The Matrix Resurrections merupakan film keempat dari waralaba The Matrix yang pertama kali dirilis pada tahun 1999. Film kedua dan ketiga yang berjudul The Matrix Reloaded (2003) dan The Matrix Revolutions (2003) sebenarnya sudah menutup kisah The Matrix dengan Neo (Keanu Reeves) yang mengorbankan nyawanya untuk menghentikan perang antara manusia dan Machines, tetapi di film keempat ini Neo kembali muncul sebagai sosok yang sama sekali tidak ingat akan peran heroiknya di tiga film The Matrix sebelumnya.

Setelah hampir 20 tahun berlalu dari film sebelumnya, sutradara Lana Wachowski pada akhirnya memutuskan untuk menghidupkan kembali waralaba The Matrix sendirian, di mana saudarinya, Lilly Wachowski lebih memilih untuk tidak terlibat karena dia menganggap The Matrix telah selesai di film ketiganya. The Matrix Resurrections ditulis langsung oleh Lana bersama David Mitchell dan Aleksandar Hemon. Meskipun banyak yang mengira bahwa film ini merupakan sekuel, kabar terbaru justru menyebutkan bahwa film The Matrix Resurrections akan mengambil arah yang sedikit berbeda.

Baru-baru ini, dalam sesi wawancaranya dengan majalah Yunani To Vima, David Mitchell mengatakan bahwa The Matrix Resurrections adalah film yang “mengambil referensi cerdas” dari tiga film sebelumnya. “Saya melihat filmnya di Berlin pada bulan September,” kata Mitchell. “Ini [Resurrections] benar-benar bagus. Saya tidak bisa memberi tahu kalian tentang seperti apa filmnya, tetapi saya bisa menjelaskan apa yang bukan [tentang filmnya]. Ini jelas bukan sekuel lagi, tetapi sesuatu yang mengandung referensi dari tiga film Matrix sebelumnya dengan cara yang sangat cerdas.”

Tidak berhenti sampai di situ, Mitchell juga menjelaskan bahwa The Matrix Resurrections tidak seperti film aksi pada umumnya. Dia mengatakan bahwa film yang dia tulis ini indah sekaligus aneh untuk tayang di layar lebar. “Ini [Resurrections] sangat bagus. ciptaan yang sangat indah dan aneh,” lanjut Mitchell pada To Vima. “Filmnya juga mencapai beberapa titik yang tidak bisa kita lihat di film aksi lain, yang berarti melanggar beberapa aturan blockbuster.”

Penuturan Mitchell ini setidaknya meringankan rasa penasaran penggemar terkait hubungan Resurrections dengan tiga film The Matrix sebelumnya. Karena meskipun Neo dan Trinity (Carrie-Anne Moss) kembali, karakter Morpheus yang sebelumnya diperankan oleh Laurence Fishburne justru diisi oleh pemeran baru, yaitu Yahya Abdul-Mateen II. Masih banyak misteri yang perlu dijawab oleh The Matrix Resurrections ketika filmnya dirilis pada tanggal 22 Desember 2021. Jadi, jangan lewatkan aksi Neo di filmnya nanti ya, Geeks.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.