DC Universe adalah semesta komik yang berisi banyak sekali superhero tangguh, dari mulai superhero senior yang namanya sudah sangat populer, sampai karakter baru yang tengah dipersiapkan untuk menjadi penerus dari para superhero DC. Sementara para superhero Amerika ini mempunyai kisah latar belakangnya masih-masing, sangat kecil kemungkinan bahwa mereka adalah seorang muslim. Walapun begitu, bukan berarti tidak ada superhero muslim di DC Universe, karena pada kenyataannya kelima superhero ini telah membuktikannya. Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan, perkenalkan lima superhero muslim dari DC Universe di bawah ini, Geeks!

Doctor Fate (Khalid Nassour)

Penggemar setia DC pasti sepakat bahwa Doctor Fate adalah salah satu superhero paling sakti di DC Universe. Dan sekarang, identitas tersebut sedang dipegang oleh seorang muslim yang bernama Khalid Nassour. Sebagai seorang mahasiswa kedokteran, perjalanan Khalid sebagai Doctor Fate dimulai ketika dirinya secara tidak sengaja menemukan Helmet of Nabu. Sejak saat itu dia memulai petualangannya sebagai ahli sihir sakti yang pada akhirnya menjadi bagian dari Justice League Dark untuk mengalahkan ancaman gaib bersama Constantine dan Zatanna.

Green Lantern (Simon Baz)

Selain terdaftar sebagai superhero muslim di DC Universe, Simon Baz juga ternyata adalah muslim pertama yang menjadi anggota Green Lantern Corps. Kisah Simon dimulai ketika kejadian 9/11 membuat banyak orang muslim di Amerika dirundung dan bahkan persekusi oleh orang-orang rasis. Walaupun banyak orang di sekitarnya yang membenci Simon karena agamanya, pada akhirnya dia terpilih menjadi Green Lantern setelah berhasil menyelamatkan nyawa seseorang. Kehebatannya dalam menggunakan Power Ring bahkan sampai dilirik oleh Justice League, yang pada akhirnya mengajak Simon bergabung.

Janissary

Selma Tomon alias Janissary awalnya adalah seorang anggota Palang Merah International biasa yang sering dikirim ke daerah-daerah konflik sebagai bantuan medis. Namun, kehidupannya mulai berubah setelah dirinya menemukan buku sihir yang membuatnya bisa melakukan banyak hal. Sejak saat itu, dia kemudian mulai mendedikasikan dirinya untuk tujuan yang lebih baik, di mana dia sering terlihat menggunakan berbagai macam sihir dan senjata yang mengalahkan para penjahat. Sebagai superhero yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, pada akhirnya dia menjadi sosok yang dihormati oleh Justice League.

Nightrunner

Mempunyai nama asli Bilal Asselah, Nightrunner adalah seorang muslim keturunan Aljazair-Prancis yang dikenal juga sebagai “Batman dari Paris”. Setelah sebuah tragedi membuat sahabatnya yang bernama Aarif tewas terbakar di kantor polisi, Bilal kemudian merasa bahwa tidak ada yang benar-benar baik di dunia ini, termasuk polisi. Sejak saat itu, dengan kemampuan parkour dan juga tekadnya, Bilal memutuskan untuk menjadi vigilante bertopeng yang akan membela kebenaran tanpa memandang ras atau pun agama.

Sinbad

Meksipun nama Sinbad terdengar tidak asing, mirip seperti nama karakter klasik pada tahun 70-an, tetapi di DC karakter ini dikemas ulang sebagai superhero tangguh yang mempunyai nama asli Davood Nassur. Diperkenalkan sebagai seorang pengungsi yang memilih untuk tinggal di Amerika, Sinbad memulai petualangan pertamanya dengan menghadapi villain Lex Luthor, yang sengaja mengadunya dengan Superman. Karena kekuatan telekinetiknya yang sangat sakti, Superman awalnya tampak kewalahan, sampai akhirnya Sinbad mengetahui bahwa Superman bukan musuh dan mulai bekerja sama dengannya untuk mengalahkan Lex.

Kelima superhero ini menjadi bukti bahwa tidak semua superhero adalah orang Amerika seperti yang selama ini dipikirkan oleh banyak orang. Secara spesifik bahkan di antara para superhero besar ternyata ada juga karakter muslim yang memulai petualangannya sebagai superhero tanpa memandang ras apalagi agama. Yang menariknya adalah ketika membayangkan bagaimana jadinya jika para superhero muslim ini beraksi saat bulan Ramadhan, apakah cobaan puasa mereka akan lebih berat dari umat muslim pada umumnya? Itulah lima superhero muslim yang ada di DC Universe.