Venom 2 adalah salah satu film Marvel non-MCU yang sudah lama diantisipasi oleh para penggemar. Film ini akan melanjutkan adegan pasca-kredit film Venom pada tahun 2018, di mana Eddie Brock dan Venom mendatangi penjara untuk bertemu dengan Cletus Kasady yang nantinya akan menjadi Carnage karena sebuah insiden. Disutradarai oleh Andy Serkis, film ini dibintangi oleh Tom Hardy yang kembali sebagai Eddie Brock alias Venom dan Woody Harelson yang akan menjadi Cletus Kasady alias Carnage.

Sama seperti kebanyakan film di Hollywood, Venom 2 yang mempunyai judul resmi Venom: Let There Be Carnage ini terkena dampak dari pandemi COVID-19, sehingga filmnya terpaksa harus ditunda beberapa kali. Pertama kali diumumkan pada bulan April 2020, film ini awalnya dijadwalkan rilis pada bulan Oktober 2020, tetapi akhirnya terpaksa ditunda menjadi tanggal 5 Oktober 2021. Belum lama ini, tersebar rumor yang mengatakan bahwa Venom 2 akan kembali ditunda sampai tahun depan. Namun, sepertinya penundaan tersebut tidak akant terjadi.

Menurut Variety, berdasarkan informasi yang mereka dapatkan dari orang dalam Sony, rumor mengenai film Venom: Let There Be Carnage yang kemungkinan akan dimundurkan sampai tahun 2022 adalah tidak benar. Cukup masuk akal mengapa Sony tidak memundurkan lagi jadwal film Venom: Let There Be Carnage, mengingat jika mereka memundurkan jadwal sampai tahun 2022, hal itu akan membuat biaya promosi makin membesar. Sedangkan tidak ada jaminan bahwa situasi pandemi akan mereda sampai waktu tersebut.

Penundaan yang cukup lama juga berpengaruh pada antusiasme penggemar yang ingin melihat pertarungan Venom melawan Carnage. Dengan penundaan yang terlalu jauh dari jadwal pertamanya akan membuat para penggemar menjadi tidak terlalu bersemangat lagi untuk menyaksikan film tersebut, ditambah banyak pembanding film lain yang tetap bisa sesuai jadwalnya, seperti Spider-Man: No Way Home. Semoga saja situasi makin membaik, sehingga Venom: Let There Be Carnage dapat tayang sesuai jadwal dan memuaskan semua pihak, dari mulai penggemar sampai Sony Studios sendiri.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.