Marvel Cinematic Universe adalah semesta live-action Marvel yang saling terhubung satu sama lain sejak film Iron Man (2008), sampai yang terbaru adalah film Eternals (2021). Selama 13 tahun tersebut, MCU bahkan bukan hanya menceritakan kejadian di Bumi saja, melainkan sudah sampai ke Cosmic Marvel yang memperlihatkan lebih banyak lagi planet dan makhluk hidup yang beragam. Seakan masih kurang, di tahun 2021 ini Marvel mulai memperkenalkan Multiverse MCU yang membuat universe utamanya terasa lebih kecil.

Konsep Multiverse ini makin santer dibicarakan setelah trailer Spider-Man: No Way Home mengungkap bahwa filmnya akan mengangkat tema Multiverse, yang menghadirkan para villain dari universe lain, seperti Doctor Octopus, Green Goblin, dan Sandman yang berasal dari universe trilogi Spider-Man Sam Raimi, bersama Electro dan Lizard yang berasal dari universe The Amazing Spider-Man. Walaupun ini bukan pertama kalinya Marvel mengangkat tema universe alternatif, tetapi sampai sekarang masih banyak misteri yang mengelilingi Multiverse MCU. Untuk lebih mengenal bagaimana konsep Multiverse bekerja, simak di bawah ini, Geeks.

Perkembangan Multiverse di Marvel Comics 

Multiverse Marvel pertama kali diceritakan di komik The Avengers #85 (1971) yang menggambarkan Multiverse sebagai kumpulan alam semesta alternatif di mana di dalamnya terdapat kehidupan yang hampir serupa tetapi mempunyai kemungkinan yang tidak terbatas, misalnya di semesta Monkeyverse (Earth-8101) terdapat karakter yang sama seperti di semesta utama (Earth-616), tetapi semuanya adalah monyet atau kera.

Beberapa tahun kemudian, konsep Multiverse kembali dijelaskan lebih detail di komik Captain Britain (1976). Walaupun kisah utamanya berlangsung di Earth-616, diceritakan bahwa Multiverse dilindungi oleh Merlyn yang sering menunjuk orang terpilih di suatu universe untuk menjadi manusia super bernama Captain Britain yang nantinya akan bertugas melindungi Kepulauan Inggris di universe tersebut. Para Captain Britain di masing-masing universe ini tergabung ke dalam sebuah tim yang disebut Captain Britain Corps.

Sejak saat itu konsep Multiverse Marvel Comics makin berkembang, salah satunya diceritakan bahwa masing-masing universe juga dijaga oleh Sorcerer Supreme yang melindungi universenya dari ancaman universe lain. Selain itu mulai bermunculan juga karakter penjelajah waktu yang biasanya bersinggungan juga dengan konsep multiverse, seperti Kang the Conqueror yang diceritakan berkeliling timeline dan universe untuk menguasainya.

Multiverse juga menjadi tema menarik di kisah Spider-Verse pada tahun 2014-2015, di mana puluhan bahkan ratusan Spider-Man diceritakan saling terhubung dengan Web of Life and Destiny yang dijaga oleh Master Weaver. Sebagai sosok penting yang berada di pusat Web, Master Weaver bisa melihat semua timeline dan Universe yang terhubung dengan Spider-Man. Selain itu, dia juga bisa membuka portal ke universe mana pun sehingga para Spider-Man atau siapa pun yang memperbudak Master Weaver bisa mengakses universe tersebut.

Loki Adalah Penyebab Multiverse MCU “Bebas”

Dengan materi yang sudah cukup banyak di Marvel Comics, Marvel Studios tidak akan kekurangan bahan untuk mengangkat tema Multiverse di MCU. Multiverse MCU sendiri pertama kali disinggung oleh Ancient One di film Doctor Strange (2016) yang mengatakan pada Strange bahwa ada lebih dari satu dunia dan kemungkinannya bisa sangat tidak terbatas. Kemudian di Avengers: Endgame (2019) Ancient One kembali menjelaskan bahwa sebuah kejadian bisa menciptakan “cabang waktu” yang tidak terbatas, pada Bruce Banner yang melakukan perjalanan waktu untuk “meminjam” Infinity Stones.

Konsep cabang waktu kemudian diceritakan lebih detail di serial Loki (2021). Di serial tersebut varian Loki yang lolos dari takdir, tiba-tiba diculik oleh TVA (Time Variance Authority). Di TVA kemudian Loki mulai mengetahui fakta bahwa selama ini timeline dijaga tetap pada satu jalur Sacred Timeline, dan ketika suatu cabang muncul, maka tugas TVA adalah menghapusnya. Seiring berjalannya serial Loki, penggemar diperlihatkan bahwa sebenarnya kegiatan TVA menjaga timeline telah membuat timeline dan universe tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Loki bersama varian wanita dirinya, yaitu Sylvie kemudian mencari orang yang bertanggung jawab atas penghapusan berbagai timeline tersebut. Pada akhirnya terungkap bahwa dia adalah He Who Remains yang dikenal sebagai varian Kang. He Who Remains mengklaim bahwa jika dia mati dan TVA dihancurkan, maka varian dirinya yang lebih berbahaya akan muncul dan timeline akan kacau. Dan setelah Sylvie membunuhnya, benar saja, timeline menjadi kacau dan membuka Multiverse MCU.

Berbagai gambaran kekacauan dari Multiverse tersebut kemudian diperlihatkan di serial What If…? (2021). Setiap episodenya memperlihatkan bagaimana kisah-kisah utama MCU diperlihatkan berbeda dari sebelumnya, dan tidak ada yang saling mengetahui bahwa itu “berbeda”, seperti Peggy Carter yang menjadi Captain Carter setelah menggantikan Steve Rogers untuk mendapatkan serum super soldier, kemudian kejadian di mana Loki tidak pernah di bawa pulang oleh Odin ke Asgard dan dia malah menjadi sahabat dekat Thor yang selalu berkeliling galaksi untuk mengadakan pesta, dan masih banyak lagi.

Doctor Strange Membuka Portal Multiverse di No Way Home

Di trailer Spider-Man: No Way Home terungkap bahwa Multiverse menjadi tema utama di filmnya. Setelah sebelumnya identitas Spider-Man diungkap ke publik oleh Mysterio di Spider-Man: Far From Home (2019), Spider-Man yang kebingungan kemudian meminta bantuan pada Doctor Strange untuk membuat semua orang lupa akan identitas rahasianya. Sayangnya, sihir Strange gagal dan malah membuat para villain dari Spider-Man sebelumnya masuk ke MCU. Di trailer kedua Strange menjelaskan bahwa risiko kegagalan dari sihirnya akan menghadirkan para “tamu” yang akan berbahaya bagi MCU.

Setelah terbukanya portal multiverse tidak bisa dihindari, semua villain yang pada dasarnya adalah musuh Spider-Man dari waralaba sebelumnya akan bersatu untuk menghancurkan Spider-Man MCU, karena mereka masuk ke MCU dalam keadaan masih bermusuhan dengan Spider-Man di universenya masing-masing. Di akhir trailer kedua, terlihat portal yang lebih besar terbuka di langit Kota New York, dan Strange yang tidak bisa menahannya dengan mengatakan, “mereka mulai masuk, dan aku tidak bisa menahannya.” Kemungkinan, itu adalah gerbang utama multiverse, yang menjadi pintu masuk bagi lebih banyak karakter baru.

Sekarang Universe “Tetangga” Bisa Gabung MCU

Bukan hanya universe Spider-Man saja yang bisa bergabung dengan MCU. Karena sekarang segala kemungkinan bisa terjadi, termasuk bergabungnya universe Marvel lain seperti Fox-Verse, Sony’s Spider-Man Universe, Netflix’s Marvel, dan sebagainya. Sejak Disney mengakuisisi 20th Century Fox, semua hak atas karakter Marvel seperti X-Men dan Fantastic Four jatuh ke tangan Disney, sehingga kedepannya dengan Multiverse MCU ini Marvel bisa kapan saja memasukan karakter X-Men atau Fantastic Four. Sejauh ini Marvel sudah mengonfirmasi bahwa Deadpool akan gabung dengan MCU melalui film ketiganya, dan film Fantastic Four versi MCU saat ini juga sedang dalam tahap pengembangan.

Untuk Sony’s Spider-Man Universe sudah cukup jelas bahwa sekarang portal ke MCU sudah terbuka. Bahkan credit-scene film SSU Venom: Let There Be Carnage telah mengindikasikan bahwa Venom sudah berada di MCU, jadi ada kemungkinan dia akan muncul di film Spider-Man: No Way Home sebagai villain kejutan. Sedangkan universe Netflix’s Marvel sebenarnya memang sejak awal sudah menjadi bagian dari MCU. Namun, karena semua serial yang tayang di Netflix dibatalkan, seperti Daredevil (2015-2018), The Punisher (2017-2019), The Defenders (2017), banyak penggemar yang tidak sadar. Dan sekarang dengan Multiverse MCU, Marvel Studios bisa dengan mudah mengakuinya.

Dari semua universe “tetangga” tersebut, kemungkinan Sony’s Spider Universe akan mengambil langkah yang sedikit berbeda dengan menitik beratkan pada Spider-Verse MCU saja, yang hanya memungkinkan Spider-Man MCU menyebrang ke SSU, dan berbagai karakter SSU ke film Spider-Man MCU saja, seperti Venom, Morbius, dan Kraven the Hunter. Karena sejauh ini belum ada indikasi bahwa karakter SSU akan muncul juga di film superhero MCU lainnya selain film Spider-Man.

Itulah penjelasan sederhana terkait konsep Multiverse di MCU. Dimulai dari Ancient One yang pertama kali menyinggung dunia lain, kemudian benar-benar dibuktikan oleh Loki yang membebaskan Multiverse, sampai diperlihatkan kejadian Multiversenya di serial What If…?. Tinggal sebentar lagi, Spider-Man: No Way Home akan menjelaskan bagaimana Multiverse bisa menghadirkan karakter “tamu” dan bagaimana Spider-Verse bekerja. Film Spider-Man: No Way Home sendiri dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 15 Desember 2021.