Baru saja tayang perdana di saluran streaming Netflix, The Witcher Season 2 telah memperkenalkan banyak hal menarik dari semestanya yang disebut Continent. Selain para Witcher, ternyata banyak sekali kelompok yang “berbeda” dari manusia biasa, salah satunya adalah Penyihir. Di Continent, Penyihir adalah sosok yang dibenci sekaligus disegani karena kekuatan sihir Chaos mereka. Karena ketika mereka meminjam kekuatan dari Chaos, bisa dibilang hampir tidak ada yang bisa menghalanginya, termasuk Witcher.

Chaos sendiri pertama kali terungkap ketika The Witcher Season 1 memperlihatkan akademi sihir Aretuza, tempat Yennefer berlatih dan mengikuti ujian untuk menjadi penyihir hebat. Kemudian keganasan sihir Chaos sendiri diperlihatkan di The Witcher Season 1 Episode 8 yang berjudul “Much More”, diceritakan bahwa Yennefer mengakses Chaos untuk menarik sihir api yang sangat besar untuk menghanguskan ratusan pasukan Nilfgaardian. Apa sebenarnya sihir Chaos ini, dan sedahsyat apa kekuatannya? Simak pembahasannya di bawah ini, Geeks.

Sumber Kekuatan Para Penyihir

Pada dasarnya, sihir memainkan peran penting di semesta The Witcher. Bukan hanya manusia yang menyebut diri mereka penyihir saja yang bisa menggunakannya, banyak makhluk lain yang pandai menggunakan sihir, di antaranya adalah priest, elf, wild hunt, dan beberapa makhluk ajaib lainnya. Walaupun makhluk yang bisa menggunakan sihir sangat beragam, tetapi mereka semua mempunyai satu kesamaan, yaitu memanfaatkan Chaos sebagai sumber kekuatan sihirnya. Dan biasanya yang bisa mengakses Chaos ini memang terlahir spesial dengan kemampuan yang bisa menahan kekuatan besar.

Chaos, atau yang sering disebut juga sebagai Force, Power, atau primordial Chaos, adalah sumber kekuatan utama sihir yang sangat berbahaya dan destruktif. Jika kekuatan ini jatuh pada tangan yang salah, maka hanya kehancuran yang akan dibawa oleh orang tersebut. Itulah sebabnya banyak manusia normal yang membenci penyihir, karena tidak banyak orang yang bisa mengakses Chaos bisa menggunakannya untuk kebaikan. Beberapa penyihir bahkan menggambarkannya sebagai kutukan yang dapat merusak jiwa penggunanya.

Dalam beberapa kisah lain diceritakan juga bahwa makhluk yang bisa mengakses Chaos, akan sangat sensitif terhadap kekuatannya, beberapa di antaranya bahkan ada yang menjadi gila karena tidak mampu menguasainya. Oleh karena itu di Continent banyak tersebar akademi sihir untuk melatih penguasaan Chaos, salah satunya adalah Akademi Sihir Aretuza. Di akademi sihir, para calon penyihir yang sudah mencicipi kekuatan Chaos akan dilatih untuk menguasainya dan disumpah untuk selalu netral dalam menggunakan kekuatannya. Hal tersebut agar sihir Chaos tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Di novel pertama The Witcher yang berjudul Blood of Elves karya Andrzej Sapkowski, yang dirilis pada tahun 1994, diceritakan bahwa sihir yang bersumber pada Chaos ini biasanya dapat dikeluarkan dalam berbagai elemen dan fungsi. Umumnya sihir yang paling kuat dan paling mudah diakses adalah sihir Angin, Api, Tanah, dan Air, yang hanya bisa diakses di sebuah lokasi gaib yang disebut “Intersection”. Kemudian dari keempat elemen tersebut, sihir juga bisa dibagi lagi sesuai fungsinya, yang pertama adalah pengendalian elemen, dan yang kedua adalah membaca elemen.

Berbagai Sihir yang Bersumber pada Chaos

Dari Chaos, umumnya seseorang hanya bisa menguasai dan mengeluarkan salah satu sihir elemen saja, di antara Api, Air, Tanah, dan Angin. Namun, ada juga kasus langka di mana seseorang bisa mengusai lebih dari satu elemen melalui pelatihan yang sangat ekstrem. Bahkan beberap orang tersebut bahkan bisa menggabungkan dua elemen yang dapat menghasilkan elemen kelima, yaitu Ether. Karena dianggap terlalu sulit dan melanggar aturan Chaos, banyak akademi sihir yang menganggap menguasai lebih dari satu elemen adalah hal yang tabu dan harus dilarang.

Dari kelima elemen dasar tersebut kemudian sihir Chaos dapat dibagi lagi sesuai fungsinya. Yang pertama adalah fungsi energi kinesis yang memungkinkan penggunanya memanipulasi elemen, dan yang kedua adalah mancy yang memungkinkan penggunanya untuk berkomunikasi atau membaca elemen. Untuk lebih jelasnya, simak cabang kekuatan sihir Chaos di bawah ini:

  • Elemen Angin: Secara fungsi sihir angin dibagi menjadi dua. Yang pertama adalah Aerokinesis, di mana penggunanya menggunakan sihir ini untuk memanggil badai, meniadakan oksigen, dan sebagainya. Yang kedua adalah Aeromancy, di mana penggunanya bisa membaca gerakan angin untuk mengetahui keberadaan musuh, menyampaikan pesan pada penyihir lain, dan sebagainya.

  • Elemen Api: Secara fungsi sihir api dibagi menjadi dua. Yang pertama adalah Pyrokinesis, di mana penggunanya menggunakan sihir ini untuk mengeluarkan api dari tangannya, membakar benda dari kejauhan, dan sebagainya. Yang kedua adalah Pyromancy, di mana penggunanya bisa membaca api untuk meramal nasib seseorang, mengetahui masa depan, dan sebagainya.
  • Elemen Tanah: Secara fungsi sihir tanah dibagi menjadi dua. Yang pertama adalah Geokinesis, di mana penggunanya menggunakan sihir ini untuk menyebabkan gemba bumi, membelah batu, melemparkan tanah sebagai proyektil dan sebagainya. Yang kedua adalah Geomancy, di mana penggunanya bisa membaca gerakan tanah untuk mengetahui masa lalu dari suatu lokasi, dan sebagainya.

  • Elemen Air: Secara fungsi sihir air dibagi menjadi dua. Yang pertama adalah Hydrokinesis, di mana penggunanya menggunakan sihir ini untuk mengeluarkan air dari tangannya, membelah air, dan sebagainya. Yang kedua adalah Hydromancy, di mana penggunanya bisa membaca air untuk mengetahui arus hidup seseorang, mengetahui masa lalu dengan melihat air, dan sebagainya.
  • Elemen Ether (Pikiran): Secara fungsi sihir pikiran dibagi menjadi tiga. Yang pertama adalah Telekinesis atau Psikokinesis, di mana penggunanya menggunakan sihir ini untuk memindahkan objek dari jarak jauh, dan sebagainya. Yang kedua adalah Telempathy, di mana penggunanya bisa membaca pikiran seseorang dan bahkan berbagi emosi, tetapi jika sihir ini gagal maka hidung penggunanya akan mengalami pendarahan. Yang ketiga adalah Telepathy, di mana penggunanya bisa saling berkomunasi tanpa berbicara, meyakinkan seseorang untuk melakukan perintahnya, dan sebagainya.

Sebenarnya selain kelima sihir utama, ada juga sihir terlarang yang bisa dikeluarkan dari Chaos, yaitu Goetia dan Necromancy. Geotia adalah kemampuan sihir untuk memanggil mosnter atau membuka portal ke dimensi lain, sedangkan Necromancy adalah sihir yang memungkinkan penggunanya menghidupkan orang mati atau memanggil pasukan tengkorank.

Selain makhluk spesial seperti penyihir, sebenarnya seorang Witcher juga bisa mengakses Chaos, tetapi dalam tingkatan yang paling rendah. Menariknya, walaupun hanya mengakses Chaos tingkatan paling rendah, seorang Witcher mampu menguasai kelimanya sekaligus, di mana sihir tersebut disebut Sign seperti yang pernah kita bahas sebelumnya di The Witcher: 5 Perlengkapan Tempur Geralt of Rivia!. Itulah pembahasan tentang Chaos, sumber sihir di semesta The Witcher. Dari semua elemen yang bisa diambil dari Chaos, mana yang menurut kalian paling hebat, Geeks?

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.