Ujian Chunin merupakan salah satu elemen menarik dalam cerita di franchise Naruto. Biasanya dalam momen ini ada peristiwa yang menarik muncul. Di sisi lain, ujian Chunin juga memiliki beberapa tujuan. Pertama, ini menjadi ajang untuk mempererat relasi antara desa ninja. Kedua, ujian Chunin menjadi ajang unjuk kekuatan dari masing-masing desa kepada para klien potensial.

Tetapi, tujuan utama dari ujian Chunin sendiri adalah menjadi ajang unjuk kekuatan dari para ninja dari berbagai desa dengan kemampuan dan kehebatan yang mereka miliki, dan membuktikan bahwa mereka layak untuk naik ke tingkat selanjutnya. Namun, seperti halnya yang terjadi di dunia nyata, ada juga dari para shinobi tersebut yang gagal dalam ujian. Lalu, bagaimana nasib mereka yang gagal dalam ujian tersebut?

Apa Itu Chunin?

image

Chunin sendiri merupakan peringkat menengah dalam dunia ninja, yang posisinya berada di tengah-tengah antara Genin dan Jonin. Para shinobi yang berada di level Chunin biasanya sudah memiliki pengalaman bertarung dan kemampuan memimpin yang lebih baik dari Genin. Dan ketika mereka sudah berada di level Chunin, maka mereka berhak mendapatkan misi yang sulit seperti ranking B atau C. Banyak shinobi yang memilih untuk tetap berada di level ini, karena merupakan sweet spot dari tingkatan ninja yang ada.

Genin Abadi

image

Ada beberapa contoh dari shinobi yang bahkan tidak pernah berada di level Genin. Mereka kemudian mendapatkan julukan ‘Eternal Genin’ atau Genin Abadi. Contoh dari Genin Abadi adalah Kosuke Maruboshi dan Might Duy, ayah dari Might Guy. Hal ini membuat banyak orang yang memandang rendah mereka dan juga meragukan kemampuan mereka. Padahal, tidak selamanya peringkat ninja menjadi tolok ukur level kekuatan. Contohnya adalah Might Duy terbukti mampu mengalahkan empat dari tujuh ahli pedang desa kabut. Kosuke sendiri memilih untuk tetap menjadi Genin karena rasa malu dari masa lalunya. Para Genin biasanya hanya bisa mendapatkan misi ranking D atau C level rendah.

Kesempatan Lain Bagi Para Genin

Sejak perang besar shinobi keempat, dunia menjadi berbeda. Tidak ada lagi peperangan antar desa. Semuanya berubah menjadi perdamaian. Hal ini pun merubah apa yang biasanya terjadi pada akademi ninja, di mana mereka sekarang tidak lagi berfokus pada kemampuan ninja. Mereka yang lulus dari akademi ninja nantinya akan memiliki kemampuan lain dalam hal akademik, bukan hanya dalam kemampuan ninja.

image

Hal ini membuat para shinobi memiliki kesempatan lain untuk bisa bekerja di luar dunia ninja. Yang menarik adalah bahkan pengantar surat dan juga pemadam kebakaran mengaplikasikan kemampuan ninja untuk hal tersebut. Karena itulah sebenarnya bagi para Genin yang tidak lolos di ujian Chunin masih memiliki kesempatan lain di luar dunia ninja. Mereka pun biasanya dibayar cukup mahal berkat kemampuan tersebut.

Berubah Menjadi Jahat

image

Jika seorang shinobi merasa bahwa desanya tidak lagi menjadi tempat yang tepat bagi mereka, bukan tidak mungkin jika mereka kemudian akan berubah menjadi jahat atau bahkan berkhianat. Pengalaman yang mereka dapatkan ketika berada di akademi dan juga pengalaman ketika menjadi genin bisa menjadi modal untuk menjadi bandit atau ninja bayaran. Mereka yang memiliki uang tentu rela membayar mahal para shinobi ini, karena mereka tidak lagi menjadi bagian dari desa tersebut. Dan biasanya mereka akan dibayar lebih mahal jika mereka mau menjalankan misi yang berkaitan dengan desa asal sang shinobi.

Tidak selamanya ujian Chunin menjadi tolok ukur penentu keberhasilan seorang shinobi. Hal ini terbukti dari sosok Uzumaki Naruto yang sampai saat ini masih belum lolos sebagai Chunin. Namun, dia membuktikan bahwa dengan kemampuannya dia bisa membawa perubahan besar terhadap dunia. Dia bisa mewujudkan mimpinya sebagai Hokage. Namun, yang perlu digaris bawahi adalah ujian Chunin bukanlah sebuah halangan atau rintangan.