Setelah jeda selama satu minggu, seri manga My Hero Academia akhirnya kembali merilis chapter terbaru mereka. Chapter yang rilis merupakan chapter 356, di mana kita akan kembali melihat pertarungan di Gunga Mountain Range. Meskipun ada sebagian para fans yang khawatir mengenai keselamatan dari para pahlawan, namun ada juga yang membahas mengenai kemungkinan kemenangan atas All For One.

Di chapter sebelumnya, Endeavour akhirnya kembali tersadar meskipun dia masih tergeletak di tanah. Hawks mencoba mengulur waktu untuk Endeavour bisa kembali bertarung. Sementara itu, serangan dahsyat dari All For One berhasil menghancurkan telinga kiri dari Jirou. Namun, Jirou sendiri masih bisa menangkis serangan Quirk curian milik AFO.

Ketika AFO tidak berdaya, karena jiwa dari pemilik Quirk sebelumnya mencegah AFO untuk melawan, Hawks menyerang topeng yang AFO kenakan. Hawks menyadari bahwa topeng tersebut menjadi titik lemah dari AFO, dan Hawks pun menyerang titik yang sama berkali-kali demi menghancurkan topeng tersebut. Dan serangan epik Hawks pun sedikit mampu merusak topeng tersebut.

BACA JUGA: One Piece: 3 Yonko ini Berhasil Dikalahkan!

Spoiler Chapter 356

Berdasarkan spoiler yang beredar, chapter 356 berjudul “Regarding the Enemy”. Meskipun begitu, ada kemungkinan jika versi terjemahan resminya akan mengalami perubahan pada judul atau nama-nama serangannya. Chapter ini sendiri dimulai dengan Tokoyami menyerang AFO dengan serangan barunya. Serangan tersebut bernama “Black Ankh Ragnarok: Fleeting.”

Hawks juga kemudian ikut menyerang All For One, dan menjelaskan kepada sang villain bahwa dia salah jika berpikir apa yang mereka lakukan hanyalah untuk mengulur waktu bagi Endeavor. Di sisi lain, All For One sendiri menyadari bahwa dia bisa terkena serangan karena Quirk Vibration dan juga Infrared miliknya tidak menyatu, akibat serangan suara dari Quirk Jirou.

All For One kemudian menyelesaikan masalah itu dengan menyerap kesadaran Quirknya. Dan AFO pun kembali bisa bergerak, dan mulai menyerang semua orang dengan pedang yang sangat tajam. Ketika Hawks berusaha untuk melindungi Tokoyami dan Jirou, pedangnya mampu menyatukan kembali topeng All For One yang retak dan hancur.

Namun, Endeavor yang sudah kembali tersadar akhirnya kembali ke pertarungan. Sayangnya, dia harus terkena sayatan pedang dari All For One. Terdapat momen kilas balik dari Endeavor ketika dia tidak sadarkan diri. Endeavor mengalami halusinasi di mana dia bertemu dengan sosoknya ketika masih muda. Sosok tersebut meminta Endeavor saat ini untuk mengingat kembali asal-usulnya.

Makna Nama 

Endeavor muda tersebut mengingat kembali bahwa terlepas dari upayanya untuk bisa menebus kesalahannya yang lama, dia justru memperlihatkan kelemahannya kepada dunia. Dalam momen kilas balik tersebut kita juga melihat bagaimana Endeavor muda yang nampak gemetar melihat seorang ayah yang mencoba menyelamatkan putrinya.

Namun, dia justru harus menelan kekecewaan karena sang putri justru harus tewas bersama ibunya. Kembali ke masa sekarang, Endeavor kemudian mengingat kejadian tersebut, dan dia berharap untuk bisa menjadi sosok yang spesial dan sangat kuat seperti sosok ayah tersebut. Karena itulah dia kemudian menggunakan nama Endeavor.

BACA JUGA: My Hero Academia: Quirk All For One Melawan?

Namun, Endeavor sendiri berjanji bahwa dia tidak akan pernah menjadi sosok seperti All Might. Karena itulah, dia merasa bahwa dia harus menghadapi kelemahannya terlebih dahulu. Endeavor kemudian menciptakan sebuah lengan yang terbuat dari api, untuk menggantikan lengan kanannya yang hilang akibat tebasan pedang All For One. Endeavor pun kemudian menghajar AFO, yang mana serangan tersebut kembali menghancurkan topengnya.

Spekulasi

Salah satu hal yang menarik dari chapter ini adalah bagaimana kita melihat kisah masa lalu dari Endeavor. Para fans sendiri banyak yang memperdebatkan mengenai keputusan Endeavor yang ingin menebus kesalahan masa lalunya, yang mana hal itu sudah terlambat. Para fans juga menyayangkan bagaimana Endeavor ingin menjadi sosok ayah yang kuat, namun dia justru sudah gagal membesarkan anak-anaknya.

Juga, kabar bahwa Jirou masih hidup membuat para fans akhirnya bisa bernafas lega. Bagaimana Endeavor harus kehilangan lengannya akibat tebasan pedang All For One tentunya menjadi kelemahan bagi para pahlawan. Namun, dengan mengandalkan kekuatannya Endeavor berhasil kembali menghancurkan topeng All For One. Menarik untuk melihat apa yang akan AFO lakukan terhadap topengnya tersebut, apakah dia akan kembali menyatukan topengnya.