DC Comics adalah salah satu penerbit komik terbesar di seluruh dunia. Beberapa komiknya bahkan sudah menjadi suatu kebutuhan hiburan bagi para penggemarnya, tanpa terkecuali di Indonesia. Hampir semua orang di Indonesia juga mungkin sudah mengetahui beberapa karakter terkenal dari DC Comics, baik secara sadar maupun tidak, misalnya sebut saja Batman dan Superman. Namun, siapa sangka ternyata sebuah keputusan baru dari DC Comics terhadap salah satu karakter ikoniknya justru menyebabkan polemik di Indonesia.

Baru-baru ini, DC Comics memperkenalkan karakter Superman baru sebagai biseksual. Superman yang dimaksud adalah Jonathan Kent, anak dari Superman Clark Kent yang belum lama ini menyandang status sebagai Superman baru, sementara ayahnya diceritakan pergi dari Bumi untuk menupas kejahatan di galaksi yang sangat jauh. Pengungkapan Superman Jon Kent sebagai biseksual ini terlihat di preview komik Superman: Son of Kal-El #5, yang akan dirilis pada bulan November mendatang. Jon Kent diperlihatkan mencium sesama pria bernama Jay Nakamura.

Menyusul kontroversi tersebut, Hari Rabu kemarin Partai PPP melalui perwakilannya yaitu Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, mendesak pemerintah untuk memboikot produk dari penerbit DC Comics. “PPP mendesak pemerintah memboikot produk dari penerbit DC Comics yang telah mengumumkan tokoh baru Superman dalam komiknya sebagai pria biseksual,” kata Achmad Baidowi yang akrab disapa Awiek lewat siaran persnya.

Awiek menambahkan bahwa konten DC terkait Superman yang biseksual tersebut akan sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya oleh anak-anak Indonesia. “Kami khawatir jika tayangan atau serial komik ini dikonsumsi oleh anak-anak Indonesia akan sangat berpotensi merusak generasi bangsa.” tambah Achmad Baidowi. “Kami juga meminta kepada pemerintah agar dengan tegas memblokir setiap tayangan yang menggambarkan perbuatan hina LGBT [lesbian, gay, biseksual, dan transgender].” 

Sebagai salah satu karakter paling terkenal di DC, pengungkapan Superman sebagai biseksual memang cukup mengejutkan, bahkan bagi penggemar di seluruh dunia. Mengingat sebelumnya DC hanya memperkenalkan LGBT melalui karakter-karakter sampingan, misalnya seperti Harley Quin yang diceritakan berpacaran dengan Poison Ivy. Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Indonesia atau DC Comics terkait boikot dari Partai PPP ini. Semoga saja permasalahan ini dapat segera terselesaikan dan tidak menyebabkan masalah di kemudian hari ya, Geeks.

Avatar
An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.