Hampir semua Geeks mungkin sudah mengenal salah satu teknik yang sering muncul dalam cerita di franchise Dragon Ball, yaitu Fusion. Fusion sendiri pertama kali muncul di seri Dragon Ball Z. Fusion merupakan sebuah teknik di mana dua orang petarung bisa menyatukan dirinya dan menjadi sosok atau karakter yang baru dengan kekuatan dan kemampuan yang sangat luar biasa.

Konsep ini kemudian kembali muncul dalam seri terbaru seperti Dragon Ball Super dan film animasinya, Broly. Di seluruh serinya, dua karakter utamanya, Goku dan Vegeta, sudah menggunakan dua teknik Fusion yang berbeda untuk menciptakan karakter Fusion yang berbeda. Dua karakter yang kemudian muncul dari dua teknik Fusion berbeda tersebut adalah Vegito dan Gogeta.

Banyak fans yang kemudian menganggap bahwa kedua Fusion tersebut adalah Fusion terkuat di seluruh franchisei ini. Namun, sayangnya, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Karena, disadari atau tidak ternyata ada Fusion lainnya yang jauh lebih kuat dari kedua karakter tersebut. Goku dan Vegeta sendiri tidak mampu untuk menghadapi sosok tersebut.

Siapa Sosok Lebih Kuat Dari Vegito?

Meskipun harus kita akui bahwa Vegito adalah Fusion yang kuat, namun dalam seri Dragon Ball Super kemudian kita melihat bagaimana Vegito akhirnya harus mengakui kekalahannya dari sosok yang jauh lebih kuat yaitu Fused Zamasu. Bahkan, Fused Zamasu berkembang semakin menjadi jauh lebih kuat lagi setelah dia bertransformasi menjadi Infinite Zamasu. Lalu, siapa sebenarnya Zamasu?

Zamasu pertama kali muncul di arc Future Trunks, di mana dia adalah salah satu villain paling mengerikan dan berbahaya di franchise Dragon Ball. Sosok Zamasu sendiri aslinya merupakan North Kai yang berasal dari realita alternatif Dragon Ball. Zamasu merupakan seorang petarung yang sangat dahsyat tumbuh untuk menguji kemampuan orang-orang, yang mana kemudian mereka akan mengabdi untuknya.

Zamasu sendiri kemudian melakukan penjelajahan waktu ke masa depan untuk mengumpulkan bola naga yang sangat kuat yaitu Super Dragon Balls. Setelah terkumpul, Zamasu kemudian berharap bahwa dia bertukar badan dengan Goku, yang mana kemudian hal itu menjadi awal kemunculan dari Goku Black. Pada akhirnya, sosok Goku Black sendiri kalah dan hancur.

BACA JUGA: One Punch Man: Garou Mampu Kalahkan Saitama?

Akibat hal tersebut, Goku Black pun mencari sosok alternatif lain dari sosoknya yaitu Future Zamasu. Setelah kembali mengumpulkan bola naga ajaib, dia pun kembali melakukan permohonan. Dan kali ini, permohonannya adalah menjadi sosok yang abadi. Kombinasi Goku Black dan Future Zamasu benar-benar sangat mengerikan dan tidak bisa terhentikan.

Fusion Paling Kuat

Ketika Fusion dari Future Zamasu dan Goku Black bertarung menghadapi Vegito, Fusion dari Goku dan Vegeta tersebut nampak tidak bisa melakukan perlawanan. Kombinasi kedua villain tersebut mampu menang dengan mudah. Meskipun kemudian waktu kombinasi mereka habis, ternyata ada “efek samping” lainnya yang muncul. Keinginan Future Zamasu untuk hidup abadi nyatanya membuat Fusion mereka akhirnya juga ikut abadi.

Ketika Trunks mencoba mengalahkan mereka dengan cara membelah tubuhnya, yang terjadi justru tubuh Zamasu berkembang menjadi dua. Vegeta mencoba menghancurkan tubuhnya dengan serangan Ki, namun yang terjadi hal itu justru memperbanyak sosok Zamasu yang mana hal itu membuat Vegeta dan Goku akhirnya kewalahan dan tidak sanggup menghadapi sang villain.

Menyadari bahwa dia sudah kalah dan tidak akan sanggup untuk bisa mengalahkan Zamasu, akhirnya Goku meminta bantuan kepada sang penguasa alam raya Dragon Ball yaitu Zeno. Goku meminta kepada Zeno untuk menghapuskan Zamasu untuk selamanya. Berdasarkan hal tersebut, bisa kita simpulkan bahwa Fusion terkuat di jagat Dragon Ball sebenarnya adalah Fused Zamasu.