Ruang Angkasa adalah tema yang tidak mudah untuk diangkat menjadi sebuah film. Selain perencanaan yang matang, dibutuhkan waktu yang panjang dan anggaran yang sangat besar untuk dapat memproyeksikan film ruang angkasa. Sebut saja Star Wars, butuh waktu sekitar 50 tahun dengan ratusan jam tayang yang terbagi menjadi film, novel, komik, game, dan serial untuk membuat semestanya dikenal seperti sekarang ini. Ada banyak tayangan ruang angkasa yang berhasil memperkenalkan semestanya yang luas dan kompleks. Berikut 5 tayangan ruang angkasa dengan semesta terluas!

Dune

Dune adalah salah satu film sci-fi yang saat ini sedang tayang di bioskop Indonesia. Film karya Denis Villeneuve ini diadaptasi dari novel populer berjudul sama karya Frank Herbert pada tahun 1965. Semesta Dune berada pada masa depan yang sangat jauh. Sejarahnya terbentang selama ribuan tahun, konon sampai 15.000 tahun ke depan. Menceritakan perubahan politik, sosial, teknologi, dan bahkan agama. Semesta Dune terdiri dari ratusan planet yang diduduki oleh Great Houses serta dikuasai oleh Galactic Padishah Empire yang dipipimpin Padishah Emperor.

Meskipun Padishah Emperor mengklaim bahwa dia menguasai Alam Semesta yang diketahui, pada kenyataannya galaksi jauh lebih besar dari ukuran Galactic Padishah Empire alias Imperium itu sendiri. Sangat sulit mengukur luasnya semesta Dune. Namun, beberapa simulasi dapat dibuat berdasarkan lokasi bintang atau planet yang sudah diketahui.

Di Dune, ras manusia diceritakan awalnya hidup di Bumi lama, dan mulai menjajah banyak planet yang tersebar di sekitar galaksi. Planet terdekat dari Bumi berada pada jarak 20 tahun cahaya, sedangkan untuk beberapa planet berikutnya bisa berjarak 100-200 tahun cahaya dari Bumi. Dan planet terjauh yang dikuasai Imperium, yaitu Beta Lyncis, berjarak sekitar 410 tahun cahaya.

Star Wars

Star Wars pertama kali diciptakan oleh George Lucas pada tahun 1977 melalui film Star Wars: Episode IV – A New Hope. Sekarang, waralaba telah tumbuh dengan puluhan tayangan yang bisa dinikmati sampai sekarang. Saat ini, semseta Star Wars terdiri dari sekitar empat ratus miliar bintang atau planet yang berada dalam galaksi berdiameter 120.000 tahun cahaya, galaksi ini diorbit oleh tujuh galaksi satelit yang jauh lebih kecil lagi.

Dalam sejarahnya, galaksi pernah dipimpin oleh Galactic Republic, Galactic Empire, dan New Republic. Ada dua kekuatan besar yang selalu menjadi fokus politik galaksi, yaitu Jedi yang berada di light side dan Sith yang berada di dark side. Ada lebih dari 20 juta spesies yang hidup di semesta Star Wars, lebih dari seratus kuadriliun makhluk hidup yang berinteraksi satu sama lain untuk melakukan diplomasi, perdagangan, politik, dan bahkan perang.

Star Trek

Semesta Star Trek didasarkan berdasarkan semesta kita saat ini. Berlatar waktu pada akhir abad ke-24, tepatnya tahun 2379. Galaksi Bima Sakti sangat besar mempunyai diameter sebesar 120.000 tahun cahaya, dengan pusat galaksi sekitar 27.000 tahun cahaya dari Bumi. Salah satu pesawat ruang angkasa terbesar, yaitu Voyager, membutuhkan waktu 75 tahun untuk mencapai jarak sejauh 70.000 tahun cahaya dari Bumi. Dengan kecepatan dan mesin pesawat ruang angkasa yang beragam, untuk mencapai galaksi terdekat dari Bumi membutuhkan waktu 200 tahun.

Marvel Cinematic Universe

Tidak ada informasi jelas yang mengungkap seberapa besar semesta Marvel Cinematic Universe. Namun, jika mengacu pada mitologi MCU, semestanya terdiri dari Nine Realm yang terdiri dari 9 planet yang saling terhubung dengan Yggdrasil. Kemudian ada juga planet-planet lain yang berjumlah lebih dari 50 planet, termasuk Bumi, Vormir, Titan, Xandar, Asgard, Ego the living planet, dan masih banyak lagi. Belum lagi sekarang Marvel Studios mulai menjelajahi Multiverse, dengan jumlah semesta yang tidak terbatas. Semoga saja kedepannya kita mendapatkan informasi akurat mengenai seberapa luas MCU.

Foundation

Semesta Foundation diadaptasi dari novel karya Isaac Asimov pada tahun 1942. Luasnya semesta yang ada di serial Foundation tampaknya tidak kalah dengan film-film sci-fi lain seperti Star Wars dan Dune. Di episode pertama saja, penonton disuguhkan dengan berbagai planet, dari planet konservatif Synnax sampai planet ibu kota Galactic Empire yang disebut Trantor. Ditambah lagi, sempat disinggung juga kerajaan Planet Anacreon dan Thespis di galaksi Foundation. Ada juga planet Terminus yang menjadi pusat cerita serialnya.

Di novelnya, semesta Foundation berada pada masa depan yang sangat jauh, tepatnya 50.000 tahun pada masa depan. Diceritakan bahwa Galaksi Bima Sakti telah dikuasai oleh satu pemerintahan galaksi yang disebut Galactic Empire. Di Bima Sakti terdapat 25 juta planet yang diduduki oleh manusia.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.