Spider-Man adalah karakter Marvel paling populer, setidaknya sampai saat ini. Hal tersebut karena kemunculan pertama Peter Parker pada tahun 70-an cukup mengejutkan sekaligus menarik. Hadir sebagai superhero remaja di antara banyaknya superhero dewasa, Peter membuktikan bahwa dirinya adalah superhero kuat. Terlepas dari betapa terkenalnya Peter Parker, dalam kisah Clone Saga pernah diceritakan muncul kloning Spider-Man lain yang tidak kalah menariknya. Beberapa di antaranya bahkan dianggap lebih kuat dari yang lain, siapa saja mereka? Berikut 5 kloning Spider-Man paling kuat di Marvel Universe.

Ben Reilly

Sebagai klon utama yang diperkenalkan di Clone Saga, Ben Reilly adalah kloning paling identik dengan Peter Parker, tidak hanya kemampuannya saja tetapi juga wajahnya. Sejauh ini, Ben adalah salah satu klon Peter yang paling stabil dan juga terkenal di antara yang lain. Setelah sempat menjadi Scarlet Spider dan pergi meminggalkan Kota New York, pada akhirnya dia kembali menjadi Spider-Man di kisah Spider-Verse saat melawan Inheritors. Dan baru-baru ini, dia diceritakan menggantikan Peter Parker yang terluka di Marvel Comics, muncul sebagai Spider-Man baru dari perusahaan misterius Beyond Corporation.

Kaine Parker

Dari semua kloning yang ada, sebenarnya Kaine adalah kloning Peter paling pertama, lebih dahulu dari Ben Reilly. Namun, karena mental dan pikirannya yang tidak stabil, dia muncul sebagai ekperimen kloning yang gagal. Selain itu, wajahnya juga terlihat hancur setengah, membuatnya tidak ada yang menyangka bahwa dirinya adalah kloning Peter. Dalam sejarahnyanya yang panjang dan tragis, pada akhirnya dia menemukan jati diri barunya sebagai Scarlet Spider baru yang mempunyai kekuatan lebih hebat dari Peter dan Ben, yaitu kemampuan yang memungkinkan dia berubah menjadi monster tarantula raksasa.

Jessica Drew

Jessica Drew adalah klon Peter versi wanita yang dianggap paling stabil, bahkan jauh lebih stabil dari Ben. Di semesta ultimate, Jessica adalah Spider-Woman yang diciptakan khusus untuk bekerja dengan CIA sekaligus menggantikan Peter Parker yang diceritakan meninggal. Sebenarnya, dia mempuyai semua ingatan Peter Parker, tetapi setelah Jessica sadar bahwa dirinya adalah klon, dia memutuskan untuk menjadi dirinya sendiri dan hidup sebagai Jessica Drew. Yang membedakannya dengan Peter Parker asli, Jessica mempunyai kemampuan untuk mengeluarkan suatu hormon yang bisa menarik perhatian lawan jenis.

Shift

Berbeda dari tiga kloning sebelumnya, Shift adalah kloning Miles Morales yang baru saja mendapatkan Clone Saga versinya sendiri pada tahun 2021 ini. Berberda dari klon Peter yang mempunyai kebebasan untuk hidup dengan caranya sendiri, klon Miles mempunyai umur yang pendek karena diciptakan khusus sebagai senjata biologis. Bisa dibilang Shift adalah klon Miles yang gagal, hal tersebut terlihat dari anatomi tubuhnya yang tidak stabil. Namun, berkat anatomi tubuhnya tersebut, dia juga mampu mengubah bentuk tubuhnya, seperti menciptakan banyak tangan tambahan yang sangat berguna ketika bertarung.

Selim

Sama seperti Shift, Selim (nama Miles dibalik) adalah kloning Miles sekaligus mengklaim dirinya sebagai kakak Shift. Dari segi tampilan dan kekuatan, Selim adalah yang paling identik dengan Miles Morales, termasuk kekuatan venom blast yang memungkinkan tubuhnya mengeluarkan sengatan listrik. Tidak seperti Shift yang berakhir menjadi sahabat Miles, Selim justru menjadi villain sampai akhir hidupnya. Mengetahui saudaranya bersekutu dengan Miles, Selim bunuh diri dengan mengeluarkan ledakan Venom Blast raksasa, membunuh kloning lain bernama Mindspinner dalam prosesnya.

Itulah 5 kloning Spider-Man paling kuat dalam sejarah Marvel Universe. Baik klon Peter maupun klon Miles, kelima kloning ini membuktikan bahwa dari segi kekuatan mereka bisa saja lebih unggul dari versi aslinya. Dan karena mereka kloning, kelemahan dari kelima karakter ini adalah krisis identitas yang membuat mereka tidak yakin apakah mereka benar-benar hidup sebagai makhluk individu atau hanya sebagai bayangan. Syukurnya, beberapa dari 5 kloning ini berhasil menemukan caranya sendiri sebagai karakter mandiri yang mempunyai kisah menariknya sendiri.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.