Walaupun sudah tidak lagi melibatkan Zack Snyder sebagai pionirnya, DC Extended Universe tampaknya tetap berjalan dengan beberapa kisah superhero ikoniknya, kecuali Batman dan Superman. Sebagai contoh, Shazam adalah salah satu superhero dari DCEU yang terbilang cukup aktif mengembangkan semestanya. Setelah sukses dengan film Shazam! (2019), kedepannya sudah ada dua film lagi yang akan memperluas mitologi Shazam, yaitu Black Adam (2022) dan Shazam! Fury of the Gods (2023).

Salah satu alasan mengapa saat ini Shazam lebih populer adalah karena Warner Bros. dan DC Films telah berhasil memilih Zachary Levi sebagai aktor yang memerankannya. Namun, ternyata sebelum terlibat dengan DCEU, Levi juga pernah terlibat di film MCU Thor: The Dark World (2013) dan Thor: Ragnarok (2016) sebagai Fandral, salah satu anggota Warriors Three bersama Volstagg (Ray Stevenson) dan Hogun (Tadanobu Asano). Dan yang lebih mengejutkannya lagi, ternyata diam-diam selama ini Levi pernah hampir memerankan karakter MCU lainnya, yaitu Star-Lord dari waralaba Guardians of the Galaxy.

Baru-baru ini, dalam acara podcast The Fourth Wall, Zachary Levi bercerita tentang hubungan dekatnya dengan sutradara GOTG James Gunn dan bagaimana dia gagal terpilih menjadi Star-Lord. “James [Gunn] dan saya saling mengenal, kami pernah saling bermain di rumah masing-masing. Dan kemudian dia meminta saya [mengikuti] casting Star-Lord,” kata Levi. “Saya sangat menginginkan peran itu, dan satu orang lain, Chris Pratt, selalu menjadi favorit mereka, walaupun awalnya dia ragu-ragu untuk mengambilnya, pada akhirnya dia memutuskan untuk mengambil pekerjaan itu.”

Levi kemudian melanjutkan bahwa karena hubungan dekatnya dengan Gunn, pada akhirnya dia mendapatkan peran Shazam. “[Setelah itu] saya berharap saya meninggalkan kesan yang baik dengan James [Gunn]. Dan ketika saya mengikuti audisi untuk Shazam, teman dekatnya, Peter Safran, menelepon James karena seperti itu cara kerja industri kami,” lanjut Levi. “Untungnya, James berkata, “Ya, kamu harus memberi Zach kesempatan dalam hal ini. Saya pikir dia akan sangat hebat.” Saya berhutang budi kepada James karena dia percaya pada saya dan meneruskan informasi tersebut [pada Safran].”

Berdasarkan penuturan Zachary Levi tersebut, cukup jelas bahwa kegagalannya saat mengikuti casting Star-Lord telah mengantarkan Levi untuk mendapatkan peran sebagai Shazam di DCEU, khususnya karena dia membina hubungan yang baik dengan para pelaku di industri perfilman Hollywood. Saat ini, baik Chris Pratt maupun Zachary Levi telah terbukti sukses dan populer dengan perannya masing-masing, dan tentunya sebagai penggemar film superhero, kita adalah orang yang paling beruntung karena bisa menyaksikan aksi mereka berdua di layar lebar.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.