Chapter terbaru dari One Piece menghadirkan momen mengharukan di masa lalu Yamato, setelah Yamato mengaku dirinya sebagai Kozuki Oden. Di chapter sebelumnya, kita melihat bagaimana situasi yang terjadi di beberapa tempat di Onigashima. Dalam ceritanya diketahui bahwa tanpa diduga, pasukan aliansi berhasil melumpuhkan hampir seluruh kelompok bajak laut Beast.

Di sisi lain, ada beberapa orang yang masih bertarung di tempat lainnya. Contohnya adalah para All-Stars yang bertarung melawan Zoro, Sanji, dan Inuarashi. Nekomamushi juga diperlihatkan sedang bertarung menghadapi Perospero, demi membalaskan dendam Pedro. Kita pun mendapatkan fakta bahwa King kemungkinan berasal dari ras para dewa bernama Lunaria. Dan di akhir chapter, kita diperlihatkan bagaimana Momo akhirnya berubah menjadi dewasa, dan dia pun bisa berubah menjadi naga besar. Lalu, apa saja yang terjadi di chapter 1024?

Onigashima Jadi Lautan Api

Chapter dibuka dengan memperlihatkan keseluruhan situasi pertempuran di Onigashima saat ini. Hampir seluruh wilayah di istana Kaido mengalami kebakaran hebat. Di beberapa tempat apinya sangat besar dan sulit dipadamkan. Dengan situasinya yang sulit dikendalikan, pada akhirnya mereka pun memutuskan untuk mengungsi ke panggung utama – yang mana menjadi tempat bertarungnya Zoro dan Sanji melawan King dan Queen.

Selain kebakaran hebat, banyak dari anggota bajak laut Beast yang tidak sadarkan diri akibat efek dari Haoshoku Haki atau Haki Penguasa. Menurut Horsella, hal tersebut dikarenakan Big Mom pun sedang bertarung di bangunan itu dan efek dari Haki yang dia gunakan berpengaruh terhadap yang lainnya di mana mereka yang tidak kuat akan tidak sadarkan diri.

ADVERTISING
amp-fx-flying-carpet height="300px">
ADVERTISING

Yamato dan 3 Orang Samurai

Kemudian cerita bergeser dengan kembali memperlihatkan kelanjutan pertarungan antara Yamato dan Kaido. Di tengah-tengah pertarungan, kita diperlihatkan momen flashback dari Yamato. Momen flashback tersebut bersetting 20 tahun yang lalu, setelah eksekusi Kozuki Oden. Dalam momen flashback tersebut kita diperlihatkan sebuah situasi di mana Yamato dikurung di sebuah gua oleh Kaido.

Kaido mengurungnya setelah dia mengaku bahwa dirinya adalah Kozuki Oden. Namun, ternyata Yamato tidak sendirian di penjara gua tersebut. Ternyata ada tiga orang samurai yang juga dikurung di sana. Yang menarik adalah salah satu dari tiga orang samurai tersebut diduga kuat merupakan Shimotsuki Ushimaru. Memang di chapternya sendiri tidak disebutkan siapa saja yang dikurung di sana.

Namun, berdasarkan dari berbagai petunjuk – mulai dari bentuk siluet dan juga pedang yang digunakan – sosok tersebut kemungkinan besar adalah Ushimaru. Sayangnya, dua orang lainnya tidak diketahui namanya. Selain fakta bahwa kemungkinan besar Yamato dipenjara bersama Shimotsuki Ushimaru, ada juga fakta lainnya yang menarik yang diperlihatkan. Mereka tidak memakan makanan yang diberikan Kaido. Justru mereka memberikannya kepada Yamato yang kelaparan.

Ramalan Oden

Para samurai sepertinya bersimpati kepada Yamato. Usianya masih sangat kecil namun dia sudah harus mengalami pengalaman yang sangat berat dalam hidupnya. Setelah memberikan makanan kepada Yamato, sosok samurai yang diduga adalah Ushimaru juga kemudian membebaskan Yamato dari rantai yang membelengunya. Artinya, rantai yang kita lihat di awal kemunculan Yamato sebenarnya diakibatkan oleh sosok Ushimaru yang membebaskan Yamato.

Dan yang menarik adalah dia menggunakan pedang Shusui untuk memotongnya, yang mana ini menjadi salah satu petunjuk bahwa dia adalah Ushimaru. Mereka pun kemudian membaca jurnal milik Oden yang ditemukan Yamato, yang mana hal itu membuat ketiga samurai terkejut. Setelah 10 hari membaca, mereka pun kemudian menyimpulkan sesuatu.

Dalam ramalan Oden disebutkan bahwa memang dalam 20 tahun kedepan, akan muncul sebuah perang besar – yang mana hal ini pun disadari oleh Toki. Dan ternyata Yamato sangat menantikan pertempuran besar tersebut. Dia mengatakan bahwa dia ingin bertarung bersama Wano, dan juga berpetualang di laut. Mendengar hal tersebut, ketiga samurai itu mulai bertindak.

Mereka ingin memastikan bahwa Yamato tetap hidup untuk bisa bertarung dan ikut bertempur di 20 tahun yang akan datang – yang terjadi saat ini di Onigashima. Ketiga samurai itu kemudian “mengorbankan diri” dengan menjebol penjara gua tersebut. Semua kebaikan dan juga hal baik yang mereka lakukan, menjadi motivasi dari Yamato saat ini.