Beberapa waktu lalu, nama besar Activision Blizzard tercoreng setelah adanya kasus pelecehan seksual yang menimpa para karyawan wanita. Bahkan CEO Activision Blizzard, Bobby Kotick, dilaporkan terlibat dalam kasus tersebut. Kotick kabarnya mengetahui kasus pelecehan seksual diperusahaannya, tetapi Kotick seolah tidak peduli dan malah menghalangi aksi protes terhadap para pelaku. Parahnya nih Geeks, setelah kasus ini menyebar luas, dewan direksi Activision tetap mendukung kepemimpinan Kotick di Activision.

Baru-baru ini terungkap bahwa 80 persen karyawan Activision Blizzard adalah pria, sehingga para karyawan wanita yang menjadi korban memilih bungkam. Ada beberapa pelecehan dan diskriminasi yang dilaporkan Department of Fair Employment and Housing (DFEH), seperti membiarkan lelucon pemerkosaan, berkomentar kasar, hingga melakukan pelecehan fisik. Karyawan wanita yang melaporkan pelecehan tersebut juga kabarnya diberhentikan dengan paksa.

Ditengah besarnya kasus yang dihadapi Activision Blizzard, ternyata Microsoft tertarik mengakuisisi perusahan tersebut. Microsoft sendiri sudah mengungkapkan bahwa mereka akan mengakuisisi Activision Blizzard senilai $68,7 miliar atau sekitar Rp 986,46 triliun. Itu menjadi akuisisi terbesar yang pernah dilakukan dalam sejarah. Proses akuisisi tersebut diharapkan selesai di tahun 2023 mendatang. Setelah akuisisi tersebut selesai, maka Microsoft akan memiliki deretan franchise besar seperti Overwatch, Warcraft, Diablo, Candy Crush, dan masih banyak lagi.

CEO Microsoft, Satya Nadella, mengungkapkan bahwa Microsoft tengah melakukan investasi besar-besaran untuk memperbanyak konten dan komunitas, dan juga untuk memberikan era baru yang menjadikan pemain dan kreator sebagai hal yang utama, dan menjadikan game aman, inklusif, dan dapat diakses semua orang.

Tapi yang menarik di sini adalah keputusan untuk tetap mempertahankan Bobby Kotick. Kotick akan terus menjabat sebagai CEO Activision Blizzard. Dia dan timnya akan mempertahankan fokus mereka untuk memajukan perusahaan tersebut. Tapi Geeks, bisa jadi, Kotick hanya akan menjadi CEO Activision selama masa transisi berlangsung, dan setelah Activision Blizzard resmi menjadi sepenuhnya milik Microsoft, Microsoft sepertinya memiliki rencana lain untuknya. Kita tunggu aja ya Geeks, apa yang akan terjadi pada Activision Blizzard dan Bobby Kotick selanjutnya.

Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.