Dalam cerita One-Punch Man, ada banyak sekali kekuatan yang bisa dimiliki oleh para pahlawan dan juga para villainnya. Tetapi, kebanyakan karakter diperlihatkan memiliki kekuatan yang bergantung pada otot dan kecepatan. Contohnya adalah Flashy Flash, Speed O’Sonic, Garou, Bang, Bomb, dan masih banyak lainnya. Mereka mengandalkan jurus, kemampuan bela diri, dan gaya bertarung.

Dari sekian banyak karakter yang mengandalkan kekuatan dan kecepatan, ada juga para karakter yang dianggap memiliki kekuatan “khusus”. Dalam hal ini mereka adalah para Esper, orang-orang yang memiliki kemampuan telekinesis. Dalam ceritanya sendiri diketahui tidak banyak orang yang mendapatkan kemampuan ini. Salah satu karakter yang dikenal karena kekuatan telekinesisnya adalah Tatsumaki.

Kekuatan telekinesis Tatsumaki memang diketahui sangat luar biasa. Dia bisa menghancurkan musuh atau monster tanpa menyentuh, dan dia bisa melakukan hal tersebut dari jarak jauh. Tatsumaki juga diketahui mampu menciptakan sebuah pelindung atau barrier yang bisa melindungi satu orang atau bahkan satu kota sekali pun.

Yang tidak kalah epik adalah jika Tatsumaki mau, dia bisa saja menghancurkan satu kota dengan sangat mudah. Hal ini sempat diperlihatkan di chapter sebelumnya, di mana saat seluruh pahlawan berusaha untuk menyelamatkan Waganma dari tangan asosiasi monster, Tatsumaki sempat bertanya kepada Sekingar apakah dia bisa menghancurkan seluruh kota Z agar Waganma bisa lebih cepat ditemukan.

Dengan kekuatan yang dahsyat, wajar jika Tatsumaki ada di posisi kedua pahlawan paling kuat dari kelas S, dibawah Blast. Berkat kekuatan telekinesis yang dia miliki, selain mampu mengangkat seluruh kota dengan mudah, Tatsumaki juga diketahui mampu mengendalikan orang lain. Hal tersebut berkat teknik Chi Manipulation.

Teknik Chi Manipulation sendiri pada dasarnya mampu membuat targetnya lumpuh atau tidak bisa bergerak dan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman yang sangat luar biasa. Hal ini dikarenakan Tatsumaki mengendalikan energi kehidupan dalam tubuh seseorang tersebut. Namun, diketahui bahwa meskipun Chi Manipulation sangat dahsyat ada beberapa orang yang diketahui tidak mempan terkena kekuatan ini.

Yang pertama adalah Golden Sperm. Dalam pertarungan Golden Sperm melawan Tatsumaki, saat itu Tatsumaki mengaku bahwa dia bisa merasakan fisik dari monster tersebut. Di sisi lain, Golden Sperm sendiri tidak merasakan apa pun dalam tubuhnya. Hal ini pun tidak pelak membuat Tatsumaki kebingungan karena dia tidak bisa mengendalikan tubuhnya.

Selain itu, Tatsumaki juga kebingungan karena dia tidak bisa membanting tubuh dari Golden Sperm. Karakter selanjutnya yang diketahui tidak bisa dikendalikan oleh Tatsumaki adalah Garou. Garou merupakan sosok yang mengalami peningkatan kekuatan yang sangat dahsyat semenjak arc Monster Association dimulai. Namun, ada alasan yang mungkin bisa menjelaskan mengapa Garou bisa tahan serangan dari Tatsumaki.

Garou kemungkinan tahan terhadap serangan psikis Tatsumaki karena dia sudah kebal setelah sebelumnya dia bertarung melawan Gyoro Gyoro. Sebelum melawan Gyoro Gyoro, Garou sempat juga bertarung melawan Rover dan juga Orochi. Artinya, mungkin Garou sudah terbiasa dan sudah beradaptasi dengan berbagai serangan psikis.

Yang terakhir adalah Saitama. Sebenarnya Tatsumaki bisa merasakan fisik dari Saitama, seperti halnya yang terjadi kepada Golden Sperm. Namun, Tatsumaki justru tidak mampu untuk mengangkat Saitama. Tatsumaki merasa kewalahan saat mencoba untuk melakukan hal tersebut. Saitama juga sebenarnya merasakan efek dari kekuatan Tatsumaki masuk ke tubuhnya, di mana ototnya terasa kejang-kejang.

Konyolnya adalah justru Saitama menganggap bahwa pada saat itu Tatsumaki sedang memijit tubuhnya. Masih belum diketahui apa yang kemudian menjadi penyebab pasti mengapa Tatsumaki tidak bisa mengangkat atau mengendalikan tubuh ketiga orang tersebut. Namun, ada beberapa kemungkinan yang bisa jadi alasan untuk momen itu.

Pertama, ketiganya adalah sosok yang memiliki tekad yang kuat. Selain itu, mereka yang sudah melampaui atau menghancurkan limiter dalam diri mereka – seperti Garou dan Saitama – dianggap tidak akan mampu lagi dikendalikan. Hal ini pun didukung oleh ucapan Fubuki yang menyebutkan bahwa mereka yang memiliki tekad kuat cenderung mustahil untuk dikendalikan meskipun kekuatan Tatsumaki sangat dahsyat.

Kemungkinan lainnya adalah ketika Tatsumaki berusaha untuk mengendalikan mereka, Tatsumaki dalam keadaan terluka di mana kepalanya berdarah. Kepala menjadi salah satu kelemahan dari Tatsumaki yang diketahui sejauh ini. Artinya cukup masuk akal jika kemudian ketika Tatsumaki terluka, kekuatannya tidak akan bisa maksimal yang membuat dia tidak mampu mengendalikan para karakter tersebut.