Gomu Gomu no Mi merupakan salah satu buah iblis paling kuat dalam cerita One Piece. Monkey D. Luffy merupakan pengguna dari buah iblis tersebut, di mana seluruh tubuhnya bisa berubah menjadi karet. Dengan kekuatan buah iblis tersebut Luffy kini berubah menjadi sosok yang mengerikan, di mana dia sudah mampu mengalahkan banyak orang.

Buah iblis Gomu Gomu sebenarnya terlihat unik dibandingkan dengan buah iblis lainnya. Kita bisa lihat bagaimana buah iblis lain memiliki kekuatan dahsyat. Misalnya buah iblis Gura Gura yang memiliki kaitan dengan getaran, dan bahkan mampu membuat tsunami besar. Atau buah iblis Soru Soru no Mi milik Big Mom, yang mampu mencuri jiwa milik orang lain. Namun, di balik itu semua ada hal “mengerikan” yang harus dialami oleh Luffy. Apa saja?

Tidak Bisa Berenang

Tidak bisa berenang adalah konsekuensi utama yang harus dihadapi oleh mereka yang memakan buah iblis dalam cerita One Piece. Dan hal ini pun berlaku kepada Luffy, yang memakan buah iblis Gomu Gomu. Hal ini langsung dibuktikan, di mana setelah Luffy tidak sengaja memakan buah iblisnya dari tangan Shanks, dia tidak mampu berenang di lautan.

Ketika Higuma menculik Luffy sebagai tawanan agar dia bisa kabur, kapal Higuma pun hancur akibat serangan Sea King. Dan dalam momennya diperlihatkan bagaimana Luffy tidak mampu berenang. Jika bukan karena Shanks, Luffy mungkin sudah tewas. Beberapa kali diperlihatkan bagaimana Luffy harus menderita akibat hal ini, dan ini juga yang menjadi incaran musuh-musuh Luffy.

Membutuhkan Banyak Waktu untuk Berlatih

Gomu Gomu no Mi merupakan buah iblis yang tidak mudah untuk digunakan. Karena itulah butuh banyak waktu dan proses bagi Luffy untuk bisa menguasai buah iblis tersebut. Ketika Luffy sudah memakan buah iblisnya, Luffy bahkan tidak bisa sama sekali mengendalikan kemampuannya. Di awal serinya pun Luffy masih belum mampu menggunakan kemampuan Gomu Gomu secara sempurna.

Butuh banyak sekali waktu dan juga pengalaman bertarung bagi Luffy untuk kemudian mampu membuka potensi demi potensi yang dimiliki oleh buah iblis Gomu Gomu. Diketahui bahwa butuh waktu sekitar 10 tahun (di dunia nyata) bagi Luffy untuk mengembangkan berbagai teknik dasar dari Gomu Gomu, sebelum kemudian dia mendapatkan peningkatan kuat secara drastis.

Ada Hal yang Harus Dikorbankan

Karena buah iblis Gomu Gomu bukanlah buah iblis yang spesial dalam hal kekuatan, Luffy butuh mencari cara untuk bisa bertarung secara efektif. Dan juga dia harus mencari cara bagaimana dia bisa memenangkan setiap pertarungan. Contohnya Luffy Luffy akan mendapatkan kecepatan yang luar biasa ketika dia mengakses Gear Second.

Ketika mengakses Gear Third, Luffy akan mendapatkan tambahan tenaga yang membuatnya menjadi kuat. Sayangnya, dengan mengakses Gear ini ada banyak stamina Luffy yang harus terkuras. Bahkan, Gear Fouth, yang menjadi kemampuan terkuatnya, menjadi teknik yang paling menguras tenaga dari Luffy. Dan lagi-lagi, butuh waktu untuk bisa membiasakan diri terhadap hal ini.

Rentan Terhadap Serangan Balik Musuh

Rasanya tidak perlu diragukan lagi bahwa kemampuan bertarung Luffy mengalami kenaikan secara drastis berkat kekuatan dari Gomu Gomu no Mi. Namun, sayangnya, terkadang buah iblis ini juga membuat Luffy rentan terhadap serangan balik dari musuhnya. Dan ini sering kali terjadi dalam pertempuran.

How good is Mihawk in sword skills in One Piece? - Quora

Contohnya adalah Buggy mampu menyerang Luffy ketika dia melakukan serangan balik setelah Luffy meregangkan tubuhnya. Hal yang sama juga kemudian terjadi ketika Luffy bertemu dengan Mihawk di Marineford. Tubuhnya hampir saja terpotong, jika Luffy tidak menghindari serangan pedang Yoru. Dalam pertempuran dengan Charlotte Cracker pun sama, di mana setelah dia meregangkan tubuhnya Cracker kemudian menyerang Luffy dari sisi samping.

Ada Batas Elastisitas Luffy

Dengan kemampuan Luffy untuk meregangkan tubuhnya, dan membuat tubuhnya bisa memanjang atau elastis seperti halnya karet, tetapi ada batasan yang harus dihadapi oleh Luffy. Luffy tidak bisa terus menerus memanfaatkan kemampuan karetnya tersebut. Karena, jika hal itu terjadi, maka kulitnya akan terkelupas dan mengeluarkan darah. Hal ini diperlihatkan oleh Luffy dalam arc Whole Cake Island, di mana Luffy mencoba untuk membebaskan diri dari teknik Book World milik Charlotte Mont d’Or. Luffy meregangkan lengannya setipis mungkin, dan akhirnya kulitnya mulai terkelupas dan dia pun banyak mengeluarkan darah.