Top Gun 2 alias Top Gun: Maverick adalah sekuel dari film Top Gun yang tayang perdana pada tahun 1986. Dengan selisih waktu yang cukup lama, film keduanya ini masih tetap berfokus pada karakter Captain Pete “Maverick” Mitchell (Tom Cruise). Kali ini dia kembali ke sekolah pilot pesawat tempur lamanya, yaitu TOPGUN. Di mana dia mendapatkan tugas untuk melatih sekelompok pilot muda yang akan melaksanakan misi berbahaya.

Ada banyak sekali hal menarik di film Top Gun: Maverick, mulai dari karakter baru sampai kisah flashback yang menjadi nostalgia. Dan bagi para penggemar setianya, adegan aksi serta manuver pesawat tempur adalah elemen yang paling menarik dari filmnya. Walaupun begitu, dari sekian banyak pesawat tempur yang muncul di filmnya, ada dua pesawat yang sangat terkenal karena kecepatannya. Dari mulai pesawat fiksi sampai pesawat tempur yang benar-benar nyata, berikut dua pesawat tempur tercepat di Top Gun: Maverick!

Darkstar

Di filmnya, Darkstar adalah pesawat tempur ‘fiksi’ yang muncul perdana saat Maverick mengendarainya di adegan opening. Kehebatan dari pesawat ini terlihat jelas saat berada di tangan Maverick yang terkenal ‘tidak takut mati’. Meskipun fiksi, tetapi untuk mewujudkan Darkstar film Maverick sampai harus menggaet produsen pesawat asli, Skunk Works. Dan pada kenyataannya, Skunk Works sendiri adalah pabrik yang telah menciptakan berbagai pesawat tempur nyata yang sangat populer di dunia militer. Beberapa di antaranya adalah pesawat tempur F-117 Nighthawk dan F-35 Lightning II.

Ketika berbicara tentang pesawat tercepat di film Top Gun: Maverick, sangat jelas bahwa Darkstar menempati urutan pertama. Hal itu bisa terjadi karena pesawat tempur ini mempunyai kecepatan hipersonik, yang jauh lebih cepat dari kecepatan suara. Menurut ilmu dirgantara, sebuah pesawat bisa dikategorikan sebagai pesawat hipersonik jika kecepatannya lebih besar dari Mach 5. Dan konon kecepatan tertinggi Darkstar dapat mencapat Mach 10, artinya sepuluh kali lebih cepat dari kecepatan suara.

BACA JUGA: Simak First Look Shuri di Black Panther 2!

Di dunia nyata sendiri, sebenarnya sampai hari ini masih belum ada pesawat yang bisa mencapai kecepatan Mach 10. Faktanya, pesawat tercepat yang hampir menyentuh rekor tersebut adalah pesawat tanpa awak NASA X-43A yang mampu mencapai Mach 9,6. Itupun masih belum terbukti apakah fisiologi manusia normal mampu bertahan saat mengendarainya atau tidak. Walaupun begitu, sebagai pencipta desain dan konsep Darkstar, Skunk Works merasa cukup yakin bahwa suatu hari nanti manusia dapat mewujudkan pesawat tempur tersebut saat teknologi sudah lebih maju dari sekarang.

F-14 Tomcat di Top Gun 2

Terlepas dari keberadaan fiksi pesawat Darkstar, F-14 Tomcat adalah pesawat tempur ‘nyata’ yang menempati urutan kedua tercepat di filmnya. Itu artinya jika tidak ada Darkstar, pesawat tempur andalan Maverick ini adalah yang paling cepat di antara pesawat lain. Sebagai pesawat yang telah Maverick gunakan sejak film pertama, tidak aneh jika Tomcat muncul kembali sebagai bintang di film Top Gun: Maverick. Di dunia nyata, pesawat Tomcat ini mampu mencapai kecepatan maksimal 2.485 km/h. Dan dengan kecepatan tersebut, pesawat tempur populer ini masih tebukti mampu melakukan manuver sulit.

Di film Top Gun: Maverick sendiri, awalnya Tomcat hanya muncul sebagai pajangan di Pangkalan Udara Angkatan Laut Amerika (NAS). Sama seperti karakter Maverick, pesawat tempur tahun 70-an ini adalah legenda di filmnya, begitu juga di dunia nyata. Karena Tomcat sebenarnya masih mampu bersaing dengan pesawat tempur modern. Menjelang akhir filmnya, Maverick akhirnya berhasil mencuri pesawat sejenis dari musuh. Di mana dia menggunakan Tomcat untuk melawan dua pesawat tempur baru, Sukhoi Su-57. Meskipun lebih tua, tetapi Tomcat terbukti lebih unggul dari Su-57 yang rilis pada tahun 2010.

Itulah pembahasan mengenai pesawat tempur tercepat di film Top Gun: Maverick, dari mulai pesawat fiksi Darkstar sampai pesawat tempur nyata yang disebut Tomcat. Bagi pencinta dirgantara, penampilan pesawat temput F-14 Tomcat yang Maverick kendarai tentunya mempunyai kesan tersendiri. Bahkan mungkin lebih berkesan dari pesawat Darkstar yang merupakan karya fiksi ilmiah. Walaupun begitu, kedua pesawat tempur ini tetap saja layak untuk kita kenali. Karena keduanya mewakili teknologi pesawat tempur yang mungkin bersinar pada masanya masing-masing.