Serial Boruto: Naruto Next Generation menampilkan banyak ninja baru. Pada umumnya, umur para ninja baru tersebut hampir sama dengan Boruto. Mereka diperkenalkan selama ujian chunin, dan berasal dari berbagai daerah seperti Kumogakure, Sunagakure, dan lain-lain. Sayangnya, banyak dari ninja baru tersebut yang lemah. Selama ujian chunin, mereka tidak bertahan lama, terutama saat menghadapi karakter lain yang jauh lebih kuat. Berikut 10 ninja terlemah di era Boruto.

Yurui

Yurui adalah salah satu genin dari Kumogakure. Sebelum bertarung, Yurui biasa melakukan “ritual” khusus, yaitu mengejek musuhnya. Salah satu teknik Yurui yang unik adalah merubah permen karet yang biasa dia kunyah menjadi sebuah bom yang bisa dia kendalikan. Dia juga menggunakan pedang sebagai salah satu senjata andalan selama ujian chunin. Namun Yurui masih belum memiliki pengalaman bertarung yang cukup. Terbukti saat Yurui bertarung melawan Boruto di ujian chunin, dia mudah dikalahkan.

Chocho Akimichi

Chocho adalah anak kandung Choji Akimichi. Sebagai penerus klan Akimichi, Choco bahkan telah mewarisi jutsu legendaris mereka yaitu Bubun baika no jutsu. Chocho juga bisa mengaktifkan teknik kupu-kupu yang sempat digunakan Choji ketika di Perang Besar Dunia Ninja Keempat. Namun karena Choco memiliki sifat pemalas, dia sangat jarang berlatih. Akibatnya, kemampuan yang dimiliki Choco tidak berkembang pesat seperti Boruto, Sarada dan beberapa ninja lain yang lebih rajin berlatih.

Araya

Araya adalah salah satu ninja Sunagakure yang menarik. Dia memulai debutnya di ujian Chunin dan terkenal topeng warna putihnya yang ikonik. Sayangnya Araya bukanlah ninja yang kuat. Meski dia cukup ahli dalam teknik Kugutsu, namun tekniknya masih belum bisa mengimbangi kekuatan milik Sarada. Duelnya melawan Sarada membuktikan Araya masih lemah dan harus banyak berlatih untuk menjadi seorang ninja.

Yodo

Yodo adalah seorang ninja Sunagakure yang berada satu tim dengan Araya. Dia sangat bangga dengan desanya dan juga menghormati Gaara sebagai Kazekage terbaik sepanjang masa. Yodo menganggap bahwa ninja Suna adalah yang terkuat di dunia. Sayangnya, dia bukanlah ninja yang kuat. Terbukti Sarada hanya membutuhkan waktu sekian detik untuk mengalahkan Yodo di ujian chunin. Padahal Yodo masih belum sempat mengeluarkan semua kemampuan yang dia miliki. 

Inojin Yamanaka

Inojin adalah anak Sai dan Ino dan mewarisi teknik klan Yamanaka. Sayangnya, Inojin tergolong ninja pemalas seperti Choco. Terbukti, dia menjadi salah satu ninja yang tidak masuk hingga final ujian chunin. Inojin masih belum memiliki tekad untuk menjadi kuat, sehingga dia masih perlu banyak belajar untuk menjadi seorang ninja hebat seperti kedua orang tuanya nanti.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2