Morbius adalah film ketiga Sony’s Spider-Man Universe yang akan hadir pada tahun 2022 mendatang. Filmnya akan bercerita tentang seorang musuh Spider-Man di Marvel Comics, yaitu Dr. Michael Morbius. Melakukan debutnya di komik Amazing Spider-Man #101 (1971), diceritakan bahwa Morbius adalah seorang ilmuwan Yunani yang bereksperimen dengan kelelawar penghisap darah untuk menyebuhkan penyakit darah langkanya. Mirisnya, dia justru berubah menjadi vampir yang harus meminum darah segar untuk bertahan hidup. Di mana hal tersebut sangat berlawanan dengan moralnya sebagai manusia.

Berbeda dengan di komiknya yang berlangsung di semesta utama Marvel Universe, versi live-action Morbius justru sedikit membingungkan. Apalagi setelah beberapa teaser dan fitur trailer memperlhatkan banyak easter egg yang berhubungan dengan semesta Spider-Man lain. Pada tahun 2017 Sony pertama kali mengumumkan bahwa mereka akan membuat semestanya sendiri, yang sekarang dikenal Sony’s Spider-Man Universe, dengan film Venom (2018). Di tahun yang sama, Sony juga berniat mengerjakan film lain yang berfokus pada karakter Morbius, yang saat ini dijadwalkan rilis pada 21 Januari 2022.

Namun, kebingungan penggemar dimulai ketika teaser Morbius dirilis pada tahun 2020 lalu. Di teaser tersebut, saat karakter Morbius sedang berjalan di Kota New York terlihat sebuah mural dengan gambar Spider-Man versi Sam Raimi dengan tulisan “murderer”. Seperti yang kita tahu, Sam Raimi telah menciptakan semesta pertama Spider-Man dengan film pertamanya yang berjudul Spider-Man (2002), di mana kesuksesannya menghasil dua sekuel berjudul Spider-Man 2 (2004) dan Spider-Man 3 (2007).

Penggemar sempat mengira bahwa mungkin Morbius akan berlangsung di semesta trilogi Spider-Man karya Sam Raimi. Namun, yang membingungkan adalah tulisan “pembunuh” di mural Spider-Man versi Tobey Maguire tersebut. Apakah itu artinya warga New York sudah tidak menganggap Spider-Man Maguire sebagai “friendly Spider-Man”, mengingat di trilogi tersebut warga New York mengenal Spider-Man dengan baik. Beberapa penggemar justu merujuk bahwa kata “pembunuh” di mural tersebut bukan untuk Spider-Man Maguire, melainkan untuk Spider-Man MCU yang diperankan oleh Tom Holland.

Spekulasi penggemar tersebut muncul setahun sebelum teaser dirilis, di mana penggemar melihat identitas Spider-Man Holland diungkap ke publik oleh Mysterio di film Spider-Man: Far From Home (2019), di mana Mysterio yang tampil di videotron raksasa di tengah Kota New York mengatakan bahwa Spider-Man telah membunuhnya. Dari situ lah penggemar menjuluki Spider-Man sebagai seorang pembunuh.

Apalagi didukung dengan munculnya Michael Keaton sebagai Adrian Toomes alias Vulture di cuplikan teaser Morbius. Vulture versi Adrian Toomes muncul pertama kali sebagai supervillain utama di film Spider-Man: Homecoming (2017). Di film tersebut, Vulture terakhir kali terlihat di credit scene saat dirinya digiring oleh polisi untuk masuk ke dalam selnya di penjara, di mana dia bertemu dengan Mac Gargan.

Spekulasi penggemar terkait kemungkinan Morbius berada di semesta Spider-Man MCU, didukung oleh film Venom: Let There Be Carnage (2021) yang dirilis beberapa waktu lalu, di mana film tersebut seakan membangun hubungan antara SSU dan MCU. Sementara penggemar sudah sedikit mendapatkan kejelasan tentang keberadaan Morbius yang mungkin ada hubungannya dengan MCU, tiba-tiba fitur trailer Morbius terbaru mengungkap beberapa easter eggs yang seakan memperlihatkan hubungan filmnya dengan waralaba The Amazing Spider-Man (2012-2014).

Di fitur trailer Morbius terlihat ada dua nama musuh Spider-Man di koran Daily Bugle, yang merupakan koran ikonik di semesta Spider-Man. Di koran tersebut tertulis “RHINO KABUR: HOAX KEBUN BINATANG MEMBOHONGI KITA SEMUA,” dan “BLACK CAT: TEMAN ATAU MUSUH?” yang mengisyaratkan kehadiran Rhino dan Black Cat yang juga muncul di film The Amazing Spider-Man 2 (2014). Di film tersebut, Felicia Hardy alias Black Cat (Felicity Jones) muncul sebagai asisten Harry Osborn, sedangkan Aleksei Sytsevich alias Rhino (Paul Giamatti) terakhir diperlihatkan mengenakan kostum robot Rhino di akhir film.

Jadi, di mana sebenarnya film Morbius berlangsung? SSU, Raimi-Verse, MCU, atau TASM? Sejauh ini Sony masih belum menjelaskan secara resmi di mana sebenarnya Morbius berada. Namun, untuk amannya, sementara ini kita anggap saja bahwa Morbius berada di semesta SSU, karena dari awal filmnya dimaksudkan seperti itu. Mungkin easter eggs yang dimunculkan di filmnya sengaja dimasukan agar lebih menarik perhatian penggemar. Adapun hubungannya dengan semesta lain bisa saja terjadi karena adalanya Multiverse Marvel. Bagaimana menurut kalian Geeks, kira-kira Morbius ada di semesta mana?

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.