Beberapa hari lalu, Netflix baru saja merilis serial andalannya The Witcher Season 2 yang melanjutkan kisah Geralt of Rivia, Yennefer of Vengerberg, dan Cirilla of Cintra. Season 2 memperlihatkan bagaimana Geralt berusaha melindungi Ciri sekaligus mencari tahu apa yang terjadi di Cintra dan bagaimana Ciri bisa lolos dari kejaran pasukan Nilfgaardian yang terkenal brutal. Di akhir serial, Ciri yang berlatih di Kaer Morhen akhirnya menyadari bahwa dalam dirinya mengalir Elder Blood, darah yang hanya dimiliki oleh keturunan elf khusus yang mempunyai kemampuan sihir Chaos sangat dahsyat.

Elder Blood sendiri konon hanya diwarisi oleh garis keturunan wanita, yang artinya selama ini Elder Blood telah mengalir dari nenek Ciri, Ratu Calanthe of Cintra, tetapi dalam keadaan tidak aktif. Season 2 mengungkap juga bahwa Elder Blood sudah ada dari nenek buyut Ciri yang merupakan seorang Witcher, sampai akhirnya aktif di ibunya, yaitu Putri Pavetta, seperti yang terlihat di Season 1 ketika Pavetta mengamuk dan membuat semua yang berada di kerajaan Cintra panik. Dan Ciri adalah perwujudan dari ramalan yang selama ini digaungkan tentang keturunan terpilih dari penyihir elf Lara Dorren.

Selain fakta tentang Ciri adalah seorang Elder Blood yang mendapatkannya dari Putri Pavetta, The Witcher Season 2 juga mengungkap bahwa ayah Ciri, Duny yang digambarkan sebagai manusia landak di Season 1, ternyata masih hidup. Yang paling mengejutkan adalah bahwa sekarang Duny adalah seorang manusia dan merupakan raja dari kekakaisaran Nilfgaardian bernama Emhyr var Emreis. Lantas, jika ayah Ciri masih hidup, padahal Ciri menganggap kedua orangnya telah mati sejak dia masih kecil, apakah artinya Pavetta masih hidup? Simak pembahasannya di bawah ini, Geeks.

Nasib Mengenaskan Pavetta di Novelnya

Serial The Witcher yang tayang di Netflix adalah tayangan yang diadaptasi dari novel populer berjudul sama karya Andrzej Sapkowski. Dan pengungkapan Duny alias Emyhr di The Witcher Season 2 sudah sangat jelas bahwa ceritanya mengambil dari novel aslinya. Dan di novelnya, Pavetta diceritakan memang sudah meninggal sejak Ciri masih bayi. Diceritakan bahwa sebagian besar masyarakat Cintra menyakini bahwa Pavetta dan Duny tewas tenggelam saat penyihir Vilgefortz menyerang kapal yang mereka tumpangi.

Namun, pada kenyataannya Vilgefortz telah bersekongkol dengan Duny untuk membawa Pavetta dan Ciri ke Nilfgaard. Pavetta yang mengetahui rencana Duny, kemudian meninggalkan Ciri bersama neneknya sebelum kapal mereka berayar. Duny yang terlambat mengetahuinya, kemudian berdebat dengan Pavetta, dalam prosesnya Pavetta jatuh ke laut secara tidak sengaja dan meninggal karena tenggelam. Duny yang menyesal tidak bisa melakukan apa-apa, sehingga Vilgefortz tetap melanjutkan rencananya dengan membawa Duny ke Nilfgaard. Itulah mengapa sosok Duny menjadi Raja Emyhr yang terkenal dipenuhi kemarahan dan tidak mengenal ampun.

Nasib Pavetta di Ending Serial The Witcher

Jika arah serialnya sama seperti di novelnya, berarti bisa disimpulkan bahwa nasib Pavetta di serial The Witcher memang sudah mati sejak Ciri masih bayi. Di Season 2 Episode terakhir, saat Ciri terjebak dalam dimensi ilusi Deathless Mother, diceritakan bahwa Ciri melihat semua keluarganya “utuh”, termasuk Ratu Calanthe, ibunya Pavetta, dan ayahnya yang dalam wujud Emyhr. Namun, saat Geralt dan Yennefer berusaha menyadarakan Ciri, ilusi tersebut mulai memudar dengan memperlihatkan anggota keluarganya menjadi debu, kecuali sosok Emyhr.

Adegan tersebut sepertinya mengisyaratkan bahwa dari semua anggota keluarga Ciri, hanya Emyhr saja yang masih hidup, karena Pavetta juga berubah menjadi debu di detik-detik terakhir. Dan ketika Geralt bertanya mengapa Nilfgaard bisa mengetahui kekuatan Ciri lebih dahulu dari orang lain, ekspresi Ciri menyiratkan bahwa dia mencurigai bahwa ayahnya masih hidup dan mengambil andil besar mengapa Nilfgaard mengetahui betapa pentingnya Ciri. Motif dari Emyhr sendiri masih misteri, mengapa dia sangat menginginkan Ciri berada di sisinya, apakah karena sekadar dia anak kandungnya, atau ada agenda lain yang lebih besar dari itu?

Tentunya pertanyaan tersebut hanya akan terjawab pada masa depan serial, begitu juga dengan kisah bagaimana Emyhr bisa berpisah dari Ciri saat melakukan pelarian dari Cintra ke Nilfgaard. Jika kisah tersebut diceritakan di serial The Witcher selanjutnya, peran penyihir Vilgefortz juga akan terungkap, padahal selama ini para penyihir di Akademi Aretuza mempercayainya, termasuk Tissaia de Vries dan Yennefer of Vengerberg. Apakah itu artinya Vilgefortz juga telah mengetahui sejak lama bahwa Ciri adalah seorang Elder Blood dan bagaimana Pavetta tewas tenggelam.

Banyak sekali pertanyaannya yang mungkin akan terjawab di The Witcher Season 3 nanti. Itulah pembahasan nasib Pavetta di ending The Witcher Season 2. Meskipun Pavetta telah mati, bukan berarti dia tidak akan muncul di season-season berikutnya, karena seperti Lara Dorren yang muncul dalam mimpi Ciri ketika Triss membantunya, Pavetta juga bisa muncul dengan cara yang sama. Kita nantikan saja kelanjutan kisahnya di The Witcher Season 3.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.