Pertarungan yang dihadapi oleh Roronoa Zoro selalu menjadi pertarungan yang dinantikan oleh para fans dari seri One Piece. Sebagai orang terkuat nomor dua di kelompok Topi Jerami dan merupakan kru pertama yang direkrut oleh Luffy, Zoro sudah sering terlibat dalam sebuah pertarungan. Zoro merupakan calon ahli pedang terkuat di dunia.

Berbagai pertarungan tersebut terus menjadi bukti bahwa dia memang bisa dan memiliki peluang untuk menjadi seorang ahli pedang terhebat di dunia. Namun, tentunya Zoro masih harus mengarungi petualangan yang panjang dan berbagai musuh yang kuat untuk bisa kemudian mewujudkan mimpinya tersebut. Berikut adalah berbagai pertarungan Zoro yang sangat epik dan juga berbagai musuh yang sudah dia kalahkan sejauh ini.

Cabaji

Cabaji adalah salah satu dari anggota kelompok bajak laut Buggy dan merupakan musuh pertama yang Zoro hadapi di seri One Piece. Pada awalnya, dalam pertarungan ini Cabaji terlihat mampu menyeimbangi kemampuan dari Zoro. Namun, ternyata kemampuan Zoro sedikit berkurang akibat luka yang dialaminya karena ulah Buggy.

Ketika Zoro memutuskan untuk serius melawan Cabaji, Zoro akhirnya mampu mengalahkannya dengan mudah dan sama sekali bukan masalah. Inilah pertama kalinya para fans diperlihatkan kemampuan dahsyat Zoro, dan juga bagaimana Zoro memang berpeluang untuk menjadi ahli pedang terbaik.

Daz Bones

Daz Bones merupakan salah satu musuh terkuat yang pernah Zoro hadapi sejauh ini. Pertarungan diantara keduanya terjadi di arc Alabasta. Daz Bones sendiri memiliki kemampuan buah iblis yang membuatnya mampu merubah tubuhnya menjadi benda tajam. Pada awalnya, Zoro merasa kesulitan untuk mampu menandingi kekuatan Daz Bones.

Namun, seiring pertarungan berlangsung, Zoro berhasil menemukan cara untuk bisa mengalahkan Daz Bones. Dia nyatanya mampu untuk bisa membelah atau memotong besi. Pertarungan ini bukan hanya menjadi pertarungan yang intens, tapi juga kita melihat bagaimana Zoro harus berjuang keras untuk terus berkembang.

Hatchan

Pertarungan melawan Hatchan bisa dibilang menarik dibandingkan luar biasa. Mengapa begitu? Awalnya, Zoro belum pernah menghadapi musuh yang mampu menandingi kemampuannya untuk menggunakan lebih dari dua pedang. Sampai kemudian Zoro bertemu dengan Hatchan, manusia ikan berbentuk gurita, yang memiliki enam tangan.

Itu artinya Hatchan memiliki dan menggunakan pedang dua kali lipat lebih banyak dibandingkan Zoro. Pada pertarungan ini, Zoro sendiri sebenarnya terluka parah akibat pertarungan sebelumnya melawan Mihawk, sehingga dia tidak bisa menggunakan seluruh kekuatannya. Meskipun Zoro kalah jumlah pedang, namun dia nyatanya tetap mampu mengalahkan Hatchan.

Kaku

Pertarungan antara Zoro melawan Kaku adalah pertarungan yang paling epik, yang paling dahsyat, yang pernah dihadapi oleh Zoro sampai sejauh ini. Ini adalah pertarungan terbaik yang pernah dia lakukan. Kaku, yang memakan buah iblis Zoan berjenis jerapah, membuat Zoro untuk pertama kalinya harus menggunakan 100% kekuatannya. Dalam pertarungan ini, bahkan Usopp pun menjadi pedang.

Kaku mampu bertahan dari semua serangan yang dilancarkan oleh Zoro, bahkan hampir semua serangannya tidak mampu melukai Kaku. Dalam pertarungan inilah untuk pertama kalinya kita melihat kemampuan tertinggi dari Zoro, di mana dia mengaktifkan teknik Ashura Ichibugin, yaitu sebuah kemampuan di mana Zoro memiliki tiga wajah dan enam lengan serta sembilan pedang.

Zombie Ryuma

Thriller Bark menghadirkan salah satu pertarungan menarik dalam hidup Zoro. Dia harus menghadapi seorang zombi samurai. Ada beberapa alasan mengapa pertarungan ini menarik. Dalam pertarungan ini, Zoro pada akhirnya mendapatkan sebuah pedang legendaris, Shusui, yang membuatnya semakin menjadi sosok ahli pedang hebat.

Sosok mayat Ryuma tersebut memang bukanlah Ryuma yang asli, karena sebenarnya bayangannya adalah milik orang lain. Namun, kedua karakter ini saling memuji satu sama lain karena kemampuan mereka yang epik. Pertarungan ini benar-benar sangat menarik untuk disaksikan, apalagi di akhirnya Ryuma memberikan pedang Shushui kepada Zoro dan mengatakan bahwa pedangnya akan sangat senang mendapatkan tuan yang baru.

Pica

Pertarungan antara Pica melawan Zoro memang sudah sangat seru dan menarik sedari awal sampai akhir. Sudah sangat jelas bahwa Pica tidak akan bisa menang dalam pertarungan adu kekuatan pedang melawan Zoro. Karena itulah dia kemudian menggunakan kemampuan buah iblisnya untuk berubah menjadi monster. Meskipun Pica berubah menjadi sosok monster, nyatanya itu bukan halangan bagi Zoro untuk membelahnya menjadi beberapa bagian.

Dan perlu dipahami bahwa untuk bisa melakukan hal tersebut tidak semua ahli pedang yang dapat melakukannya. Dalam pertarungan melawan Pica, untuk pertama kalinya kita melihat penggunaan Haki dari Zoro di mana Zoro menggunakan Armament Haki dan juga Observation Haki. Ini adalah pertarungan yang akhirnya memaksa Zoro untuk berjuang lebih untuk pertama kalinya pasca time-skip.

Monet

Pertarungan antara Zoro melawan Monet terjadi di arc Punk Hazard. Pertarungan ini bisa dibilang cukup menarik karena, kita bisa melihat kekuatan epik lain dari Zoro pasca time-skip. Sebenarnya, sedari awal, pertarungan ini bisa saja dimenangkan oleh Zoro mengingat level kekuatan Monet sangat jauh di bawah Zoro meskipun Monet memiliki kekuatan buah iblis.

Zoro diperlihatkan menggunakan teknik Great Dragon Shock. Jurus Zoro tersebut berhasil melukai Monet dalam bentuk logianya, tanpa harus menggunakan haki armament. Meskipun begitu, sebenarnya semua hal itu hanya terjadi dalam pikiran atau ilusi Monet saja. Zoro sama sekali tidak melakukan apa pun seperti membelah tubuhnya. Hal ini menunjukan seberapa mengerikannya kekuatan intimidasi milik Zoro.

Basil Hawkins

Hawkins dan Zoro merupakan bagian dari kelompok Worst Generation dan juga Supernova. Mereka adalah bajak laut pemula yang memiliki nilai buruan diatas 100 juta Belly, dan diperkenalkan di arc Sabaody. Pertarungan sempat terjadi diantara mereka saat arc Wano Country. Sama seperti pertarungan melawana Monet, pertarungan melawan Hawkins sebenarnya tidak memberikan tantangan besar bagi Zoro.

Pasalnya, level kekuatan Hawkins ada di bawah Zoro. Yang disayangkan dari pertarungan ini adalah kita tidak tahu siapa yang menjadi pemenangnya. Zoro dan Luffy kemudian pergi dari Hawkins, sehingga sebenarnya tujuan dari pertarungan tersebut adalah untuk kabur atau melarikan diri, dan bukan untuk mengalahkan musuhnya. Meskipun begitu, Zoro membuktikan bahwa dia lebih superior dari Hawkins.

Kamazou (Killer)

Pertarungan ini adalah sebuah kejutan besar bagi para fans anime One Piece, mengingat semua adegan pertarungan ini dianimasikan secara apik. Yang menarik adalah Kidd dan Kamazou sendiri sebenarnya bukanlah bagian dari kru Kaido. Hal ini mengejutkan bagaimana pertarungan yang terjadi begitu serius dan penuh usaha dan perhatian.

Saat Kidd dan Killer pertama kali diperkenalkan dalam cerita, para fans sendiri bertanya-tanya siapa yang akan menang jika Killer dan Kidd bertarung. Dan dalam pertarungan ini kita sudah menemukan jawabannya. Zoro mampu mengalahkan Killer hanya dengan dua pedangnya dan juga pedang yang dia pinjam dari orang lain.

King

Dikenal sebagai King the Wildfire, King merupakan bawahan dari Kaido yang paling kuat dibandingkan seluruh anggota bajak laut Beast lainnya.King juga merupakan pengguna buah iblis tipe Zoan dengan model Pteranodon. Buah iblis ini membuat King mampu berubah menjadi seekor Pteranodon raksasa dengan kecepatan yang tinggi, stamina, dan juga kekuatan yang besar.

Fakta terbaru memperlihatkan bahwa King adalah sosok terakhir dari ras para dewa yaitu ras Lunarian. Meskipun begitu, Zoro tidak pernah menyerah dalam pertarungan ini. Setelah sempat ragu akan kekuatan Enma dan bagaimana pedang tersebut menyerap kekuatannya, akhirnya Zoro pun membiarkan Enma menyerap semua Haki, yang akhirnya berujung pada kemenangan Zoro atas King.

Zoro merupakan salah satu kru Topi Jerami terkuat selain Luffy dan Sanji. Zoro hanya punya satu impian dalam hidupnya, yaitu menjadi seorang ahli pedang terkuat di dunia. Untuk bisa menwujudkan hal itu, dia harus mengalahkan karakter yang saat ini memegang titel tersebut yaitu Dracule Mihawk. Namun, sebelum akhirnya dia mengalahkan Mihawk, Zoro pun perlu mengalahkan musuh-musuh lainnya.