang sama dengan kapal Oro Jackson milik Roger.

Sebelum bertemu dengan kru Topi Jerami, Franky merupakan pemimpin dari kelompok Franky Family. Sedari dulu Franky sudah terobsesi dengan sosok Tom, sosok ahli kayu dan pembuat kapal ternama yang menjadi panutan bagi Franky. Tom juga adalah satu-satunya orang yang peduli kepada Franky, dan menjadikannya sebagai penerusnya. Namun, insiden besar yang menyerang Water Seven membuat Tom akhirnya harus tewas.

Franky kemudian mengisi peran Tom untuk menjadi pelindung Water 7 dengan caranya sendiri. Dia menjadi penguasa dunia kriminal di Water Seven. Meskipun dia memang sering berbuat jahat, tujuan utamanya adalah melindungi kota tersebut. Akhirnya, waktu yang kemudian mempertemukan Franky dengan kru Topi Jerami.

Franky sendiri merupakan manusia yang memiliki beberapa bagian tubuh buatan, yang kemudian kita kenal sebagai cyborg. Bagian depan dari tubuhnya benar-benar menjadi pelindung bagi nyawanya, karena tahan terhadap berbagai serangan. Namun, sayangnya, bagian belakang tubuh Franky masih tetap rapuh. Dengan tubuh cyborg tersebut, Franky banyak menyimpan senjata yang dia gunakan untuk bertarung melawan musuh. Yang menarik adalah tubuh Franky sudah mengalami beberapa peningkatan sejauh ini di One Piece. Lalu, seperti apa peningkatan tersebut?

BACA JUGA: Ini Jumlah Credit Scene di Thor: Love & Thunder!

Battle Franky-36/BF-36

Ini adalah modifikasi pertama dari tubuh Franky dalam cerita One Piece. Sebenarnya, modifikasi tubuh ini merupakan cara Franky untuk bisa selamat dari kecelakaan fatal yang dia alami. Dan ternyata modifikasi tersebut memberikannya peningkatan terutama dalam hal tenaga, yang mana membuatnya mampu untuk menandingi kekuatan anggota CP-9 seperti Nero dan Fukurou. Yang unik adalah meskipun tubuhnya terbuat dari material keras, namun dia masih mampu untuk tetap mengapung di permukaan air yang dalam.

Franky kemungkinan adalah seorang perenang handal. Bahkan, dengan teknik “Franky Butterfly” miliknya Franky mampu berenang mendaki air terjun yang ada di Enies Lobby. Dalam modifikasi pertama ini, Franky mampu memanfaatkan beberapa bagian tubuhnya menjadi senjata dahsyat. Misalnya, pada bagian lengan kiri terdapat senjata yang epik.

Jika kemudian dia memutar lengannya, maka hal tersebut akan berubah menjadi meriam yang dahsyat. Lengan kanannya pun tidak kalah dahsyat, di mana meskipun nampak normal namun lengannya mampu menjangkau jarak yang jauh dan kembali berkat adanya rantai yang mengikat. Serangan-serangan yang biasanya Franky Gunakan di lengannya adalah “Strong Right” dan “Coup de Vent”.

BACA JUGA: Ada Penampakan 2 Celestials di Trailer Thor 4!

Battle Franky 37/BF-37

Pasca time-skip selama 2 tahun, Franky kemudian mendapatkan peningkatan modifikasi tubuh yang sangat luar biasa. Dia sebelumnya terjebak di sebuah lab milik Vegapunk, setelah Kuma menerbangkannya. Di sana, Franky menemukan banyak cetak biru yang Vegapunk tinggalkan. Dan hal itu yang kemudian menjadi inspirasi peningkatan modifikasi tubuh Franky. Pasca peningkatan ini, ukuran tubuh Franky berubah menjadi lebih besar dan kuat.

Selain itu, ada banyak juga fungsi-fungsi baru yang muncul di tubuhnya. Secara tidak langsung, modifikasi ini terinspirasi dari teknologi di angkatan laut. Berbagai kemampuan baru pun Franky perlihatkan dalam ceritanya. Misalnya, teknik “Franky Radical Beam” merupakan kemampuan di mana Franky bisa mengeluarkan rudal atau misil dari pundaknya. Ini merupakan peningkatan dari teknik Coup de Vent. Kemudian ada juga peningkatan unik dan konyol di tubuh Franky seperti “Franky Nipple Light”. Modifikasi BF-37 ini merupakan peningkatan kekuatan Franky yang terbaik sejauh ini.

Dia benar-benar mengganti dan meningkatkan semua hal di tubuhnya dalam modifikasi ini. Hal tersebut kemungkinan berkat adanya catatan dan berbagai cetak biru yang Vegapunk tinggalkan di lab tersebut. Dan bukti kedahsyatan dari Battle Franky-37 ini bisa kita lihat dalam pertarungan di arc Dressrosa ketika dia menghadapi angkatan laut, Dellinger, Machvise, dan tentunya Senor Pink.

BACA JUGA: Thor 4 Kenalkan Anggota Baru Avengers?

Battle Franky-38/BF-38

Battle Franky-38, atau yang terkenal dengan sebutan General Franky, adalah sebuah robot raksasa yang tingginya bisa mencapai 13 meter. Robot raksasa ini sengaja di desain untuk Franky, di mana hanya dia yang akan mampu mengendalikannya. Bagian ruang kendalinya sendiri ada di dadanya, dan dari sana Franky menjalankan semuanya. BF-38 memiliki sebuah pedang besar yang bernama “Franken.”

Namun, karena Franky tidak terlalu handal dalam menggunakan pedang, sering kali serangan Franken tersebut justru tidak efektif. Franky justru lebih sering menggunakan senjata yang ada ditubuhnya daripada senjata di BF-38 ini. Meskipun begitu, serangan fisik seperti pukulan dan juga hantaman dari BF-38 mampu menghancurkan tubuh lawan. Fakta tersebut bisa kita lihat dalam pertarungannya melawan Baby 5 dan juga Buffalo.

Selain mampu menahan serangan fisik atau peluru, Battle Franky-38 ini juga ternyata mampu menahan serangan lain seperti serangan gas. Hal tersebut dia buktikan saat Franky mencoba melindungi yang lain dari Gas H2S milik Caesar Clown. Gas beracun tersebut nampak tidak berefek terhadap Franky.

BACA JUGA: Catat, Jadwal Rilis Film Lord of the Rings Terbaru!

Dibandingkan kru lainnya, perkembangan diri Franky rasanya kurang begitu dieksplor, selain hal yang berkaitan dengan kapal. Franky menghabiskan waktu dua tahun untuk mempelajari berbagai cetak biru rancangan dari Vegapunk, demi meningkatkan kapasitas kemampuan tubuhnya. Secara keseluruhan, tubuh Franky sekarang benar-benar dipenuhi oleh komponen robot, dengan banyak peralatan dan senjata yang tersedia di dalamnya. Mungkin, Oda di kemudian hari Oda bisa lebih banyak mengeksplor lagi peningkatan kekuatan dari Franky di cerita One Piece.