Pinky the Whiz Kid

Dari namanya saja, Pinky Butler terdengar sangat tidak menjual. Karakter yang berasal dari Fawcett Comics ini diadaptasi oleh DC Comics yang mengganti namanya menjadi Pinky the Whiz Kid. Pada dasarnya Pinky the Whiz Kid adalah sidekick seperti Robin yang diadopsi oleh seorang superhero bernama Brian Butler alias Mr. Scarlet. Setelah terlambat menyadari bahwa “Pinky” adalah nama yang konyol, DC pada akhirnya menghapus Pinky the Whiz Kid dari komik. Entah apa yang membuat DC kembali memunculkan karakternya di komik The Power of Shazam (1994), yang jelas pada akhirnya DC lagi-lagi menyesal.

Snapper

Seperti Billy Batson, Snapper awalnya diciptakan untuk menjadi penghubung antara superhero dewasa dengan superhero anak-anak. Pertama kali diperkenalkan di komik Brave and the Bold #28, Snapper yang mempunyai nama asli Lucas Carr adalah superhero anak-anak yang diciptakan untuk membantu para Justice League. Karena namanya yang tidak bisa menyaingi kepopuleran superhero dewasa, DC memutuskan untuk menjadikan Snapper sebagai pengkhianat Justice League. Dia diceritakan membocorkan lokasi Justice League pada Joker. Di mana hal tersebut membuat Snapper makin dibenci oleh penggemar.

Terra

Sebenarnya sidekick yang satu ini cukup unik jika dibandingkan sidekick lainnya. Pada tahun 2000, DC menciptakan karakter bernama Terra yang diceritakan berasal dari dalam kelompok manusia yang hidup di bawah tanah. Di komik Supergirl, Terra diperlihatkan sidekick superheroin Power Girl. Selama melakukan misi bersama Power Girl, Terra tampaknya cukup antusias untuk memperlajari cara hidup berdampingan dengan manusia permukaan. Namun, karena karakternya tertutupi oleh popularitas Power Girl, DC pada akhirnya menghilangkan Terra dari semestanya, khususnya di era New 52.

Pieface

Hal Jordan alias Green Lantern jarang sekali diceritakan mempunyai sidekick. Namun, dalam beberapa titik di DC Comics, Hal Jordan pernah mempunyai sidekick bernama Thomas Kalmaku yang bekerja sebagai mekanik di pesawat Ferris Air. Hal sendiri sering memanggil Kalmaku dengan sebutan Pieface. Setelah menemani Hal cukup lama, Kalmaku seperti kehilangan jati dirinya saat Hal berhenti menjadi Green Lantern. Kemudian di komik The New Frontier, Kalmaku kembali muncul hanya untuk diperlihatkan marah setelah dipanggil Pieface. Sejak saat itu DC memutuskan untuk tidak pernah membahasnya lagi.

Woozy Winks

Plastic Man adalah superhero DC yang cukup unik, dia bisa mengubah bentuk tubuhnya menjadi apapun. Pada tahun 40-an, Plastic Man diceritakan mempunyai sidekick yang bernama Woozy Winks. Awalnya, Woozy diceritakan memiliki mantra yang melindunginya dari bahaya. Namun, karena dia sering dikalahkan, mantra tersebut menjadi hilang. Karena lebih terlihat seperti beban daripada sidekick, DC akhirnya menuruti permintaan penggemar yang tidak ingin melihat Woozy lagi. Sejak saat itu karakter Woozy tidak pernah terlihat lagi di DC Comics. Begitu juga dengan Plastic Man yang jarang diceritakan.

Itulah 10 sidekick superhero paling buruk di DC Universe. Walaupun awal kehadiran mereka telah memberi warna pada superhero utamanya, pada akhirnya justru penggemar dan DC sendiri merasa bahwa para sidekick ini telah memberikan pengaruh yang kurang baik untuk superhero utamanya, sehingga tidak ada cara yang lebih baik dari menghilangkannya dari DC Universe. Mungkin karena kehadiran para sidekick superhero ini juga yang telah menyebabkan DC mempunyai lebih banyak superhero solo daripada superhero dengan sidekick.