Dalam franchise Naruto, para fans sudah diperkenalkan dengan banyak sekali klan dalam ceritanya. Biasanya seorang shinobi akan dilihat statusnya dari klan mana mereka berasal. Apakah klan tersebut merupakan klan terpandang atau justru merupakan klan yang biasa saja. Contohnya adalah klan Nara. Klan ini dikenal karena kecerdasan dari anggota mereka atau klan Uchiha yang dikenal karena Sharingannya.

Meskipun ada sebagian besar klan yang cukup populer di kalangan fans, ada juga klan yang kurang begitu populer. Berbicara mengenai klan yang kurang populer, ada beberapa klan yang masuk dalam daftar tersebut. Misalnya, klan Nara, klan Yamanaka, klan Aburame, dan sebagainya. Ada beberapa faktor yang mungkin membuat klan-klan tersebut kurang begitu populer.

Selain klan yang sudah disebutkan di atas, mungkin sebagian besar Geeks juga ada yang kurang familiar dengan satu klan ini, yaitu klan Kurama. Klan Kurama merupakan sebuah klan yang eksklusif ditampilkan dalam versi animenya saja. Mereka pertama kali diperkenalkan di seri Naruto. Klan Kurama sendiri diketahui sebagai sebuah klan yang sangat ahli dalam Genjutsu (teknik ilusi).

Dalam setiap beberapa generasi, akan muncul satu orang yang akan memiliki kemampuan Genjutsu yang sangat luar biasa, di mana ninja tersebut mampu membuat ilusi yang dilakukan ke lawannya berubah menjadi kenyataan. Sampai sekarang, tidak diketahui apa nama Genjutsu yang dimiliki oleh klan Kurama ini. Salah satu anggota klan Kurama yang sempat diperkenalkan dalam ceritanya adalah Yakumo Kurama.

Yakumo diketahui mampu mengendalikan realita yang ada dengan cara atau media lukis. Artinya, apa pun yang dia lukis akan menjadi sebuah kenyataan. Simpelnya, ketika Yakumo melukis apa yang dia lihat atau apa yang dia ingat maka gambar yang dia lukis tersebut akan menghilang. Dan setelah itu, gambar yang dilukis oleh Yakumo tersebut akan hidup atau menjadi kenyataan. Yang juga lebih mengerikan adalah Genjutsu ini memberikan kesempatan penggunanya untuk bisa menghabisi nyawa lawannya.

Ketika kemudian mereka menggunakan Kekkei Genkai tersebut, biasanya penggunanya akan kesulitan untuk mengendalikan kekuatannya dan juga dirinya. Efeknya adalah muncul kepribadian yang lain yang kemudian mengendalikan kekuatan tersebut. Kepribadian tersebut juga kemudian mengambil alih kesadaran dan tubuh dari pengguna aslinya dan justru membuat penggunanya menjadi sosok yang berbahaya.

Bisa dibilang Kekkei Genkai milik klan Kurama ini mirip seperti teknik melukis milik Sai, sambil juga dipadukan dengan kemampuan Wanda dalam seri WandaVision di mana dia mengendalikan penuh semua realita yang ada di dalam “dunia” tersebut. Yakumo sendiri merupakan salah satu karakter dari klan Kurama yang muncul dalam episode filler dari episode 203 sampai 207.

Bisa dibilang, kemunculan sosok Yakumo sebagai karakter dalam episode filler adalah sebuah keberuntungan. Pasalnya, jika memang Yakumo adalah bagian dari karakter canon di franchise Naruto maka bisa dipastikan dia – dan juga anggota klan Kurama lainnya – akan menjadi klan dan karakter yang sangat luar biasa (overpower). Mereka akan menjadi sosok “Masashi Kishimoto” dalam ceritanya, yang bisa mengatur apa pun sesuai keinginannya.

Kekuatan ini juga berlawanan dengan apa yang selama ini dipahami dalam ceritanya mengenai Genjutsu, di mana Genjutsu merupakan teknik ilusi. Tetapi, yang terjadi justru Kekkei Genkai ini terhubung dengan dunia nyata atau realita yang ada di ceritanya. Jika kemudian Yakumo atau Kekkei Genkainya ada di cerita utama, mungkin Kaguya bisa dikalahkan dengan mudah. Perang besar ninja pun mungkin tidak akan pernah terjadi.

Isshiki pun bisa dikalahkan dengan mudah, karena yang perlu dilakukan hanyalah membuat Yakumo – atau anggota klan Kurama lainnya – melukis di mana Isshiki hancur atau tewas. Dengan begitu, tidak perlu ada momen mengerikan seperti Sasuke yang kehilangan mata Rinnegannya. Di sisi lain, jika memang hal tersebut terjadi, rasanya para fans akan mulai meninggalkan serinya karena bukan hal itu yang dicari oleh mereka. Satu catatan menarik terakhir, klan Kurama ini tidak memiliki koneksi atau hubungan atau keterkaitan dengan sosok Kurama sang rubah ekor sembilan.