Spider-Man adalah pahlawan super Marvel yang terkenal periang dan sering bercanda. Mempunyai nama asli Peter Parker, dia adalah pahlawan super muda yang terkenal mudah akrab dengan sesama pahlawan, khususnya di Avengers. Selain kematian paman Ben, dia juga mempunyai kehidupan pribadi yang terbilang bahagia, seperti mempunyai bibi May yang penuh kasih sayang dan Mary Jane yang mencintainya. Bahkan di salah satu cerita Marvel Comics, Peter Parker diceritakan menikahi MJ dan hidup bahagia bersama bibi May, sampai akhirnya wabah zombie menyebar dan merenggut semua kebahagiaanya.

Wabah zombie Marvel diceritakan di komik Marvel Zombies karya penulis Robert Kirkman dan ilustrator Sean Phillips pada tahun 2006. Di komik ini wabah zombie pertama kali terjadi ketika zombie Sentry yang datang ke Earth-2149 membawa virus yang membuat siapa pun yang terjangkit menjadi zombie pemakan daging. Saat Sentry mendarat di tengah Kota Manhattan yang padat, para Avengers yang datang menghampiri justru terbunuh dan menjadi zombie. Wabah kemudian menyebar dengan cepat, menjangkiti manusia biasa dan para pahlawan super, termasuk Spider-Man.

Sementara Spider-Man berhasil selamat dari wabah zombie untuk beberapa waktu, dia justru datang ke tempat yang salah, yaitu rumahnya sendiri. Di komik Marvel Zombies: Dead Days #1 karya penulis Robert Kirkman dan ilustrator Sean Phillips pada tahun 2007, diceritakan Spider-Man yang berhasil kabur dari serbuan zombie, memilih untuk pulang ke rumah mengecek keselamatan istri dan bibinya. Namun tampaknya itu adalah keputusan yang salah, karena ternyata setelah sampai Spider-Man justru berubah menjadi zombie dan memakan Mary Jane dan bibi May di rumahnya sendiri.

ADVERTISING
amp-fx-flying-carpet height="300px">
ADVERTISING

Kemampuan spider-sense zombie Spider-Man justru membuatnya mengingat semua kejadian tragis yang menimpanya, hal itu membuat hati zombienya terus sakit hati karena menanggung beban yang sangat berat. zombie Spider-Man terus-menerus meratapi kehilangan Mary-Jane dan bibi May, dia sering menangis dan mengatakan, “Saya memakan istri saya – bibi saya! Mengapa?! Mengapa saya melakukan itu?!” Hal itu selalu menjadi ejekan bagi super-zombie lain, termasuk zombie Giant Man yang dengan kejam mengejek zombie Spider-Man, “Semua orang di sini memakan orang yang dicintainya.” Tampaknya zombie Giant Man sangat sadar bahwa “makanan” adalah prioritas mereka saat ini.

Di akhir hidupnya (atau matinya?), zombie Spider-Man akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menebus semua kesalahannya. Dia bersama super-zombie baik lainnya memilih untuk melawan sesama zombie untuk mencegah penyebaran infeksi mereka. Sayangnya, wabah sudah tidak bisa dibendung dan dia harus kehilangan nyawanya. Sementara nasibnya di serial What If…? episode 5 yang baru tayang kemarin jauh lebih baik, setidaknya cerita di komik Marvel Zombies memberi tahu kepada penggemar bahwa pada dasarnya Spider-Man adalah seorang periang yang hatinya sangat rapuh.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.