Pertarungan antara Kaido melawan Shanks menjadi salah satu pertarungan yang membuat para fans One Piece penasaran. Pasalnya, Oda Sensei tidak memperlihatkan pertarungan tersebut dalam ceritanya alias off-screen. Apakah pertarungan tersebut memang benar terjadi? Mengapa kemudian pertarungan diantara keduanya terjadi begitu singkat? Namun, Oda sendiri kemudian mengonfirmasi hal ini dalam Vivre Card terbaru.

Seperti yang dijelaskan di artikel sebelumnya, dalam Vivre Card terbaru kemarin dijelaskan bahwa Kaido hanya mengajak serta King dalam upaya menghabisi Whitebeard di Marineford. King dianggap sebagai yang terkuat diantara All-Stars lainnya. Selain itu, dengan kondisi geografis Wano yang terisolir, membuat informasi mengenai pertempuran di Marineford pun sedikit terlambat sampai ke telinga Kaido.

Dengan Kaido dan King yang mampu untuk terbang, akhirnya diputuskan hanya mereka berdua yang pergi ke Marineford. Semuanya dilakukan demi mempersingkat waktu, sebelum pertempurannya selesai. Jika kemudian Kaido mengumpulkan seluruh pasukannya, maka akan butuh waktu lebih lama lagi untuk bisa mencapai Marineford mengingat jarak yang sangat jauh.

Selain poin mengenai King yang menjadi satu-satunya anak buah Kaido yang pergi ke Marineford, Vivre Card dari Kaido memberikan informasi bahwa sejauh ini Kaido belum lagi bertarung menghadapi lawan yang seimbang sejak Kozuki Oden. Informasi ini memunculkan sebuah spekulasi bahwa ada kemungkinan sosok Shanks tidak sekuat Kozuki Oden. Namun, benarkah demikian?

Perlu dipahami bahwa pertarungan antara Kozuki Oden dan Kaido terjadi sekitar 20 tahun yang lalu, ketika dia berusaha membebaskan Wano dari Kaido dan Orochi. Kozuki Oden merupakan salah satu karakter terkuat di serinya, yang mana hal ini pun diakui oleh banyak orang. Dan bukti nyata dari hal ini adalah bagaimana Oden menjadi satu-satunya yang mampu meninggalkan bekas luka di tubuh Kaido.

Selain kemampuan berpedang, sosok Kozuki Oden juga memiliki kemampuan Haki yang dahsyat. Dan kombinasi dua kemampuan inilah yang kemudian membuat Kaido mengakui bahwa Oden adalah sosok yang luar biasa. Lalu, bagaimana dengan Shanks? Apakah memang Shanks tidak lebih kuat dari Oden? Shanks sendiri masih belum lama menjadi seorang Yonko.

Meski pun begitu, yang harus dipahami adalah bagaimana perkembangan karakter dari sosok Shanks. Menjadi salah satu dari empat penguasa samudra alias Yonko tentu tidaklah sembarangan. Kita bisa melihat Whitebeard, Kaido, dan Big Mom. Logikanya, Shanks tidak akan mungkin menjadi salah satu dari Yonko jika dia tidak memiliki kemampuan atau pun kekuatan.

Pertarungan antara Kaido dan Oden terjadi dua dekade lalu, yang mana secara timeline sosok Shanks memang masih lemah. Dia masih menjadi bajak laut biasa yang berlayar bersama krunya. Sampai kemudian dia bertambah kuat dan akhirnya menjadi salah satu Yonko. Artinya ada perkembangan kekuatan dan karakter yang terjadi pada Shanks – dan krunya.

Pernyataan Kaido bahwa dia masih belum menemukan lawan setara selain Oden, memang ada benarnya, setidaknya sampai dia bertemu dengan sosok Shanks dan bertarung sebelum time-skip terjadi. Setelah kemudian Kaido bertemu dengan Shanks, bertarung, dan entah apa yang terjadi di sana, pada akhirnya Kaido pun mengakui bahwa ada sosok baru yang ternyata memiliki kemampuan dahsyat yang bisa menjadi lawan menarik baginya.

One Piece: 10 Bajak Laut Paling Dihormati! | Greenscene

Inilah mungkin alasan mengapa kemudian ada sosok Shanks bersama dengan empat karakter legendaris lainnya dalam siluet di belakang Luffy, ketika Kaido menyinggung tentang orang-orang yang dia anggap hebat. Pertemuannya dengan Shanks pada akhirnya membuat dia sadar bahwa ada sosok lainnya, yang bisa menandingi kemampuan dari Kozuki Oden setelah 20 tahun lamanya.

Jadi, kesimpulannya, apakah Kozuki Oden jauh lebih kuat dari Shanks? Jawabannya adalah ya. Sosok Kozuki Oden memang bisa menjadi sosok yang jauh lebih kuat dari Shanks jika dia masih hidup sampai saat ini. Namun, Kozuki Oden sudah tewas akibat dieksekusi Kaido, yang artinya dia tidak bisa lagi berkembang atau diberikan kesempatan untuk bertambah kuat.

Kemudian seperti yang disebutkan di atas, masuk akal jika Kaido menganggap tidak ada lawan yang dia anggap seimbang dalam 20 tahun terakhir, sampai kemudian dia bertemu dengan Shanks sekitar dua tahun yang lalu sebelum peristiwa Marineford. Sosok Shanks 20 tahun lalu masih merupakan bajak laut biasa, sehingga masuk akal jika Shanks masih belum sanggup menghadapi Kaido.

Lain halnya setelah 20 tahun kemudian, di mana Shanks sudah jauh berkali-kali lipat lebih kuat dari sebelumnya, yang mana kemampuan Shanks tersebut akhirnya mampu menandingi kemampuan Kaido. Juga pada akhirnya membuat Shanks dianggap sebagai salah satu yang terbaik.