Siapa yang tidak mengenal Thor? Dia adalah salah satu dewa sekaligus superhero terkuat yang mempunyai banyak sekali musuh tangguh. Dan dari sekian banyak musuhnya, Gorr the God Butcher adalah villain yang sangat mengerikan bagi Thor. Karena dengan sekali kemunculannya di komik Thor: God of Thunder, dia terbukti telah berhasil membunuh banyak sekali dewa di Marvel Universe. Hal tersebut bermula dari kebenciannya terhadap para dewa yang menurut Gorr hanya mementingkan dirinya sendiri. Dari mulai dewa tanpa nama, sampai dewa yang sangat populer, berikut 10 dewa yang telah Gorr bantai sepanjang karier villainnya!

Dewa Enigma

Setelah semua keluarganya mati satu per satu, Gorr yang awalnya percaya kepada dewa akhirnya mulai membenci mereka. Dan dewa pertama yang dia temui adalah sesosok dewa dengan armor emas yang mempunyai kekuatan enigma. Dewa tersebut muncul di depan Gorr dalam keadaan sekarat dan meminta tolong kepada Gorr. Pada titik inilah Gorr melihat ada pedang All-Black yang tertancap di dada dewa tersebut. Dia kemudian mencabutnya dan langsung membunuhnya. Dewa yang mengaku sebagai dewa cahaya ini akhirnya menandai perjalan Gorr sebagai pembantai dewa di Marvel Universe.

Dewa Indigarr

Ketika seorang anak kecil dari Planet Indigarr berdoa kepada Thor untuk menurunkan hujan, Thor sadar bahwa hawa para dewa di planet tersebut telah menghilang. Dia kemudian memutuskan unuk mengunjungi instana para Dewa Langit tersebut. Betapa terkejutnya Thor setelah melihat All-Blud, Hogscarr, Vile, dan para dewa Indigarr lain dalam keadaan tergantung serta membusuk. Dan pelaku yang telah melakukan perbuatan brutal tersebut tidak lain adalah Gorr the God Butcher.

Dewa Chronux

Selain mendatangi Planet Indigarr, Gorr juga sempat mendatangi Planet Chronux untuk melancarkan rencana gilanya. Tujuannya di Chronux adalah merebut Pool of Forevers yang terhubung ke semua timeline, agar dia bisa melakukan perjalanan waktu. Namun, untuk mengaktifkan mesin Dewa Waktu tersebut Gorr terlebih dahulu membasmi semua dewa di Chronux dan membuat Pool of Forevers penuh dengan darah mereka. Berkat peristiwa ini, Gorr berhasil menguasai Chronux dan mulai membunuh serta memperbudak para dewa di semua timeline.

Falligar the Behemoth

Saat berkelana di Marvel Universe, Thor memang sering melihat dewa yang menjadi korban Gorr. Namun, salah satunya yang paling menyakitkan hati Thor adalah kematian sahabatnya yang bernama Falligar the Behemoth. Falligar sendiri adalah dewa dari Galactic Frontier sekaligus juara bertahan dari Tournament of Immortals. Sehingga sudah cukup jelas bahwa dia adalah salah satu dewa terkuat di Marvel Universe. Sayangnya, hal tersebut tidak terlalu berarti bagi Gorr, karena pada akhirnya dia berhasil membuat Falligar membusuk di hadapan para penyembahnya.

BACA JUGA: Ancaman Multiverse Muncul di Thor 4!

Volstagg

Selain membasmi para dewa di Prime Universe 616, Gorr juga sempat mengunjungi Earth-14412 untuk menyiksa Volstagg the Valiant. Menjelang kematiannya, sang Lion of Asgard tersebut berkata kepada Gorr bahwa dia juga sebenarnya mirip seperti dewa. Merasa tidak terima dengan perkataan Volstagg, Gorr yang marah kemudian memutuskan untuk membunuh Volstagg dengan cara yang mengerikan. Sang God Butcher menyalibnya dan membiarkan Volstagg benar-benar merasa tidak berdaya di akhir hidupnya.

Perun

Di Marvel Universe, Perun sering muncul sebagai sosok yang mirip dengan Thor. Dengan tubuh kekar yang menandakan bahwa dirinya dewa, Perun juga mempunyai kapak yang bisa memanggil kekuatan petir. Itulah mengapa para penyembahnya mengenal Perun sebagai Dewa Petir dari mitologi Slavia (Rusia). Sebagai dewa dari musuh Viking, pada saat itu Thor yang bertarung bersama Viking tengah menanti kehadiran Perun. Namun, Perun datang dalam keadaan bersimbah darah karena Gorr telah membunuhnya.

Chernobog

Sama seperti Perun, Chernobog adalah dewa dari musuh Viking yang tadinya akan bertarung dengan Thor. Namun, pada saat Thor melihatnya, Dewa Kegelapan dari mitologi Slavia ini dalam keadaan yang sangat mengenaskan. Dia terlihat mengendarai kudanya tetapi tidak mempunyai kepala. Gorr tampaknya tidak memberi ampun kepada semua dewa yang dia temui. Dan Chernobog yang tanpa kepala adalah salah satu buktinya. Chernobog dan Perun sendiri sebenarnya adalah anggota Winter Guard, Avengers dari Rusia, tetapi ternyata mereka tidak ada apa-apanya bagi mata Gorr.

Hinkon di Marvel

Setelah mengetahui bahwa yang telah membunuh Chernobog dan Perun adalah Gorr the God Butcher, Thor menjadikan musuh barunya tersebut sebagai sasaran utamanya. Hal yang sama juga ternyata Gorr lakukan kepada Thor. Dia dengan sengaja memancing Thor dengan korban-korban lain. Ketika Thor tiba di Sungai Ladoga, Thor melihat seorang dewa dari mitologi Siberia bernama Hinkon dalam keadaan termutilasi. Untuk melepaskannya dari rasa sakit, Thor akhirnya membunuh Hinkon yang tampaknya sudah tidak mempunyai kekuatan untuk bangkit lagi.

Janaro di Marvel

Dalam petualangannya untuk mencari Gorr, Thor bertemu dengan Dewa Bom Shadrak dan membawanya ke Omnipotence City. Di sana dia menjelaskan siapa dirinya dan bagaimana Gorr membantai semua dewa dari rasnya, termasuk Dewa Persahabatan yang bernama Janaro. Tidak jelas bagaimana Gorr membunuh Janaro, tetapi dia memang sengaja membiarkan Shadrak kabur agar nanti dia bisa memperbudaknya untuk mendesain Godbomb. Dengan bom inilah Gorr berniat membunuh para dewa di semua timeline dengan sekali ledakan.

Elder God Pertama di Marvel

Setelah membantai para Dewa Waktu dan berhasil menguasai Pool of Forevers, Gorr langsung menggunakan kolam waktu tersebut untuk kembali ke masa lalu. Gorr memutuskan kembali ke masa awal penciptaan alam semesta dan membunuh Elder God yang pada saat itu masih bayi. Dia kemudian mengambil jantungnya dan menggunakannya untuk menyempurnakan Godbomb. Berkat jantung dewa kosmik inilah Gorr membuat ledakan Godbomb bisa menjangkau semua dewa di Marvel Universe.

Itulah sepuluh dewa yang telah Gorr bantai demi memuaskan dendamnya. Sebenarnya ada lebih banyak lagi dewa yang Gorr perbudak untuk menciptakan Godbomb, tetapi kesepuluh dewa inilah yang akhirnya berhasil menggambarkan betapa mengerikannya Gorr the God Butcher. Tidak sedikit juga penggemar yang merasa bahwa komik Thor: God of Thunder sendiri hanya menampilkan segelintir korban Gorr, yang pada kenyataannya jauh lebih banyak dari yang terlihat.