Platform streaming Netflix sedang bersiap untuk kembali seri anime terbaru mereka yang akan datang yaitu Ghost in the Shell: SAC_2045. Netflix akan merilis musim kedua dari seri tersebut, setelah musim pertamanya dianggap sukses. Netflix pertama kali menghadirkan cerita terbaru untuk franchise klasik tersebut pada 2020 kemarin, dengan tanggapan yang beragam di kalangan fans. Meskipun begitu, Netflix nampak senang dengan hasilnya dan memberikan lampu hijau untuk musim kedua.

Ghost in the Shell: SAC_2045 musim kedua rencananya akan dirilis pada tahun ini, tepatnya pada 23 Mei mendatang. Para fans akan serentak menyaksikan penayangan perdana musim kedua dari serinya pada tanggal tersebut. Dan pihak Netflix sendiri sudah mulai mempromosikan serinya sejak beberapa waktu yang lalu, melalui perilisan poster dan juga trailer. Berdasarkan dari apa yang dihadirkan di trailernya, para fans bukan hanya akan mendapatkan episode baru, namun juga aksi dan cerita yang baru dan menarik.

Disutradarai oleh Kenji Kamiyama dan Shinji Aramaki, Ghost in the Shell: SAC_2045 bersetting di tahun 2045 di mana musibah ekonomi global yang disebut sebagai Simultanious Global Default melanda dunia menghancurkan semua jenis mata uang. Ada kurang lebih empat negara kuat yang saling berperang satu sama lain untuk mempertahankan ekonomi global. Netflix sendiri memberikan sinopsis lengkapnya sebagai berikut:

“Kenji Kamiyama dan Shinji Aramaki menyuguhkan apa yang terjadi di masa depan pada tahun 2045 melalui franchise fiksi ilmiah masa depan “Ghost in the Shell.” Sosok Cyborg Motoko Kusanagi memimpin Public Security Section 9 di mana kelompok ini kembali memberantas kejahatan cyberbrain.”

Selain Motoko Kusanagi yang kembali menjadi protagonis utama di serinya, banyak juga karakter-karakter lainnya dari musim pertama yang akan kembali muncul di musim kedua ini. Buat Geeks yang menantikan serinya, Ghost in the Shell: SAC_2045 akan tayang dengan jumlah episode sebanyak 12 episode. Meskipun masih terlalu dini untuk memprediksi musim ketiganya, namun sepertinya kecil kemungkinan Netflix akan memberikan lampu hijau untuk musim ketiga. Hal ini dikarenakan sebagian fans berpendapat bahwa teknik CGI yang digunakan kurang begitu menarik. Mereka lebih memilih untuk menghadirkan serinya dalam versi “tradisional.” Namun, bisa jadi ada perubahan rencana yang terjadi pada masa yang akan datang.