Salah satu masalah besar yang muncul di seri manga Boruto: Naruto Next generation – terlepas dari semua rasa belas kasih dan sikap heroiknya bagi Konoha dan semua negara Shinobi – adalah dia masih belum bisa menempatkan dirinya sebagai seorang ayah dan menjadi seorang ayah yang baik bagi Boruto. Dia selalu mengedepankan tugasnya sebagai seorang Hokage.

Hal inilah yang dahulu sempat dikeluhkan oleh Boruto. Dia bahkan rela melakukan apa pun untuk menarik perhatian ayahnya. Hal ini mungkin tidak dirasakan oleh Naruto dahulu ketika sang ayah, Minato, menjadi Hokage keempat bagi Konoha. Meski pun begitu, perlahan Naruto dan Boruto mulai saling memahami dan mau saling bekerja sama satu sama lain.

Sayangnya, pada chapter 62 kemarin diperlihatkan bagaimana Naruto sepertinya masih memiliki satu masalah besar dengan anaknya – yang mana hal ini bisa menjadi sebuah konsekuensi yang fatal. Dalam chapternya diperlihatkan bagaimana Boruto memberi tahu apa yang dilakukan Kawaki, dengan menghilangkan chakra identitas miliknya dan menukar tubuhnya dengan kagebunshin.

boruto Chapter 62, boruto 62, Read boruto Chapter 62, boruto Chapter 62 Manga, boruto Chapter 62 english, boruto Chapter 62 raw manga, boruto Chapter 62 online, boruto Chapter 62 high quality, boruto 62 chapter, boruto Chapter 62 manga scan, boruto : naruto next generations chapter 62, boruto next generations chapter 62

Seperti yang dijelaskan di chapter sebelumnya, Kawaki sengaja melakukan hal tersebut demi memburu Code. Tetapi, karena dia selalu diawasi, akhirnya dia mencoba sebuah teknik yang disebutkan oleh Inojin, di mana seseorang menghilangkan chakra identitasnya untuk menghindari deteksi ninja sensor. Dan ternyata teknik ini pun terbukti.

Sayangnya, Naruto tidak menganggap serius apa yang diucapkan Boruto tentang Kawaki. Dia bahkan menganggap apa yang diucapkan oleh Boruto sebagai sebuah kebohongan yang biasanya dia lakukan. Naruto juga mengatakan bahwa Boruto cemburu terhadap Kawaki, seolah mengingat kembali ketika Boruto masih menjadi sosok anak yang nakal yang mencari perhatian ayahjnya.

Hal itu tentunya membuat Boruto marah karena dia berpikir bahwa ayahnya sudah tidak berpikir lagi seperti itu tentangnya. Tentu bukan sebuah hal yang baik melihat bagaimana Naruto memperlakukan anaknya seperti itu, apalagi tidak mempercayai anaknya. Padahal, Naruto sudah menyaksikan bagaimana Boruto melakukan hal besar, seperti ikut bertarung melawan Isshiki.

Melihat bagaimana Boruto pun sekarang menyadari bahwa hidupnya penuh dengan resiko mematikan dengan Momoshiki yang bisa mengambil alih tubuhnya, saat ini rasanya Boruto sudah lebih serius dalam menghadapi hidup. Dia tidak lagi seperti dahulu, sebelum Momoshiki ada di dalam tubuhnya. Dan jika berkaitan dengan Kawaki, rasanya Boruto tidak memiliki alasan untuk berbohong.

Bahkan, sebenarnya Boruto selalu berusaha untuk menolong dan melindungi Kawaki – keduanya bahkan serung bertarung dan saling beradu argumen seperti seorang saudara. Apa yang dilakukan oleh Naruto ini benar-benar sebuah langkah mundur dalam menjalin hubungan antara ayah dan anak. Dan bagaimana sikap Naruto yang menuduh Boruto bertindak macam-macam, membuktikan bahwa Naruto tidak memiliki rasa percaya terhadap Boruto.

Naruto sendiri baru percaya setelah Nishi mengonfirmasi kondisi Kawaki yang hilang dari pantauan. Hal itu sebenarnya buang-buang waktu jika saja Naruto mau percaya dan mendengarkan apa kata-kata anaknya, dan langsung bertindak, seperti seorang Hokage sejati. Yang bahkan lebih konyolnya lagi, Naruto masih sempat melarang Boruto untuk ikut campur masalah ini.

Bisa dipahami apa yang menjadi alasan utama Naruto melakukan hal itu, tidak lain adalah demi melindungi Boruto. Sayangnya, bisa dibilang semua kemampuan Ino dan ninja sensor pun tidak berguna untuk mencari keberadaan Kawaki, karena hanya Boruto yang bisa merasakan keberadaanya. Boruto menyadari hal ini dan dia pun segera pergi dari rumahnya.

Jika sikap Naruto terus seperti ini kepada Boruto, bukan tidak mungkin jika suatu saat nanti Boruto akan berubah menjadi sosok yang jahat. Mungkin Boruto akan mengambil langkah yang sama seperti halnya Sasuke dahulu – meski pun motivasinya berbeda. Dan dengan Boruto yang akhirnya menemukan Kawaki dalam keadaan terluka, di sana pun terdapat Code yang bisa memanipulasi Boruto untuk bergabung dengannya.