Setelah penantian yang cukup panjang dari film The Suicide Squad (2021), akhirnya karakter nyeleneh Peacemaker (John Cena) kembali dengan serial solonya yang baru saja menayangkan tiga episode perdananya sekaligus. Selain memperlihatkan Peacemaker yang bergabung dengan tim ARGUS (Advanced Research Group Uniting Super-Humans), serialnya juga mengungkap siapa ayah Peacemaker, yaitu Augie Smith (Robert Patrick) yang terinspirasi dari villain DC Comics bernama White Dragon yang terkenal rasis.

Selain itu, serialnya juga mengisyaratkan bahwa villain utama di sepanjang serial nanti berhubungan dengan misi ARGUS yang disebut “Project Butterfly”. Di episode 1, Peacemaker diperlihatkan sempat bertemu dengan Butterfly saat dia tidur dengan seorang wanita perkasa yang tiba-tiba menyerangnya. Kemudian di episode 3, Peacemaker dan tim ARGUS harus mendapatkan misi untuk membunuh seorang anggota dewan Amerika yang ternyata adalah seorang Butterfly. Jika mereka bukan seorang individu, lantas siapa Butterfly ini, dan seberapa berbahaya mereka? Mari kita bahas, Geeks.

Bukan dari DC Comics?

Meskipun karakter Christopher Smith alias Peacemaker diadaptasi dari karkater DC Comics, begitu juga ayahnya yang terinspirasi supervillain rasis bernama White Dragon, ternyata Butterfly sama sekali belum pernah diceritakan di DC Comics maupun media DC lainnya. Di DC Comics memang ada beberapa karakter yang menggunakan nama “Butterfly”, seperti superhero Kahina Eskandari alias Iron Butterfly dan supervillain Madame Butterfly, tetapi mereka tampaknya tidak ada hubungannya dengan Butterfly yang muncul di serial Peacemaker.

Ada juga spekulasi lain yang menyebutkan bahwa mungkin Butterfly ini adalah supervillain alien dari DC Comics yang bernama Insect Queen. Namun, kekuatan dan wujud yang diperlihatkan di serialnya sama sekali bukan karakter yang dimaksud, begitu juga dengan penjahat Batman bernama Killer Moth yang tampaknya tidak akan sekuat supervillain Butterfly di serial Peacemaker. Untuk saat ini cukup aman jika disimpulkan bahwa Butterfly di serial Peacemaker adalah murni ciptaan James Gunn untuk membuat petualangan Peacemaker lebih menegangkan sekaligus terasa orisinal.

Butterfly Sangat Mematikan

Sejauh ini informasi yang bisa disimpulkan terkait Butterfly di serial Peacemaker adalah apa yang sudah terungkap di tiga episode perdananya. Setelah sempat muncul di episode 1, Butterfly muncul lebih jelas di episode 3 ketika Peacemaker dan Harcourt sedang mengawasi rumah target mereka, yaitu seorang anggota dewan Amerika bernama Royland Goff. Terungkap fakta menjijikan bahwa satu keluarga di rumah tersebut adalah para Butterfly yang sedang memakan cairan aneh dengan mulut kupu-kupu yang keluar dari mulut manusia mereka.

Saat Peacemaker menembak Goff tepat di kepala dan seakan membunuhnya, ternyata dari dalam kepalnya keluar kupu-kupu besar yang memiliki sayap berwarna-warni. Makhluk misterius tersebut tampak melarikan diri tanpa terluka sedikit pun. Kemungkinan besar, Butterfly adalah serangga kupu-kupu misterius yang digambarkan sebagai parasit yang mengambil alih tubuh inangnya. Masih belum diketahui dari mana asal Butterfly dan apa tujuan mereka. Jika mengacu pada adegan credit scene episode 1, mungkin cara tumbuh Butterfly sama seperti tungau yang hidup dan bertelur di kulit manusia.

Dari segi kekuatan, sebenarnya Butterfly relatif lemah jika berada di luar tubuh manusia. Namun, ketika mereka berada di dalam tubuh manusia, para Butterfly justru bisa memaksa inangnya untuk menembus batasan fisik, dari mulai kekuatan super sampai daya tahan tubuh yang tidak merasakan sakit sama sekali. Efek sampingnya, karena pada dasarnya inang Butterfly adalah manusia biasa, maka fisiologi bisa tetap hancur jika menerima serangan fatal atau saat fisik mereka terlalu dipaksakan.

Kemudian jika mengacu pada villain di film The Suicide Squad, yaitu Starro, ada kemungkinan Butterfly juga sama-sama dari luar angkasa seperti Starro. Dan tujuan mereka menjadikan “orang-orang penting” sebagai inangnya adalah karena mungkin mereka ingin menguasai dunia secara perlahan-lahan. Cara tersebut akan lebih efektif dari cara Starro yang mengontrol pikiran manusia dengan parasit bintang di wajah. Cara Butterfly yang “bersembunyi” di dalam tubuh inangnya, tidak akan mudah disadari oleh manusia lainnya.

Itulah penjelasan siapa Butterfly di serial Peacemaker dan seberapa berbahaya mereka. Sejauh yang sudah terungkap, memang Butterfly adalah ancaman yang cukup serius, dan bisa saja berskala global karena tidak diketahui apakah Butterfly telah menguasai tubuh lain yang jauh lebih mempunyai pengaruh terhadap dunia, misalnya Presiden Amerika. Dan apabila para Butterfly ini mempunyai sosok pemimpin atau dalang yang mengendalikannya, sepertinya akan menarik melihat bagaimana Peacemaker dan tim ARGUS menghadapinya nanti. Kita lihat saja kelanjutannya di episode-episode Peacemaker berikutnya ya, Geeks.