Di Marvel Comics, Thor adalah salah satu superhero tertua yang telah melakukan debutnya sejak lama. Muncul pertama kali pada tahun 1950, sampai sekarang ada banyak sekali kisah Marvel yang menceritakan kehidupan Thor. Pada akhirnya tidak sedikit penggemar yang mengakui bahwa dia memang layak untuk mendapatkan julukan sebagai Avengers terkuat. Namun, di balik kekuatannya tersebut, yang jarang orang ketahui adalah fakta bahwa ternyata dia juga mempunyai banyak kelemahan. Apa saja kelemahan fatal Thor di Marvel Universe? Simak daftarnya di bawah ini, Geeks!

Bergantung Pada Mjolnir

Sebelum Thor sehebat dan sepopuler sekarang, pada awal debutnya dia adalah superhero yang mirip seperti Superman dari DC. Dengan alter egonya yang bernama Donald Blake, dia adalah seorang dewa yang mencoba berbaur dengan manusia melalui wujud manusianya. Pada saat itu, dia mampunyai satu kelemahan yang cukup fatal, di mana dia tidak bisa berubah kembali menjadi dewa jika jauh dari Mjolnir. Thor kehilangan kelemahan ini sejak Odin memberikan kekuatan petir dan perubahannya ini kepada Beta Ray Bill.

Dapat Terluka

Seperti yang kita tahu, di dunia nyata dewa adalah sosok abadi yang tidak bisa mati ataupun terluka. Hal yang sama juga sebenarnya berlaku pada Thor yang merupakan dewa Marvel dari Asgard. Sayangnya, meskipun Marvel menyatakan dia abadi, pada kenyataanya dia masih bisa terluka dan kesulitan untuk menyembuhkannya. Dan penyebab dari kelemahan ini ternyata karena Hela sempat mengutuknya. Untungnya Thor berhasil menemukan kembali Hela dan memaksanya untuk mencabut kutukannya. Setidaknya sekarang dia menjadi sosok yang dapat sembuh dengan cepat ketika dia terluka.

Thor Harus Menuruti Galactus

Di komik Thor karya Donny Cates, Thor pernah mempunyai sebuah kelemahan fatal setelah dia menjadi herald baru Galactus. Meskipun dia jadi mempunyai kekuatan kosmik, tetapi mau tidak mau dia harus menuruti perintah Galactus untuk mengalahkan entitas kosmik Black Winter. Jika ia mencoba membangkan kepada Galactus sekali saja, maka sang Pemakan Planet tersebut dapat dengan mudah melemahkannya. Masalah antara Thor dan Galactus ini baru hilang, setelah Black Winter berhasil dia musnahkan.

Mjolnir Thor

Sejak awal debutnya, bahkan mungkin sampai sekarang, Thor adalah superhero yang sangat mengandalkan Mjolnir. Mirisnya, hal tersebut justru menjadi kelemahan baru baginya saat nyawanya diceritakan terhubung langsung dengan Mjolnir. Ketika Mjolnir hancur saat melawan kakeknya yang bernama Bor, dia dan Doctor Strange bekerja sama untuk memperbaiki palu andalannya. Namun, hal tersebut justru membuat nasibnya terhubung langsung dengan Mjolnir. Itu artinya jika Mjolnirnya hancur kembali, mungkin Thor juga bisa ikut mati.

Mudah Dikendalikan

Seperti kebanyakan Asgardian, Thor juga lemah terhadap sihir tertentu. Dan salah satu sihir yang dapat melemahkannya dengan mudah adalah sihir pesona. Tentunya kelemahan ini dapat berbahaya ketika dia berhadapan dengan lawan seperti Enchantress atau Lorelei. Karena sihir pesona mereka dapat membuatnya jatuh cinta dan tidak berdaya. Dan ketika itu terjadi, musuh justru bisa menggunakannya untuk keuntungan mereka. Bahkan untuk sosok yang tidak mempunyai kekuatan sihir, seperti Jane Foster, terkadang Thor juga bisa terkena pesonanya.

Sering Merasa Unworthy

Satu hal yang dari dahulu sampai sekarang menjadi kelemahan fatal Thor adalah fakta bahwa dirinya sering memasuki fase ‘unworthy’. Ketika kelemahan ini dia alami, dia jadi tidak bisa lagi mengangkat Mjolnir. Dan ketika dia tidak bisa menggunakan palu andalannya tersebut, dia harus kehilangan sebagian kekuatan supernya. Ia terbukti menjadi tidak bisa terbang, tidak bisa memanggil petir, dan krisis kepercayaan diri. Cerita Thor yang unworthy pernah terjadi ketika Nick Fury berbisik kepadanya bahwa pendapat Gorr tentang para dewa yang egois adalah benar.

Terhubung dengan Ragnarok

Kelemahan yang satu ini adalah kelemahan yang sudah Odin ramalkan sejak Thor lahir. Sejak awal, ia sendiri sudah mengetahui bahwa suatu hari nanti peristiwa Ragnarok alias kiamat Asgard akan melibatkan dirinya. Ramalannya mengungkap bahwa Thor mau tidak mau harus bersiap untuk mengalahkan musuh kuat seperti Surtur dan Jormungand. Di sisi lain, Surtur yang juga mengetahui ramalan tersebut jadi mempersiapkan dirinya untuk menghancurkan Asgard dan berhasil. Kelemahannya ini sekaligus menjadi kelemahan bagi Asgard, karena jika tidak ada Thor, mungkin peristiwa Ragnarok tidak akan terjadi.

Terlalu Percaya Diri

Meskipun dia sering merasa unworthy terhadap Mjolnir, tetapi hal tersebut sama sekali tidak memadamkan kepercayaan dirinya. Dan hal tersebut secara tidak langsung telah menjadi kelemahannya. Karena dalam beberapa peristiwa, Thor justru menjadi terlalu percaya diri ketika menghadapi lawannya. Kisah tersebut sempat Marvel ceritakan ketika Frost Giant menginvasi Midgard. Thor yang terlalu membanggakan kekuatannya meskipun tanpa Mjolnir, justru harus kehilangan satu tangannya karena Frost Giant berhasil menebasnya dengan mudah.

BACA JUGA: DC Beri Bocoran Cerita Aquaman 2!

Thor-Sleep

Di kisah War of the Realms, para penggemar akhirnya bisa melihat Thor yang menjadi All-Father of Asgard setelah menggantikan Odin. Hal ini membuat dia mendapatkan hampir semua kekuatan kosmik dan sihir Odin, termasuk dengan semua kelemahannya. Salah satu kelemahan barunya yang cukup fatal adalah Odin-Sleep. Kelemahan ini bisa muncul kapan saja jika Thor menggunakan kekuatan Odin terlalu berlebihan. Dan ketika dia mengalami ini, dia akan mengalami tidur panjang atau Thor-Sleep sampai kekuatannya pulih kembali.

Warrior Madness 

Selain terlalu percaya diri, Thor juga mempunyai sifat berlebihan lain yang dapat berimbas buruk pada dirinya, yaitu terlalu mudah emosi. Sifat ini sering Marvel sebut juga sebagai Warrior Madness, di mana dia akan tenggelam dalam kemarahannya dan sulit mengontrol emosinya. Dengan Warrior Madness, dia memang terbukti menjadi lebih kuat dan brutal. Namun, efek buruknya dia menjadi seperti orang gila yang kehilangan kontrol. Di kisah Blood and Thunder, kelemahan ini pernah membuatnya menjadi ancaman bagi Marvel Universe, sebelum akhirnya sekelompok superhero kosmik mengalahkannya.

Itulah sepuluh kelemahan fatal yang pernah Marvel ceritakan di komiknya. Beberapa dari kelemahan ini memang ada yang berhasil dia hilangkan, tetapi sebagian besarnya masih tetap berada di dalam dirinya sampai sekarang. Dan tentunya dengan kelemahan-kelemahan tersebut, Thor harus lebih berhati-hati. Karena jika tidak, bukan tidak mungkin musuh dapat mengalahkannya jauh lebih mudah daripada superhero lain di Marvel Universe. Bagaimana menurut kalian, apakah dengan semua kelemahan tersebut ia masih menjadi Avengers terkuat? Tentunya semua superhero juga mempunyai kelemahan ya, Geeks, tanpa terkecuali dewa sepertinya.