Pertarungan yang terjadi di planet Cerelian semakin sengit. Setelah sebelumnya Goku kalah dengan mengalami luka yang cukup parah, kali ini Vegeta akan menghadapi Granolah dengan kekuatan penuh. Sebelumnya kedua karakter ini telah bertarung dan meninggalkan Goku yang sedang terbaring tidak berdaya. Vegeta dengan sikapnya yang arogan melawan Granolah dengan susah payah. Hal ini membuktikan bahwa Graolah terbukti lebih kuat dengan kekuatan yang berasal dari bola naga planet Cerelian.

Melihat lawannya yang nampak sangat kuat, membuat Vegeta semakin bersemangat untuk menggunakan hasil latihannya bersama dengan Dewa Penghancur Beerus. Sebelumnya Vegeta telah berlatih cukup keras dibawah bimbingan Beerus untuk menguasai teknik Destruction. Dan di chapter 74, nampaknya Vegeta menggunakan teknik ini dalam mode yang sangat maksimal untuk membunuh Granolah yang mengaku memiliki dendam pada bangsa Saiyan karena telah membunuh semua rasnya di masa lalu.

Vegeta mengetahui pemusnahan ras Cerelian yang dilakukan oleh leluhurnya dan Frieza, namun itu adalah cerita lama dan nampaknya Vegeta tidak berniat untuk meluruskan apa yang sebenarnya terjadi. Padahal dia bisa saja mengatakan bahwa keadaan sekarang telah berubah dan Frieza telah lama dikalahkan, dan sekarang ras Saiyan juga berada di ambang kepunahan.

Melihat sisi Vegeta yang nampak menutupi fakta terbaru mengenai ras Saiyan, sepertinya dia memang sengaja agar bisa melawan Granolah dengan kekuatan maksimal. Sebab Vegeta sejak awal tidak berniat untuk menyelamatkan Granolah dari kesalahpahaman, melainkan berniat ingin membunuhnya dan menghapuskan ras Cerelian terakhir tersebut dengan kekuatannya sendiri. Sisi ini membuat kita kembali mengingat masa kelam Vegeta saat menjadi jahat di bawah bimbingan Frieza.

Jika pertarungan ini terus berlanjut tanpa ada yang menghalangi, bisa jadi Vegeta benar-benar akan kembali menjadi jahat dengan memusnahkan keberadaan sebuah ras. Bahkan saat pertarungan sedang berlangsung Vegeta sengaja pergi ke daerah bekas tempat tinggal para bangsa Cerelians di masa lalu, agar ketika Granolah menyerang dia bisa menghindar dan serangan Granolah akan mengenai puing-puing bekas bangunan tersebut. Rencana Vegeta berhasil, dan tentunya sikap itu membuat Granolah menjadi sangat marah dan kembali menyerang Vegeta secara membabi buta.

Bahkan Vegeta juga sempat mengatakan bahwa dia bahagia bertarung di planet ini karena tidak ada yang perlu dia lindungi ataupun diselamatkan. Sehingga Vegeta bisa bertarung lebih bebas dan bisa menyerang dengan posisi apapun dengan santai. Ucapan Vegeta nampak sangat mirip seperti sifatnya di masa lalu yang jahat dan hanya memikirkan tentang bertarung dan menang. Sikap inilah yang menunjukan Vegeta kembali ke sisi jahatnya.

Sikapnya tersebut membuat terkejut banyak pihak. Pasalnya, Vegeta pernah menyesali perbuatan jahatnya di masa lalu, dan pada akhirnya ia menyelamatkan planet Namek. Bahkan Vegeta memilih berkeluarga di bumi dan menjadi teman Goku hanya agar dia bisa menjadi baik dalam waktu yang lama. Lantas apakah kebaikan Vegeta pudar karena lawan yang dia hadapi sekarang sangat berbahaya?

Melihat sikap Vegeta yang mendadak berubah secara drastis, sepertinya dia memiliki tujuannya sendiri yang hingga sekarang masih dirahasiakan. Sebab Vegeta pasti memiliki alasan tertentu kenapa dia akhirnya berubah menjadi jahat seperti sekarang. Bagi kalian yang sangat penasaran dengan tujuan Vegeta sebenarnya, jangan lupa selalu ikuti serial Dragon Ball Super di website kesayangan kalian.

seorang manusia yang kebetulan tinggal di Malang dan lulusan salah satu kampus di sana pula. Lahir di Lumajang dan anak pertama dari dua bersaudara. Meski menyukai banyak hal, terkadang ada juga yang tidak disukainya juga sebab itu adalah sifat alami manusianya. Salam kenal untuk para Pembaca dan selamat menikmati sajian tulisannya.