Star Wars adalah waralaba multi-media yang menceritakan sebuah semesta galaksi yang sangat luas. Sudah lebih dari 50 tahun, kisah Star Wars makin berkembang dengan film, serial, novel, komik, game, dan media lainnya. Banyak sekali karakter menarik yang diperkenalkan di Star Wars, salah satu yang paling disukai oleh penggemar adalah bounty hunter. Dari sekian banyak bounty hunter yang pernah diceritakan, lima di antaranya dianggap sebagai bounty hunter paling kuat dan paling terkenal di semesta Star Wars. Siapa saja mereka? Simak daftarnya di bawah ini, Geeks.

Boba Fett

Saat umurnya masih muda, Boba Fett mulai berkeliling galaksi sebagai seorang bounty hunter, meneruskan warisan ayahnya yang juga seorang bounty hunter, yaitu Jango Fett. Menjadi salah satu pemimpin kelompok bounty hunter paling berpengaruh, nama Boba Fett kemudian makin dikenal di seluruh galaksi. Salah satu bukti kekuatan Boba Fett adalah ketika dirinya berhasil keluar dari mulut monster Sarlacc. Dan setelah menemukan kembali armornya, di serial The Book of Boba Fett, dia memutuskan untuk mengklaim posisi sebagai pemimpin baru kerajaan underworld di Tatooine, menggantikan Jabba the Hutt.

Bossk

Bossk adalah seorang bounty hunter Tradoshan yang aktif saat era Clone War dan Galatic Civil War. Sebagai Bounty Hunter yang cukup aktif pada masanya, Bossk sempat menjadi mentor Boba Fett muda, mengajarinya cara hidup sebagai seorang bounty hunter, itulah mengapa ketika dewasa Boba Fett menjadi bounty hunter yang tangguh karena dia belajar dari guru yang tepat. Selama bertahun-tahun Bossk mempertahankan posisinya sebagai bounty hunter yang paling banyak memburu target paling sulit di semesta Star Wars, khususnya yang berhubungan dengan ras wookie yang sangat dibenci ras Tradoshan.

Din Djarin

Sebagai anak yang dibesarkan oleh suku Mandalorian konservatif, Din Djarin tumbuh sebagai sosok yang memegang teguh nilai-nilai dan budaya mandalorian, salah satunya adalah dengan tidak menunjukkan wajahnya pada orang lain. Setelah berhasil mendapatkan armor beskarnya sendiri, dan membawa Grogu sebagai buruannya, nama Din Djarin makin dikenal oleh para orang penting di underworld dan Imperial. Setelah hubungannya dengan Grogu makin tumbuh, pada akhirnya Din memutuskan untuk menyelamatkan Grogu dan berkeliling galaksi untuk mencari Jedi yang bisa melatihnya, yang pada akhirnya membuat Din sendiri makin dikenal di galaksi.

IG

Saat manusia dianggap tidak terlalu menguntungkan untuk dijadikan pasukan galaksi, droid adalah pengganti alternatif yang cukup efektif. Dan di antara sekian banyak droid, seri IG Assassin adalah droid paling berbahaya yang pernah diproduksi. Beberapa dari mereka bahkan menjadi bounty hunter paling ditakuti di galaksi. Yang membuat bounty hunter IG mematikan adalah karena tubuh mereka dilengkapi dengan berbagai senjata. Selain itu karena tubuhnya yang terbuat dari baja, IG sangat sulit untuk dikalahkan. Otak komputernya juga memungkinkan IG untuk tidak pernah meleset ketika menembak targetnya.

Jango Fett

Bisa dibilang Jango Fett adalah bounty hunter paling terkenal sekaligus paling berbahaya sepanjang masa, bahkan jauh sebelum era Din Djarin. Sama seperti Mandalorian pada umumnya, Janggo Fett menggunakan armor beskar yang tidak bisa ditembus oleh lightsaber. Dengan pesawat ikoniknya, Slave 1, Jango lebih memilih mencari bounty termahal sekaligus, daripada memburu bounty kelas teri. Oleh karena itu pada era Clone War, keberanian Jango dijadikan contoh bagi para pasukan klon milik Republic. Sebagai gantinya dia mendapatkan klonnya sendiri yaitu Boba Fett yang dia anggap sebagai anak sendiri.

Itulah 5 bounty hunter paling kuat sekaligus berbahaya di semesta Star Wars. Hampir semua target yang mereka buru tidak pernah bisa melarikan diri, karena pilihannya selain ditangkap hidup-hidup, kelima bounty hunter ini tidak ragu-ragu untuk membunuh targetnya yang melawan ketika akan ditangkap. Meskipun IG, Jango, dan Bossk sudah tidak aktif lagi karena mereka sudah mati, masih ada Boba Fett dan Din Djarin yang namanya makin populer dan siap beraksi kapan saja pada masa depan Star Wars.