Spider-Man adalah salah satu karakter paling populer di Marvel Universe. Bisa dibilang, sejauh ini Spider-Man adalah karakter yang mempunyai paling banyak basis penggemar di seluruh dunia. Berbagai kisahnya yang dihadirkan oleh Marvel pasti dibaca dan diperhatikan setial detailnya, bahkan untuk kisah tentang kejadian tragis yang dialami oleh Spider-Man. Dan ternyata, meskipun Spider-Man adalah karakter Marvel yang terkenal periang, dia mempunyai beberapa kisah kelam yang pernah menimpa hidupnya, lima diantaranya adalah yang paling tragis. Berikut 5 kejadian paling tragis Spider-Man!

Android Menyamar Menjadi Orang Tuanya

Seperti yang kita tahu, sejak kecil Peter Parker alias Spider-Man adalah seorang anak yatim piatu yang diasuh oleh paman Ben dan bibi May. Namun, dalam salah satu kisah di Marvel Universe, diceritakan bahwa orang tua Peter muncul kembali secara tiba-tiba dalam keadaan sehat. Setelah mengaku bahwa mereka menghilang karena telah dipenjara selama 30 tahun, pada akhirnya Peter mencoba menerima kembali kedua orang tuanya dan bahkan mengungkap identitasnya sebagai Spider-Man. Mirisnya, ternyata kedua orang tuanya tersebut adalah sepasang android yang diperintahkan oleh villain Chameleon.

Harry Osborn Mati di Pangkuannya

Dalam sejarahnya di Marvel Universe, ada banyak karakter yang diceritakan sebagai sahabat Peter Parker alias Spider-Man. Namun, di antara semuanya, Harry Osborn adalah yang paling dikenal oleh Peter. Hubungan persahabatan mereka berdua sering diceritakan naik turun, hal tersebut karena Harry adalah anak Norman Osborn alias supervillain Green Goblin. Bahkan dalam beberapa kisah, yang menjadi Green Goblin adalah Harry sendiri. Oleh karena itu, sering sekali pada akhirnya Harry diperlihatkan bertarung dengan Spider-Man dan tewas dipangkuannya, meninggalkan Spider-Man yang dipenuhi oleh kesedihan.

Dikubur Selama Berminggu-minggu

Dari sekian banyak musuh tangguh yang pernah dihadapi oleh Spider-Man, Kraven the Hunter adalah salah satu villain yang diperlihatkan berhasil membunuh Spider-Man. Di kisah “Kraven’s Last Hunt”, setelah melakukan beberapa kali percobaan, akhirnya Kraven berhasil memancing Spider-Man dan menguburnya hidup-hidup. Mengira bahwa Spider-Man telah mati, Kraven mengambil alih identitasnya selama dua minggu, sebelum akhirnya Spider-Man kembali bangkit dari kubur dengan tangannya sendiri. Mirisnya, saat Spider-Man sudah berhasil keluar, ternyata Kraven telah tewas bunuh diri.

Disiksa oleh Green Goblin

Norman Osborn alias Green Goblin adalah salah satu villain paling berbahaya yang pernah dihadapi oleh Spider-Man, bahkan banyak pengemar yang menganggap bahwa Green Goblin adalah musuh bebuyutan Spider-Man. Dalam salah satu pertemuan mereka pada tahun 90-an, pernah diceritakan bahwa Green Goblin menculik Spider-Man dan menyiksanya agar mau menjadi penerusnya. Terluka secara fisik dan batin, Spider-Man hampir saja menjadi Green Goblin berikutnya. Syukurnya, pada detik-detik terakhir, Spider-Man berusaha bangkit dan berhasil mengalahkan Green Goblin.

Aktris Menjadi Bibi May Selama Bertahun-tahun

Jika berbicara tentang orang paling berjasa di kehidupan Peter Parker alias Spider-Man, bibi May adalah orang yang layak mendapatkan pujian tersebut. Setelah paman Ben meninggal, bibi May mengasuh Peter sampai akhirnya dia menjadi Spider-Man. Pada tahun 90-an, saat kisah Clone Saga populer, bibi May diceritakan sakit dan meninggal dunia karena penyakitnya. Peter yang mengetahui hal tersebut langsung menangis sejadi-jadinya, sebelum akhirnya terungkap bahwa bibi May yang mati adalah seorang aktris yang telah menyamar sebagai May selama bertahun-tahun. Bibi May yang asli sebenarnya ditawan oleh Norman Osborn, sampai akhirnya Spider-Man menyelamatkannya.

Itulah lima kejadian kelam sekaligus tragis yang menimpa Spider-Man. Kelima kisah paling tragis inimembuktikan bahwa di balik karakter Spider-Man yang periang, ternyata dia pernah mengalami beberapa kejadian yang sepertinya belum pernah dialami oleh orang lain, seperti dikubur hidup-hidup, bibi dan kedua orang tuanya adalah orang lain, dan sebagainya. Dengan berbagai kejadian tragis tersebut, pada akhirnya Spider-Man tumbuh makin kuat sebagai superhero tangguh, baik fisiknya dan juga hatinya.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.