Angkatan laut merupakan salah satu pihak yang banyak dibenci oleh para orang-orang di dunia One Piece. Para angkatan laut memang bertugas untuk melindungi masyarakat yang tidak bersalah dari berbagai ancaman yang ada, seperti para bajak laut. Namun, meskipun begitu terkadang sifat arogan mereka membuat masyarakat justri tidak berempati kepada mereka.

Selain sifat yang arogan dan sewenang-wenang, terkadang doktrin yang mereka anut pun membuat hidup dari masyarakat menderita. Doktrin yang dimaksud adalah Absolute Justice atau keadilan absolut. Doktrin ini menjadi salah satu biang keladi mengapa angkatan laut begitu dibenci banyak orang. Mereka dianggap tidak berperikemanusiaan. Lalu, apa sebenarnya keadilan absolut tersebut?

Apa Itu Keadilan Absolut?

Secara singkatnya, keadilan absolut merupakan sebuah doktrin yang berarti siapa pun yang melakukan kejahatan atau melangggar peraturan akan dihukum atau mendapatkan ganjarannya. Tidak peduli situasi yang sedang terjadi saat itu. Banyak pasukan angkatan laut yang mengikuti doktrin tersebut, dan akhirnya membuat mereka berpikir bahwa merekalah satu-satunya kekuatan besar dan hebat yang ada di dunia.

Tidak ada sisi abu-abu dalam diri mereka. Penganut doktrin ini beranggapan bahwa bajak laut – atau siapa pun yang membantu mereka – serta semua orang yang melanggar peraturan, dan juga orang-orang yang dianggap bisa memberikan ancaman, harus dimusnahkan tanpa ampun. Salah satu sosok yang menganut doktrin ini di angkatan laut adalah Sakazuki.

Bukti dari bagaimana Sakazuki mengaplikasikan doktrin ini adalah ketika dia menghancurkan seluruh Ohara, yang dianggap ancaman besar bagi Pemerintah Dunia karena berusaha mengungkapkan apa yang terjadi pada masa lalu dengan membaca Poneglyph. Pemerintah Dunia sendiri membuat larangan siapa pun untuk membaca dan mempelajari Poneglyph, serta mengetahui sejarah tentang masa lalu.

Bukan hanya menghancurkan seluruh Ohara, Sakazuki juga menghabisi seluruh penumpang kapal yang mencoba kabur dari kejadian tersebut. Padahal, mereka tidak tahu menahu mengenai Poneglyph dan semacamnya. Hal inilah yang membuat Kuzan terkejut dengan sikap yang dilakukan oleh Sakazuki. Dia juga terkejut bagaimana Sakazuki tega melakukan hal tersebut.

Apakah Doktrin Ini Salah?

Sebenarnya, jika dilihat sekilas tidak ada yang salah dari doktrin tersebut. Sudah sewajarnya mereka yang melanggar aturan dan mengancam kehidupan orang banyak mendapatkan hukuman. Yang jadi masalah dalam hal ini adalah bagaimana kemudian orang-orang yang menganut doktrin keadilan absolut terlalu tegas dalam menjalankan doktrin ini, tanpa melihat situasi yang terjadi dan juga berbagai hal lainnya.

Mereka tidak peduli akan hal tersebut, dan seolah dibutakan oleh doktrin tersebut. Karena itulah banyak nyawa yang tidak bersalah yang menjadi korban dari doktrin ini. Ironisnya, para petinggi di Pemerintah Dunia nampaknya tidak melakukan apa pun untuk menghentikan atau meluruskan mengenai doktrin keadilan absolut. Selama kekuasaan mereka aman, sepertinya mereka tidak terlalu peduli dan ikut campur dalam hal tersebut.

Dengan tidak adanya pengawasan terhadap sistem yang ada, tidak heran jika doktrin keadilan absolut menyebar luas di angkatan laut dan mereka salah mengartikan doktrin ini. Bagaimana Sakazuki menghabisi seluruh nyawa penduduk Ohara dengan mengatasnamakan keadilan absolut, sepertinya menjadi bukti bahwa Sakazuki “menyalahgunakan” doktrin ini. Sakazuki mungkin memang adalah sosok yang jahat dan senang menghabisi nyawa orang lain, dan dia selalu berlindung di balik doktrin tersebut.

Jadi, kesimpulannya adalah keadilan absolut merupakan sebuah doktrin di mana sebenarnya hal ini merupakan sesuatu yang wajar untuk diterapkan. Bagaimana kemudian orang-orang di dalamnya mengaplikasikan doktrin ini yang kemudian menjadi masalah. Mereka cenderung menyalahgunakan doktrin tersebut untuk melakukan berbagai tindakan kejahatan, sehingga banyak orang yang berpikir bahwa doktrin ini adalah sesuatu yang salah.

Sebenarnya ada juga sosok yang mengadaptasi doktrin ini, tetapi tidak seekstrem Sakazuki. Contohnya adalah Sengoku. Dia tetap berpegang teguh bahwa keadilan atau pun kesalahan harus dihukum. Namun, dia juga melihat situasi dan kondisi. Dalam perang Marineford, wajar jika kemudian dia berniat mengeksekusi Ace, yang dianggap sebagai ancaman. Namun, dia juga melihat situasi di mana banyak angkatan laut terluka di akhir pertempuran.

Sehingga dia pun memutuskan untuk menghentikan pertempuran – meskipun Luffy juga berhasil kabur. Dia tidak peduli terhadap Luffy, karena itu bukan tujuan awalnya. Berbeda dengan Sakazuki yang terus memaksa angkatan laut untuk berperang, sampai tidak ada lagi yang tersisa. Sehingga, bukan doktrinnya yang salah melainkan orang yang mengaplikasikannya.