Dalam cerita One Piece, ada banyak sekali pulau-pulau yang sudah dikunjungi oleh Luffy dan kelompok Topi Jerami dalam petualangannya. Masing-masing pulau memiliki sejarah dan keunikan. Beberapa pulau yang sudah muncul tersebut memiliki keindahan dan membuat seluruh kru mampu menikmatinya dengan baik. Contohnya adalah Sabaody atau Whole Cake Island.

Namun, sebagian dari pulau-pulau atau wilayah yang pernah dikunjungi tersebut nampaknya tidak terlalu menarik untuk kemudian ditinggali. Ada beberapa faktor yang kemudian membuat pulau-pulau ini tidak menarik atau tidak layak untuk ditinggali. Contohnya adalah pemimpinnya yang mengerikan, kehidupan alam liarnya, atau bahkan cuaca di sana. Lalu, apa saja pulau yang dianggap tidak cocok untuk ditinggali?

Kerajaan Germa

Sebagai salah satu negara atau wilayah yang paling maju dalam hal teknologi, kerajaan Germa mungkin terlihat sebagai sebuah tempat yang menarik dan nyaman untuk ditinggali. Namun, ketika seseorang mengetahui lebih dalam mengenai wilayah ini, ada banyak sekali hal buruk yang muncul  dari kerajaan ini. Dikendalikan oleh ambisi tinggi dari penguasanya, Vinsmoke Judge, kerajaan Germa dan semua penduduknya ada hanya untuk mengabdi kepadanya.

Sebenarnya, dari apa yang diperlihatkan di anime dan manganya, secara teknis kerajaan Germa tidak memiliki penduduk atau rakyat selain para staff yang bekerja untuk melayani keluarga Vinsmoke. Selain keluarga Vinsmoke dan staffnya, seluruh wilayah Germa diisi oleh berbagai kloning hasil ciptaan Germa 66. Judge sendiri tidak peduli apa pun yang harus dia lakukan untuk menaklukan North Blue. Dia bahkan tidak ragu mengorbankan anaknya sendiri untuk penelitiannya.

Punk Hazard

Dengan dipenuhi oleh sejarah kelam dan juga berbagai hal buruk lainnya, Punk Hazard memang menjadi salah satu tempat terburuk untuk ditinggali. Dengan sebagian pulau tertutupi oleh api dan sebagian lainnya tertutupi oleh es, rasanya memang sulit untuk menemukan kehidupan di sana. Pulau tersebut dikuasai oleh Caesar Clown, seorang ilmuwan gila yang sudah sejak lama melakukan berbagai tindakan mengerikan.

Lumpuh dari bagian pinggang ke bawah akibat gas syaraf yang diciptakan oleh Caesar, sebagian besar penduduk di Punk Hazard harus merubah bagian tersebut dengan bagian tubuh dari binatang. Mereka juga diharuskan bekerja melayani Caesar. Ironisnya, mereka tidak tahu bahwa Caesar adalah yang menciptakan gas tersebut. Mereka hanya melihat Caesar sebagai sosok penolong yang baik. Caesar juga menculik anak-anak dan menjadikannya subyek uji coba.

Thriller Bark

Setelah berhasil menyelamatkan Robin di Enies Lobby, kru Topi Jerami kemudian menentukan tujuan mereka selanjutnya yaitu pulau duyung. Namun, sebelum kemudian mereka menuju ke sana, mereka harus melewati sebuah wilayah misterius di lautan yang disebut Florian Triangle. Di wilayah tersebut, para bajak laut hampir tidak bisa melihat apa pun karena tertutupi kabut tebal.

Dan di wilayah tersebut mereka menemukan sebuah “pulau” yang bernama Thriller Bark. Sebenarnya, Thriller Bark merupakan sebuah pulau yang berada di atas kapal besar. Selain sosok Gecko Moria yang menguasai wilayah tersebut, para penghuni di pulau tersebut pun hampir tidak ada manusia. Mayoritas merupakan zombie dan berbagai makhluk mengerikan lainnya yang rasanya tidak ada manusia yang sanggup untuk tinggal dalam jangka waktu lama di pulau tersebut.

Dresrossa

Meskipun sebenarnya Dresrossa merupakan sebuah wilayah yang memiliki pemandangan menarik dengan berbagai arsitektur yang cantik, di bawah kepemimpinan Donquixote Doflamingo, wilayah ini justru berubah menjadi tempat yang penuh dengan mimpi buruk. Dikenal sebagai negara cinta, hasrat, dan mainan, sebenarnya ada banyak sekali hal mengerikan yang disembunyikan dari wilayah ini.

Semua mainan yang ada di sana, sebenarnya adalah manusia yang kemudian dirubah menjadi mainan. Hal tersebut akibat salah satu anak buah dari Doflamingo yaitu Sugar. Bukan hanya para mainan itu harus kehilangan seluruh ingatannya, mereka juga harus menjadi budak bagi sang penguasa. Selain Sugar, Doflamingo sendiri pun menjadi ancaman besar yang harus diwaspadai. Dia tidak segang untuk menggunakan rakyatnya demi mencapai tujuan yang dia inginkan. Doflamingo sendiri tidak terlalu peduli terhadap rakyatnya. Teknik “birdcage” yang dia lakukan menjadi bukti nyata dari kekejaman Dofy.

Wano

Wano merupakan wilayah yang saat ini dikunjungi oleh kelompok Topi Jerami. Sebenarnya, Wano merupakan salah satu pulau yang sangat indah dan luar biasa. Namun, semua hal itu berubah ketika Kaido muncul dan mengambil alih kepemimpinan wilayah tersebut. Dia mengubah wilayah Wano yang indah, damai, dan hijau menjadi sebuah wilayah yang dipenuhi oleh kelaparan dan penderitaan.

Para samurai Wano pun kini tidak bisa berbuat apa-apa. Pilihan mereka hanyalah menjadi bawahan sang Shogun, Kurozumi Orochi, dan bekerja untuk Kaido di pabrik senjata atau dikurung dan dieksekusi. Pabrik-pabrik senjata tersebut yang kemudian menjadi penyebab polusi tinggi yang berakibat tanaman serta air di Wano menjadi beracun. Karena para penduduk Wano hanya mengandalkan alam, inilah yang kemudian membuat mereka kelaparan karena tidak ada bahan makanan. Kelaparan tersebut membuat mereka terpaksa memakan sisa-sisa buah iblis buatan, SMILE. Akibatnya sebagian dari mereka tidak bisa memunculkan emosinya dengan normal.