Film terbaru dari seri My Hero Academia, yaitu My Hero Academia: Heroes Rising, memunculkan banyak kebingungan di kalangan para fans. Mereka kebingungan apakah salah satu karakter utamanya, Katsuki Bakugo, memiliki Quirk paling fenomenal di serinya yaitu One For All. Seperti yang diketahui di filmnya, Izuku Midoriya memberikan sementara kepada Bakugo Quirk miliknya tersebut.

Berkat hal tersebut, Bakugo dan Midoriya akhirnya berhasil mengalahkan villain dahsyat di filmnya, yaitu Nine. Namun, para fans sendiri masih penasaran apakah kemudian Bakugo masih memiliki Quirk tersebut di dalam dirinya. Jika memang terjadi, tentunya wajar jika kemudian para fans kebingungan dengan hal tersebut.

Bakugo Tidak Lagi Memiliki One For All

Sudah sangat jelas berdasarkan dari apa yang dihadirkan di filmnya Bakugo hanya merasakan sebentar kedahsyatan dari Quirk One For All. Terlepas dari proses pemindahan atau transfernya, Bakugo bisa dipastikan tidak lagi memiliki One For All. Tidak ada alasan bagi Bakugo untuk tetap memiliki Quirk tersebut atau bahkan duplikatnya.

Izuku Midoriya alias Deku masih menjadi pemilik sah dari Quirk tersebut. Perlu dicatat bahwa Quirk One For All hanya bisa dipindahkan melalui sebuah metode khusus. Penerima Quirk tersebut harus memiliki sampel DNA dari pemilik sebelumnya, seperti darah atau rambutnya. Bakugo sendiri bisa menerima Quirk One For All setelah menyentuh lengan dari Deku yang berdarah.

Quirk One For All tidak bisa menduplikasi atau membuat tiruannya sendiri. Berdasarkan hal tersebut, tidak mungkin Bakugo memiliki duplikat tersembunyi dari Quirknya. Bakugo benar-benar hanya merasakan sebentar kedahsyatan dari Quirk tersebut, yaitu selama pertarungannya melawan Nine di filmnya. Setelah itu, Bakugo tidak lagi bisa atau pernah menggunakan Quirknya.

Bagaimana Proses Pemindahan Quirknya

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Deku memberikan Quirk One For All kepada Bakugo hanya di film My Hero Academia: Heroes Rising demi mengalahkan Nine. Mereka berjabat tangan ketika keduanya sama-sama berdarah di bagian lengan, dan momen tersebut memberikan Bakugo sebuah peningkatan kekuatan yang dahsyat.

Namun, setelah pertarungan mereka melawan Nine berakhir, Quirk One For All kemudian secara ajaib kembali ke tubuh Deku. All Might sendiri sempat berspekulasi bahwa Quirk One For All memberikan sedikit kekuatannya kepada Bakugo. Quirk tersebut jelas memiliki nalurinya sendiri. Dan hal ini diperlihatkan dalam Paranormal Liberation War, di mana All For One tidak bisa mencuri Quirknya.

Lalu, pertanyaan besarnya kemudian mengapa kemudian Quirk tersebut bisa kembali ke tubuh Deku? Penjelasan yang paling simpel adalah selain karena filmnya bukan bagian dari canon, Quirk tersebut lebih memilih Deku sebagai pemilik utamanya. Deku dipilih karena dia adalah seseorang yang rela mengorbankan kekuatannya demi kebaikan bersama.

Deku Menjadi Pemilik Terakhir

Bakugo seharusnya tidak lagi memiliki kekuatan One For All. Jika pun dia memiliki kekuatan tersebut, meskipun hanya sedikit, seharusnya dia sudah menyadari adanya perubahan besar dalam dirinya. Seri manga My Hero Academia chapter 304 kemarin menghadirkan berbagai fakta baru terkait dengan Quirk One For All.

Dalam chapternya dijelaskan bahwa para pemilik sebelumnya dari Quirk One For All menjadi lebih tua dengan sangat cepat. Dengan kata lain, mereka menjadi tua secara prematur. Contoh dari hal ini adalah Hikage Shinomori. Alasan mengapa hal tersebut terjadi karena mereka tidak bisa menerima atau mereka tidak sanggup untuk menyimpan lebih dari satu Quirk sekaligus dalam diri mereka.

Mengapa kemudian All Might dan Deku mampu bertahan dengan Quirk tersebut? Karena, keduanya lahir tanpa Quirk (Quirkless). Jika kemudian Bakugo masih memiliki kekuatan dari One For All, maka dia akan mulai menua lebih awal. Dan sejauh ini usia bakugo masih tetap sama. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang baik.