Di dalam kisah Star Wars, villain adalah karakter menarik yang justru sering menjadi favorit penggemar, misalnya Darth Vader. Dan selain Vader, dari sekian banyak villain di semestanya, ada juga Grand Inquisitor yang kehadirannya cukup menarik. Meskipun terkenal sebagai nama dari pemimpin Inquisitor, tetapi sebenarnya Grand Inqusitor adalah sebuah jabatan di Galactic Empire. Di mana secara kebetulan, sosok yang pertama kali memegang jabatan tersebut adalah seorang pengguna Force tak bernama. Sehingga akhirnya jabatan tersebut menjadi namanya.

Namun, seiring dengan berkembanganya waralaba Star Wars, pada akhirnya terkuak bahwa ada karakter lain yang pernah menjabat sebagai Grand Inquisitor. Sebelum membahasnya lebih lanjut, mari kita pahami dahulu apa sebenarnya arti Grand Inqusitor di semesta Star Wars!

BACA JUGA: Marvel: 7 Dewa yang Paling Banyak Membunuh! 

Pemimpin Mutlak Inquisitor

Dari semua kisah Star Wars, khususnya yang terbentang dari peristiwa pembantaian Jedi, Oder 66, Grand Inqusitor adalah sebutan untuk pemimpin agen Imperial Inquisitorius alias Inqusitor. Semuanya bermula dari Inqusitorius Program milik yang diprakarsai oleh Sheev Palpatine alias Darth Sidious. Salah satu villain utama dari trilogi utama Star Wars ini, sengaja mengadakan Inqusitorius Program untuk menciptakan kaki tangan Sith. Karena Sith sendiri hanya boleh ada dua orang, sehingga munculah istilah Inquisitor sebagai pengguna Force yang bekerja di bawah Sith Lord.

Inquisitor sendiri berawal dari para mantan Jedi Knight atau Youngling yang Palpatine manipulasi pikirannya atau bahkan dia culik langsung agar mau menjadi bagian dari Galactic Empire. Dengan program pencucian otak dengan doktrinisasi dan latihan yang panjang, akhirnya lahirlah Inquisitor yang jumlahnya tidak banyak. Untuk mengontrol kegiatan dan misi mereka, Palpatine memberikan wewenang kepada Vader untuk menunjuk pemimpin mereka, yaitu Grand Inqusitor. Tujuan mereka hanya satu, yaitu menuruti perintah Vader dan membasmi para Jedi yang tersisa di galaksi.

BACA JUGA: Siapa Thor Jahat di Multiverse Marvel?

Grand Inqusitor Pertama

Grand Inquisitor pertama di semesta Star Wars adalah seorang mantan Jedi Knight tanpa nama yang mengabdikan dirinya sebagai penjaga Jedi Temple di Coruscant. Alasan mengapa dia akhirnya jatuh pada manipulasi Palpatine, adalah karena rasa hausnya yang sangat tinggi terhadap pengetahuan. Meskipun dia bertugas sebagai penjaga Jedi Temple yang berisi banyak pengetahuan, tetapi dia sama sekali tidak bisa mengaksesnya. Karena hanya anggota Jedi Council saja yang mempunyai hak untuk melakukan hal tersebut. Pada titik inilah dia mulai membenci Jedi dan akhirnya menjadi Grand Inquisitor.

Karakter yang mengklaim jabatan Grand Inqusitor sebagai nama barunya ini adalah Inquisitor yang paling Vader dan Palpatine percayai. Hal itu bisa terjadi karena dia telah menjadi pelayan setia Galactic Empire yang sangat menikmati tugasnya untuk melenyapkan Jedi Order. Dan salah satu prestasinya adalah dengan menjadikan Jedi Master Luminara Unduli untuk memancing para Jedi lain dan membunuh mereka. Itulah mengapa Vader dan Palpatine sangat memercayakan posisi Grand Inquisitor kepadanya di berbagai kisah Star Wars. Termasuk Rebels, The Clone Wars, komik, novel, dan yang terbaru Obi-Wan Kenobi.

BACA JUGA: The Boys: Mengapa Crimson Khianati Soldier Boy?

Reva The Third Sister

Insqusitor menyebut diri mereka dengan sebutan ‘Brother’ untuk Inqusitor pria dan ‘Sister’ untuk Inqusitor wanita. Dan dari namanya, kita bisa tahu bahwa Reva alias Third Sister yang baru muncul di serial Obi-Wan Kenobi adalah pengguna Force ketiga yang lahir dari Inquisitorius Program. Meskipun sang Jedi tanpa nama adalah pemilik jabatan paling lama, ternyata Reva juga pernah menjadi Grand Inquisitor untuk sementara waktu. Kisah tersebut dapat kita lihat di serial Obi-Wan Kenobi, di mana dia memulai segalanya dengan mencoba membunuh Grand Inquisitor pertama dan mencoba menarik perhatian Vader.

Cara ini awalnya tampak berhasil, karena Vader akhirnya menjadikan dia Grand Inquisitor di Obi-Wan Kenobi episode 5. Namun, pada akhirnya terungkap bahwa sebenarnya Grand Inquisitor pertama masih hidup dan Vader mengetahui bahwa rencana asli Reva adalah membunuhnya. Vader tahu bahwa sejak awal Reva adalah mantan Youngling Jedi yang sengaja mengikuti Inqusitorius Program agar bisa membunuh Vader yang pada saat itu masih terkenal sebagai pengkhianat Jedi, Anakin Skywalker. Saat Vader mengalahkannya, Reva hanya bisa terdiam mengetahui bahwa Grand Inquisitor pertama masih hidup dan mengambil alih kembali posisinya.

Itulah pembahasan tentang para karakter yang pernah menjadi Grand Inquisitor di Star Wars. Setelah Grand Inquisitor pertama mengambil alih kembali posisinya dari Reva, empat tahun kemudian dia benar-benar mati setelah kalah dalam pertarungan lightsaber melawan Kanan Jarrus. Sejak saat itulah para Inquisitor dan jabatan Grand Inquisitor ikut menghilang bersamanya, dan hanya menyisakan Darth Vader sebagai pengguna Force yang melayani Palpatine sampai Galactic Empire runtuh.

Egie
Egie adalah content writer yang memiliki passion tinggi untuk topik pop culture seputar komik, film dan series. Bergabung sejak tahun 2021, kini Egie menjadi salah satu sosok paling di andalkan untuk covering berbagai hal seputar pop culture.