Live-action Cowboy Bebop adalah serial Netflix yang diadaptasi dari anime populer berjudul sama yang dirilis pada tahun 90-an. Serialnya yang digarap oleh André Nemec (Mission: Impossible – Ghost Protocol) dan ditulis oleh Christopher Yost (The Mandalorian) ini bercerita tentang sekelompok pemburu hadiah, yaitu Spike Spiegel (John Cho), Faye Valentine (Daniella Pineda), dan Jet Black (Mustafa Shakir), yang berkeliling galaksi untuk menangkap para buronan dan menukarkannya dengan jutaan uang galaksi Woolong.

Pada tahun 2017, serial live-action Cowboy Bebop ini pertama kali diumumkan oleh Tommorow Studios yang akan bekerja sama langsung dengan Sunrise Inc. (studio anime aslinya). Bersama Netflix, kemudian produksi serialnya dimulai pada tahun 2019 dan rampung pada bulan Maret lalu setelah melalui beberapa kali penundaan akibat pandemi COVID-19. Sayangnya, walaupun proses produksinya memakan waktu yang cukup lama, ternyata penayangan serialnya pada bulan November lalu jauh di bawah ekspektasi semua orang, termasuk Netflix.

Netflix Batalkan Series Cowboy Bebop Musim Kedua!, Greenscene

Belum genap sebulan sejak serialnya tayang di Netflix, kabar terbaru dari The Hollywood Reporter mengatakan bahwa Netflix secara resmi telah membatalkan serial live-action Cowboy Bebop. Itu artinya, serial ini hanya berjalan satu season saja dan dipastikan tidak akan ada lanjutannya. Kemungkinan besar hal tersebut terjadi karena serialnya mendapatkan banyak respons negatif dari para penggemar dan kritikus, di mana hasil tersebut sangat berbanding terbalik dengan anggaran besar yang dikeluarkan oleh Netflix untuk produksi dan promosi serialnya.

Meskipun berita pembatalan ini sudah banyak yang menduga sebelumnya, tetapi tetap saja banyak pengemar yang cukup terkejut. Hal tersebut karena ending serial Cowboy Bebop ini, awalnya dimaksudkan untuk dilanjut dengan Season 2. Di akhir serial muncul karakter baru bernama Ed (Eden Perkins) yang di animenya merupakan salah satu kru pesawat Cowboy Bebop. Dia mengatakan pada Spike bahwa buronan selanjutnya yang harus mereka tangkap adalah Volaju alias Butterfly Man, villain yang pertama kali diceritakan di film anime Cowboy Bebop: The Movie (2001).

Pembatalan adaptasi anime oleh Netflix ini bukan yang pertama kalinya terjadi, sebelumnya pada tahun 2017 Netflix juga pernah membatalkan serial adaptasi Death Note, yang sama-sama tidak berhasil memuaskan ekspektasi penggemar. Dan kedepannya Netflix masih mempunyai beberapa rencana adaptasi anime lainnya, di antaranya adalah Avatar: The Last Airbender dan One Piece. Semoga saja nasib serupa tidak terjadi lagi pada masa depan Netflix ya, Geeks.