Tahun lalu, Warner Bros Games merilis trailer yang memperlihatkan masifnya game terbaru mereka, Hogwarts Legacy. Game yang masih dalam tahap pengerjaan ini sepertinya akan menjadi game third person, dan mengambil latar waktu di tahun 1800-an, jauh sebelum Harry Potter muncul. Sesuai dengan namanya, Hogwarts Legacy akan mengambil latar tempat utama di sekolah sihir Hogwarts.

Pemain nantinya akan memainkan seorang karakter baru yang masih belum diketahui namanya. Kabarnya, karakter baru tersebut dibuat khusus untuk game ini. Itu berarti, karakternya belum pernah muncul di film ataupun novel Harry Potter. Walaupun gamenya sudah dikembangkan selama beberapa tahun, tetapi pihak Warner Bros Games selaku publisher dan Avalanche Software masih belum memberikan informasi detail terkait gamenya. Tetapi mudah-mudahan saja menjelang perilisannya, mereka akan merilis banyak informasi.

Setelah sempat dikabarkan akan ditunda perilisannya ke tahun 2023, Warner Bros Brazil akhirnya mengkonfirmasi bahwa Hogwarts Legacy akan dirilis tahun ini. Dalam daftar yang Warner Bros Brazil bagikan, terdapat nama-nama game yang akan mereka dirilis tahun ini. Selain Hogwarts Legacy, ada beberapa judul lain seperti Gotham Knights, Suicide Squad: Kill the Justice League, MultiVersus dan LEGO Star Wars: The Skywalker Saga.

Hogwarts Legacy sendiri sudah mengalami beberapa kali penundaan perilisan. Awalnya Hogwarts Legacy akan dirilis pada tahun 2021. Tetapi kemudian Warner Bros Games memutuskan untuk menunda perilisannya ke tahun 2022. Kabarnya, ada beberapa masalah yang terjadi saat pengembangan gamenya. Tetapi tidak disebutkan masalah apa yang dimaksud.

Di awal pengembangannya, Hogwarts Legacy memang sempat menuai kontroversi. Ketika itu, penulis novel Harry Potter, J.K Rowling, sempat menyuarakan komentar tentang transgender di akun Twitternya. Pendapat tersebut membuat orang-orang marah besar. Bahkan kemarahan tersebut juga berdampak langsung terhadap Avalanche Software yang mengerjakan game Hogwarts Legacy. Avalanche Software kemudian menyebut bahwa mereka membuat Hogwarts Legacy untuk semua kalangan, seolah melawan komentar J.K. Rowling.

Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.