Buat Geeks penggemar seri karya Gege Akutami, Jujutsu Kaisen, pasti mengenal sosok Ryomen Sukuna. Nama ini sering kali disebutkan dalam serinya sebagai sosok yang berbahaya dan juga kuat. Ryomen Sukuna juga adalah sosok makhluk yang ada di dalam Yuji Itadori, sang protagonis utama serinya. Dalam ceritanya Ryomen Sukuna adalah sosok penguasa para kutukan alias raja kutukan.

Ryomen Sukuna adalah salah satu villain yang paling mengerikan di serinya. Sikapnya yang tidak bisa ditebak, kekuatan kutukan yang juga tidak kalah mengerikan, dan juga sifat sadistik yang dia miliki membuat Sukuna menjadi musuh berbahaya bagi semua penyihir Jujutsu. Meski pun para fans sudah tahu bahwa Sukuna adalah sosok yang hebat, namun ada banyak pertanyaan yang dimiliki para fans mengenai sosok Sukuna. Apa saja?

Berapa Usia Ryomen Sukuna?

Dikenal sebagai raja kutukan, Ryomen Sukuna merupakan arwah kutukan yang memiliki kekuatan dahsyat dan juga jahat. Sampai sejauh ini, tidak diketahui banyak mengenai masa lalu dari Sukuna. Termasuk mengenai usianya. Yang pasti, dia sangat tua dan juga berbahaya. Mengingat Ryomen Sukuna merupakan musuh abadi pada penyihir Jujutsu, bahkan sejak era keemasan Jujutsu, yang terjadi sekitar 1.000 tahun lalu. Jika melihat dari hal ini, maka bisa diasumsikan bahwa usianya sudah lebih dari 1.000 tahun.

Mengapa Sukuna Sangat Tertarik Kepada Megumi Fushiguro?

Setelah melihat teknik Ten Shadow milik Megumi Fushiguro dalam arc Cursed Womb, Sukuna menunjukan ketertarikannya terhadap rekan sesama Jujutsu dari Yuji Itadori tersebut. Banyak fans yang berteori bahwa Sukuna tertarik kepada Megumi karena dia berencana untuk menjadikannya wadah bagi tubuhnya. Meski pun Yuji Itadori merupakan wadah yang cukup kuat, namun Sukuna tidak mampu mengendalikan sepenuhnya dari tubuh Yuji. Sukuna melihat potensi besar dalam diri Megumi, dan dia pun mengatakan dia tidak peduli siapa pun dan apa pun kecuali Megumi.

Bagaimana Sukuna Menjadi Arwah Kutukan?

Semenjak era Heian, atau yang dikenal sebagai era keemasan dari Jujutsu, sukuna sudah dikenal sebagai arwah kutukan yang paling kuat yang pernah ada. Sebelum menjadi sosok iblis penguasa dunia kutukan dari sekarang, diketahui bahwa Sukuna dulunya adalah manusia biasa seperti halnya Itadori. Ada sebuah teori yang mengatakan bahwa kekuatan Sukuna, dulu, sangat mirip dengan Gojo Satoru sekarang.

Namun, ketika penyihir Jujutsu lain berusaha untuk melindungi manusia, dia justru menjadi ancaman. Karena itulah Sukuna kemudian dibunuh oleh penyihir lainnya. Setelah kematiannya, tubuhnya terlalu kuat untuk benar-benar dihancurkan. Jari-jarinya yang berjumlah 20 kemudian diklasifikasikan sebagai objek terkutuk dan kemudian dikubur dan disebar ke berbagai penjuru agar tidak ada lagi orang yang membangkitkannya.

Mengapa Sukuna Tidak Membunuh Mahito?

Ketidak pedulian Sukuna terhadap nasib atau nyawa orang lain sudah sering diperlihatkan di serinya. Entah itu merupakan caranya untuk menyenangkan dirinya sendiri dengan melihat orang lain menderita atau merupakan “sistem pertahannya,” Sukuna sering kali membuat keputusan yang menurutnya bisa menguntungkan dirinya dan juga rencananya.

Dalam pertarungannya melawan Yuji, Mahito menggunakan Domain Expansion miliknya yang membuat dia tidak sengaja menyentuh jiwa Sukuna. Meski pun kemudian Sukuna menghajarnya dengan serangan yang mengerikan, dia menahan diri untuk tidak menghabisi Mahito. Dia tidak peduli apakah Mahito hidup atau mati. Yang pasti, Sukuna merasa senang melihat bagaimana Yuji tidak berdaya, dan membunuh Mahito mungkin akan lebih menguntungkan bagi Yuji.

Seperti Apa Bentuk Asli Dari Sukuna?

Dengan Ryomen Sukuna yang sekarang berada di dalam tubuh Yuji Itadori, artinya secara penampilan Yuji Itadori adalah perwakilan dari Sukuna. Ketika Sukuna mengambil alih tubuh Yuji, tubuhnya akan dipenuhi oleh tato khas Jujutsu, dan kuku jarinya pun akan meruncing. Dan sepasang mata lainnya akan muncul di bagian wajah Yuji.

Dalam bentuk aslinya, Ryomen Sukuna merupakan sosok iblis mengerikan dengan dua kepala dan empat lengan. Hal inilah yang kemudian menjadi alasan mengapa Sukuna memiliki 20 jari ketika dia tewas dan bukan 10 seperti lainnya. Sukuna juga menggunakan kimono yang longgar dengan adanya dua tangan lainnya. Dalam mitologi aslinya dengan memiliki empat lengan, Sukuna mampu memegang beberapa senjata sekaligus dan menyerang desa demi desa di Jepang.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2

1
2