Beberapa waktu lalu, Polyphony Digital dan Sony merilis Gran Turismo 7, sebuah game simulasi balap eksklusif untuk pengguna PlayStation 4 dan 5. Gamenya dianggap sukses menawarkan visual, audio, gameplay dan berhasil memanfaatkan teknologi PlayStation 5 dengan sangat baik. Walaupun demikian, Gran Turismo 7 bukanlah game sempurna. Ada satu kesalahan fatal yang Polyphony Digital dan Sony lakukan terhadap game ini.

Sebagai sebuah game balapan, para pemain tentu saja memiliki keinginan untuk membeli mobil balap. Nah untuk membeli mobil-mobil impian, pemain harus melakukan grinding untuk mendapatkan uang in-game. Namun tidak disangka, Polyphony Digital sempat memberikan update yang membuat nilai hadiah atau reward di gamenya turun drastis, sehingga pemain harus melakukan grinding yang sangat panjang dan melelahkan untuk bisa membeli mobil impian mereka.

Bagi pemain yang ingin membeli mobil idaman secara instant, mereka diberikan opsi untuk membeli Credits di gamenya, yang berarti pemain harus menukarnya dengan uang asli. Setelah mendapatkan kritik dari para penggemar karena menghadirkan fitur microtransaction yang “tidak sehat”, baru-baru ini Polyphony Digital bergerak cepat untuk menghilangkan fitur tersebut. Lewat patch terbarunya nanti, mereka akan menaikan reward di Gran Turismo 7, di berbagai mode seperti Online Races, Circuit Experiences dan lain-lain.

Bahkan, reward tersebut mereka naikkan hingga 100%. Selain itu, mereka juga akan memberikan berbagai update lainnya yang berisi tambahan reward, event, dan bahkan fitur yang memungkinkan pemain menjual mobilnya ketika sudah jarang digunakan. Beberapa update tersebut akan tersedia di awal bulan April, sementara update lainnya belum memiliki tanggal pasti.

Dengan berbagai update tersebut, diharapkan gamer dapat kembali menikmati game ini tanpa harus melakukan grinding yang melelahkan. Karena grinding melelahkan itulah yang sebelumnya membuat para pemain memberikan rating buruk untuk Gran Turismo 7 di Metacritics. Yang terbaru, Gran Turismo 7 hanya mendapatkan skor 1.7, yang membuat skornya jauh lebih rendah dibandingkan NBA 10 The Inside yang mendapat 3.0 dan Cool Boarders 2001 yang mendapat 3.3. Kita tunggu aja ya Geeks, apakah update yang diberikan nanti akan membuat angka reviewnya naik atau tidak.

Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.