Refuge

Pada satu titik di DC Comics, Justice League pernah diceritakan terpecah belah karena kematian Ice di tangan villain Overmaster. Kejadian tersebut membuat tim super terpecah menjadi tiga bagian, yaitu Justice League of America, Extreme Justice, dan Justice League Task Force. Dan setelah perpecahan tersebut, tim utama Justice League of America diceritakan menggunakan kapsul dari pesawat Overmaster, yang sempat mereka gunakan untuk kabur, sebagai markas baru mereka. Selama bertahun-tahun, JLA menetap di markas tersebut dan berhasil menyelesaikan beberapa misi penting, termasuk misi pada saat mengalahkan para White Martian yang menyamar sebagai superhero.

Watchtower

Setelah markas Satellite diceritakan hancur oleh ledakan Red Tornado yang dikendalikan Anti-Monitor, pada akhirnya Justice League yang berhasil bangkit mulai membuat markas baru yang letaknya sama-sama di ruang angkasa, yaitu Watchtower. Letaknya yang dekat dengan Bulan dan menghadap langsung ke Bumi, menjadikan Watchtower menjadi markas paling ideal bagi para Justice League selama bertahun-tahun. Dari segi teknologi, Watchtower adalah markas tercanggih yang sinyalnya memungkinkan para Justice League bisa tetap berkomunikasi walaupun sedang berada di ujung galaksi.

Hall of Justice

Markas yang terakhir tidak lain adalah Hall of Justice yang paling disukai oleh banyak penggemar. Sejauh ini, Hall of Justice adalah satu-satunya markas Justice League yang bisa diakses oleh warga sipil, hal tersebut dilakukan karena para anggota Justice League percaya bahwa dukungan masyarakat akan sangat berarti bagi perjuangan mereka. Di dalamnya terdapat berbagai macam alat teleportasi yang menghubungkan Hall of Justice dengan markas-markas lainnya, termasuk Watchtower yang berada di ruang angkasa.

Itulah ketujuh markas resmi sekaligus terbaik yang pernah dimiliki oleh Justice League di DC Universe. Meskipun beberapa markas ini hancur ketika menghadapi para supervillain berbahaya, tetapi pada akhirnya Justice League tetap kembali bersatu dan memulai lembaran baru dengan membangun markas-markas yang jauh lebih canggih dan lebih hebat dari sebelumnya. Dan ketujuh markas ini juga membuktikan bahwa pada dasarnya superhero di Justice League juga membutuhkan suatu tempat yang bisa mereka sebut “rumah”.