Dalam cerita One Piece, Pemerintah Dunia dikenal sebagai penguasa dari seluruh penduduk di dunia. Pemerintah Dunia sendiri dipimpin oleh para Gorosei, yang diketahui merupakan otoritas tertinggi. Mereka memiliki pengaruh yang sangat besar dengan kekuatan politik yang juga sangat mengerikan. Mereka mampu mengendalikan semua yang berkaitan dengan pemerintah seperti Cipher Pol atau angkatan laut.

Keputusan yang dibuat oleh Fleet Admiral sendiri, yang notabene adalah kepala tertinggi dari angkatan laut, bisa dibatalkan atau diambil alih oleh mereka. Para Gorosei juga memiliki hak untuk menginisiasi serangan dahsyat alias Buster Call, terhadap pulau atau siapa pun target yang mereka inginkan, yang menurut mereka bisa menjadi ancaman besar bagi Pemerintah Dunia.

Sebenarnya masih belum diketahui bagaimana asal-usul dari para Gorosei ini. Namun, banyak asumsi yang menyebutkan bahwa para Gorosei adalah orang-orang yang kemudian membentuk dunia ini sekitar 800 tahun yang lalu. Para Gorosei juga sudah banyak menghabisi orang-orang yang mereka anggap musuh, seperti para cendikiawan Ohara yang menyelidiki abad yang hilang.

Di sepanjang serinya sudah jelas diperlihatkan bahwa peringkat atau level hierarki di Pemerintah Dunia ditentukan oleh kekuatan. Jadi, dengan menggunakan logika tersebut, maka akan masuk akal jika kelima orang yang mengendalikan kekuatan militer di dunia One Piece tersebut adalah yang terkuat. Mereka memiliki kekuatan yang sangat dahsyat sehingga bisa duduk di puncak kekuasaan.

Sejauh ini memang Oda Sensei belum pernah memberikan informasi mengenai kekuatan mereka, dan juga belum pernah memperlihatkan bagaimana mereka bertarung. Namun, ada beberapa tanda bahwa mereka adalah seorang petarung. Tanda tersebut bisa dilihat dari penampilan mereka yang sangat mengintimidasi serta adanya beberapa bekas luka di tubuh mereka.

Jika mereka hanyalah sosok politik yang bergerak di balik meja Mary Geoise, maka luka yang ada di tubuh mereka pun tidak akan terlalu banyak – bahkan mungkin mereka tidak memiliki bekas luka. Artinya para Gorosei ini sudah pernah terlibat di banyak pertarungan dan mereka pun sudah sering bertemu dengan berbagai macam bahaya. Bagaimana kemudian Shanks – yang notabene adalah salah satu Yonko – diiizinkan masuk dan berbicara dengan mereka bisa juga menjadi tanda.

Shanks mungkin bisa saja menyerang para Gorosei, namun dia tentu tidak akan berani melakukannya. Selain kalah jumlah, Shanks mungkin juga sadar bagaimana level kekuatan mereka. Salah satu dari Gorosei pun bahkan sepertinya memiliki senjata yang sangat legendaris, Shodai Kitetsu. Kitetsu merupakan pedang yang dianggap “terkutuk.” Tidak mudah untuk bisa mengendalikan atau menguasainya.

Dibutuhkan tekad atau Haki yang sangat kuat serta perlu ada bukti bahwa sosok tersebut memang pantas untuk bisa menguasai atau memiliki pedang tersebut. Contoh dari hal ini adalah Zoro yang sempat mengalami kesulitan untuk mengendalikan Enma. Memiliki salah satu dari 12 pedang Supreme Grade Sword juga merupakan sesuatu yang tidak mudah. Level pedangnya sama seperti Murakumogiri, Ace, atau pun Yoru.

Jadi, jika ada pertanyaan mengenai seberapa kuat sebenarnya sosok Gorosei, memang belum ada jawaban pastinya. Namun dari berbagai petunjuk yang ada dalam ceritanya bisa diasumsikan bahwa mereka sangatlah kuat. Kekuatan dari Gorosei ini tentunya membuat kita juga penasaran, apakah Luffy akan sanggup menghadapi mereka? Pemerintah Dunia sering diprediksi akan menjadi musuh terakhir yang dihadapi oleh kru Topi Jerami.

Dengan level kekuatan yang sangat dahsyat, Luffy tentunya tidak akan bisa dengan mudah mengalahkan mereka, atau bahkan salah satu dari para Gorosei tersebut. Kita sudah melihat bagaimana Luffy kewalahan dan sangat sulit sekali untuk bisa mengalahkan Kaido, makhluk paling kuat di dunia, sekaligus salah satu Yonko. Kekuatan Gorosei mungkin bisa mencapai dua sampai tiga kali level Yonko. Artinya bisa dipastikan Luffy akan kembali menemukan kesulitan dalam pertarungan ini. Kita nantikan saja ya Geeks informasi lengkapnya mengenai fakta tentang kekuatan para Gorosei ini.